
Angga kembali ke rumah nya malam itu, ia melihat Tina yg sudah tertidur pulas di sana ia mmeluk erat claraa di samping nya terlihat butiran-butiran air mata nya yg mengering dari sudut mata nya Tina.. Angga terdiam i memperhatikan istri nya itu.. "kau pasti terluka karena ucapn ku.. maaf kan aku Tina.." bisik nya, ia memeluk istri nya itu..
Tina terbaangun saat merasakan ada sebuah tangan yg memeluk nya dari belakang... ia melihat Angga yg sudah tertidur.. "syukur lah akhir nya dia pulang juga." batin nya Tina kembaali melanjut kan tidur nya..
ke esokan pagi nya, Tina bangun lebih dulu, ia segera menyiapkan sarapan untuk semua Anggota keluarga yg ada di rumah itu.. dengan cepat Tina memasak masakan untuk mereka semua, karena hari ini hari minggu Tina bisa sedikit bersanta, kkarena dia tidak perlu mengurus Clara, dan mengantar nya ke sekolaah..
Maryam terbangun dia tersenyum saat melihat makanan sudah tersaji di meja itu.. "wah si Tina cepat sekali dia masak.. pasti dia sudah bangun dari subuh nih jika jaam segini pekerjaan rumah sudah beres..!! kan enak, aku tidak perlu teriak-teriak memanggil nya, kalaau begini anak-anak ku tinggaal duduk manis saja menikmati sarapan mereka." ucap nya sendiri.. ia teduduk di sana
__ADS_1
terlihat Tina yg tergopoh-gopoh membawa air untuk dia mencuci pakaiaan.. "kenapa sih tidak pasang pompa air saja..? kenapa aku harus repot mengangkat air-air ni setiap hari." gerutu nya.. Maaryam dan Tantri mendengar ucapan Tina.. mereka menghampiri nya
"Kau fikir memasang pompa air itu, tidak butuh biayaya..? belum memasang nya, belum membeli pompa nya dan belum lagi tagihan listrik nya akan membengkak..!! memang nya kau mau membayr itu semua..? kau punya uang..!! segitu kau hanyaa mengandal kan uang yg di berikan Angga saja padaa mu.. sudah tidak perlu banyak bicara..!! lakukan saja pekerjaan mu.." teriak Maryam..
Tantri melihat sinis ke arah nya.. "tau nih.. mengomel terus..!! kapan pekerjan nyaa selesai, jika kak Tinaa hanya bisa mengomel..? cba saja kak Tina puny uuang banyak dan kakak yg memasang nya sendiri..! itu lebih bagus.. jadi tidak perlu memakai uang kakak ku, dan juga keluarga ku.!! percuma jika keluarga kak Tina Kaya raya, bukti nya, mereka tidak bisa memberi kakak uang hanya untuk memasang pompa air untuk rumah ini saja." ucap Tantri..
Anggaa terbangun dan melihat semua perlakuan Maryaam dan juga adik bungsu nya itu.. ia menghampiri Tina dan mengambil ember yg ia bawa di tangan nyaa itu.. merekaa mengambil air bersama..
__ADS_1
Angga menatap nya.. "baiklah.. kita akan pindah ke rumah mami.. tapi jikaa kita mendapat kan kontrakan yg cocok.. kita langsung pindah dari sana.. aku tidak mau kau seperti ini terus di perbudak oleh eluruh keluarga ku.. kita bisa melihat jik kita sudah tida ada di sana.. mereka tidak akan bisa apa-apa tanpa kita.." ucap Angga
Tina hanya terdiam.. tidak menjawab.. yg terpenting bagi nya adalah, dia dan Clara haus keluar dulu dari rumah itu.. "baik lah mas, aku akan bicara pada mami nanti.." jawab nyaa
angga hanya mengangguk..
bersambung
__ADS_1