
Angga berjalan keluar dari rumah itu dia pergi dari sana, meninggal kan Clara dan juga Tina, yg belum berhenti menangis.. dia pergi dari tempat itu karena ingin meredam kan emosi nya, ia ingin mencari ketenangan setidak nya dia harus bisa meredam dulu semua amarah nya..
Tidak sepantas nya dia marah.. semua yg Tina katakan memang benar, terkadang dia pun sama merasakan hal itu, dia terkadang malu melihat anak nya yg hanya bisa merangkak.. dan kini dia hanya bisa duduk di kursi roda nya saja, ketika anak lain seusia nya sudah bisa berjalan dan berlari kesana kesini .. tapi putri nya tidak bisa.. ia juga terkadang mendengar ucapan-ucapan orang tentang nya dan juga kondisi putri nya yg seperti itu.. dia menahan nya, terkadang ia juga setuju dengan ucapan-ucapan Maryam pada Clara, dia juga merasakan itu.. hal yg selama ini dia sembunyikan dari Tina... tapi ternyata istri nya itu menyadari semua nya..
ia terus berjalan tidak tentu arah.. tiba-tiba saja dari arah lain terdengar suara seseorang yg memanggil nya... "Angga..!!" teriak nya.. Angga menoleh mencari asal suara itu.. ia melihat seorang wanita di sebrang nya, ia tersenyum pada nya dan sedikit berlari untuk menghampiri nya..
Wanita itu menghampiri Angga yg berada di sebrang nya.. "Angga ada apa? kenapa kau di luar malam-malam begini?!" tanya nya. Angga terdiam.. "Aku hanya berjalan-jalan saja Wid.. kenapa kau ada di sini?!" tanya nya balik..
__ADS_1
"Aku baru saja pulang bekerja... ikut saja dengan ku yuk.. dari pada kau di sini.. lebih baik ke kontrakan ku!! kita bisa minum kopi bersama" ucap nya.. Angga tidak menjawab.. Widia segera menggandeng tangan Angga dan mengajak nya ke rumah kontrakan nya.
Angga berdiri mematung melihat pintu di depan nya.. "Ayo masuk.. tidak apa-apa kok Angga!!" ajak Widia... Angga hanya mengangguk.. ia mengikuti perempuan itu di belakangnya.. "Apa tetangga mu tidak ada?! aku tidak enak" ucap nya.. Widia menggeleng.. "Tidak aku di sini sendirian.. tempat ini kosong semua" jawab nya .
Angga terlihat berfikir "wid bagaimana jika aku dan istri ku pindah ke sini..? kebetulan kami sedang mencari kontrakan untuk kami tinggal.. sudaah beberapa rumah kami lihat tapi masih belum ada yg cocok dengan kami.." ucap nya..
Angga mengernyit kan dahi nya.."kenapa harus cemburu? toh kita sudah tidak ada hubungan apa-apa.. Widia kita sudah berpisah, dan aku sudah menikah.. kau tidak pantas bicara seperti itu.." jawab Anggs
__ADS_1
Widia tertawa.. "Angga aku tidak yakin dengan ucapan mu.. jika benar kau telah melupakan perasaan mu pada ku.. kita tidak akan mungkin melakukan hubungan itu.. kau ingat apa yg kita lakukan malam itu.. kau juga maih mencintai ku.. aku rasa kita bisa memulai nya lagi di belakang Tina.." jawab Widia penuh kemenangan..
Angga terdiam.. "itu sebuah kesalahan.. akuu tidak bisa mengikuti mau mu.. aku tidak akan menghianati istri ku.. tidak akan pernah.. aku minta jangan lagi membahas itu.. malam itu juga terjadi, karena kau menggoda ku lebih dulu." jawab nya..
Widia hanya terdiam tidak menjawab..
bersambung
__ADS_1