
SAtu tahun berlalu.. Clara sudah melanjutkan kembali sekolaah nya, kini dia tengah menari sebuah universitas untuk nya berkuliah.. ia juga sudah lancar berjalan.. walu pun sesekali, ke dduaa kki nya sering terasa lemah tiba-tiba, tapi Clara tidk menyerah
Clara juga kini tinggal bersama Magdalna, sejak hari itu dia tidak ingin kemaali kke rumah itu, dia hanyaa sesekali menemui ibu nya di sana dan juga adik nya, hubungan Lara dan jugaa Erlangga menjadi sangat jauh.. ia masih merasa kecewa pada ayah nya itu,
Sejak dia mngetahui jika ayah nya itu berselingkuh, Lara jadi menjauh dan menjaga jarak dari nya, tidak jarang Clara sering mendiam kan Erlangga dan lebih memilih menghindar dari nya..
__ADS_1
Hari itu Clara mendatangi rumah itu.. i berdiri di hadapan nya, Laraa ragu untuk masuk ke sanaa, di tangan nya ia memegang satu buah map yg beisikan formulir untuk pendataran kuliah nya..
Clara menarik nafas panjang, ia mula melangkah kan kaki nya.. perlahan ia membuka pintu rumah itu.. rumah yg sedari kecil dia tinggali dan juga rumah yg penuh dengaan hinaan pada nya.
"Maah.. Mamah.. Davian.. kakak datang..!" panggil nya, namun tidak ada jawaban, ia terus ke kaamar nya, ia meihat Davian yg sedang tertidur.. "agh Davian tidur..!! lalu di mana Mama..?" batin nya, dengan perlahan ia menutup kkembali pintu kamar itu.. takut jika adik nyaa itu terbaangun..
__ADS_1
Tiba-tiba saja Lina menghampiri Tina di sana, terlhat perut ny yg mulai membesar, karena Lina kin tengah hami anak petma nya.. "heh kenapa kau mencuci kemejaa bau ku, dengan tidak benar..? lihat kan baju ku jadi nya rusak..!! tidak becus emang kalau kerjaa.. pokok nya, kau harus menggnti baju ini..!! jika tidak aku akaan katakn pada ibu ku.." ucap nya, ia melempar kan baju itu ke wajah Tina..
Clara menutup mata nya kesal.. ia melangkah kan kaki nya, mengambil baju itu.. dan membawa nya pada Lina.. Lara kembali melemmpar kan baaju itu ke wajaah Lina.. "cuci baju mu sendiri kak Liina..! kau tidak tahu malu, kau sudah menikah, kau seharus nya melakukan nya sendiri.. omah ku sudah membelikan mesin cuci untuk kalian tidak kan kalian tidak menyusah kan ibu ku terus hah..? sudah di prmudah masih aja menyuruh ibu ku..! ibu ku bukan pembantu kalian..!!" ucap nya pad Lina..
Lina terlihat marah pada Clara.. "si anak cacad kini bisa melawan dan membanta ku... yg tidak tahu malu itu ku Lara.. sudah berani melawan kami..!! kau tidak ingat ulu kau itu lumpuh untuk melawan dan bicara saja kau susah,.. lihat sekarang, kkau berani membentak aku..? lagi pula, itu sudah menjadi kewajiban ibu mu dan itu adalah pekerjaan nya, aku tidak salah tentu nya.." jawab Lna sedikit megejek..
__ADS_1
"Kurang ajar..!! ibu ku bukan peembantu mu.. dengar.. kau punya tangn dan juga kaki sendiri.. maka lakukaan lah sendiri..!! jangan hanya bisa memerintah saja.." ucap Clara, ia berlalu meninggal kan Lina di sana yg terlihat kesal..
bersambung..