
Clara tersenyum sinis pada nur dan sasa.. "sudah cukup main-main nya..!! aku tidak bisa lagi bersabar pada kalian semua..!! kalian tidak cape terus mengganggu ku..? aku saja lelah menghadapi kalian.. mulai sekarang, aku tidak akan tinggal diam bila kalian mengganggu ku seperti ini lagi.." ucap nya.. Lara meninggal kan mereka yg masih terkejut..
ia menghampiri Tina yg tidak bisa berkata apa-apa lagi.. ia tersenyum pada ibu nya itu.. "Mah lihat,.. aku sudah bisa berjalan.. selama ini aku menjalaani terapi bersama omah.." ucap nya, Tina menangis haaru.. ia memeluk putri nya itu, yg kini berdiri di depan nya..
"Ya Tuhan.. anak ku kini bisa berjalan.. aku tidak percaya ini.. aku tidak percayaa dengan apa yg aku lihat sekarang,.. jika ini mimpi. aku tidk ingin bangun lagi.." ucap Tina terbata sambil memeluk Clara, semua orang yg ada di sana ikut menangis meihat mereka.. syang nyaa Angga tidak melihat itu, dia pergi, mengaantar kan maryam.. yg tentu nya itu hanya lah sebuah alasan..
__ADS_1
"ini bukan mimpi mah... Lara benar-benar bisa berjalaan..!! tadi sebenar nya lara ingin memberi kejutan untuk mama dan papa.. tapi karena mereka mau mengusili ku.. jadi aku menghindari mereka.." jawab nya, Tina masih menangis haru..
"kau lihat kan.. Mami sudah bilang.. tidak adaa penyakit yg tidak ada obat nya,.. jika Tuhan sudah berkendak.. kaau lihat Claara sudah bisa berjalan.." ucap nya Tina mengangguk.. "terima kasih mih, sudah membantu putrri ku, Clara bisa berjalan karena Mami.." ucaap nyaa, kini Tina bergantiaan memeluk Magdalenaa..
Lara berjalan menghampiri Nur yg maasih terpaku, iaa tersenyum.. "lihat apa kau..? minggir, aku mau lewat..!! oh ya, itu kaan ulah mu ya..!! itu berarti kau dan sasa harus membersih kan nya sebelum ibu mu pulang.. jika tidak kau akan kena marah oleh nya..!! tidak mungkin kaan aku yg membersih kan nyaa.." ucap nya..
__ADS_1
Nur terlihat tengah membersihkaan ke kacauaan yg dia buat.. "kau itu berfikir apa si nur..!! kau maau menjahili Clara.. untung sajaa diaa sekarang bisa berjalan dan menghindar.. apa yg adaa di otak mu itu.. kalian ittu bersaudara, kau itu dari kel selalu berbuat sesukaa mu.. sekarang bersih kan ini, sebelum ibu mu pulang.." ucap Agus memarahi
Nur hanyaa terdiaam.. ia tiddak menjawab.. "berarti selama ini Lara berbohong.. untuk apa dia terus duduk di atas kursi roda nya, jika sebenar nya dia sudah bisa berjalann..? dia itu maau mencari belas kasihan orang lain atau apaa...? mungkin diaa mau berakting, supayaa diaa terlihat menyedih kan.." ucap nya sendiri..
Lara tersenyum mendengar nya,.. "aku sengaja diaam dan pura-pura karena aku ingin memperlihatt kan sikap mu pda ku, pada semua orang..!! sekarang bukan aaku yg malu..!! tapi kau..!!" ucap nya sambil tertawa.. yg tiba-tiba saja diaa sudah berdiri di belakang nur..
__ADS_1
Nur hanya menatap nya sinis.. "Sudah lah nur, sebaik nya kau berhenti mengusili ku.. karena aku sekarang bisa saja membalas mu.." ucap nya.. Nur hanya terdiaam.. tidak menjawab
bersambung