
Widia terlihat kesal pada Anggaa saat mendengar jawaban nya tadi.. "menggoda mu..! aku menggoda mu...? dengar ya angga kita sama-sama mau, sama-sama ingin melakukan nya, jika kau tidak mau aku, kau bisa sajaa menolak ku malam itu, kau tidak aakan menyentuh ku.. atau bahkan kau menggauli aku.? aku melihat nyaa Angga.. aku ada di mata mu ,malam itu, aku merasa kan nya, saat jari jemari mu menyentuh tubuh ku.. cinta mu masih ada untuk ku.. kau tidak bisa memungkiri nya.. kau tidak bisa jugaa menghindari nya.. kenaapa sekarang kau mengatakan jika itu kesalahan..? padahal kau juga sama menginginkan hal itu.. aku tahu, Tina tidak bisa memuas kan mu.. dia sibuk mengurusi putri nya itu.. aku tahu semua nya angga.. maka nya aku di sini sekarang.. aku ada untuk mu, untuk memuas kan mu.. untuk melayani mu.. tidak kah au sadar dengan perasaan mu malam itu pada ku.. bagi ku, itu bukan sebuah kesalahaan kau juga menikmati nya.. kau tahu, tubuh mu.. nafas mu, menjadi candu untuk ku.. aku tidak pernah bisa melupakan maalam itu.. aaku tidak bisa melupakan semua nya.. bagaimana mungkin itu semua sebuaah kesalahan.. bagi ku yg bersalah adalah Tina dia muncul di waktu yg tidak tepat.. aku yakin, kau bahagia malam itu.. dan itu bukan dengan Tina.. tapi dengan ku..." jawab Widia penuh emosi..
Angga memejam kan mata nya, seua permasalahan hidup nya datang di waktu yg bersamaan dia tidak bisa menjawab semua ucapan Widia.. dia juga merasakan itu.. ketika hasrat nya tidak terbendung, dan bukan Tina yg ada di sisi nya, tapi widia.. seseorang yg ada di masa lalu nya..
__ADS_1
"apa yg sebenar nya kau fikirkan Angga..? apa yg kau banggaakan dari nya.. istri mu, hanya bisa melahirkan anak yg Cacat untuk mu.. sementara aku.? aku bisa memberi mu keturunan yg sehat dan sempurna, tidak seperti Tina.. Clara bahkan tidak bisa berjalan di usia nya yg sebesar itu..? apa kau tida malu Angga.? dan apaa yg kau dapat dari nya.? walau pun keluarga Tina kaya, dia sama sepert anita lain nya, yg hanya bia mengandalkan gaji mu, untuk hidup nya dan putri nya itu.. keluaga seperti dia tidak, menjmin keturunan yg sempurna.." ucap Widiaa..
"sementara aku.. semua anak yg ku lahir kan terlahir sempurna, tidak aada kekuranan nya sedikit pun.. kau juga tahu itu..!!" ucap nya.. Angga terdiam tidak menjawab.. "sudaah llah jangan bicara lagi, baik dan buruk nya anak ku, tetap ana ku, dan Tina istri ku.. wid.. aku tidak bisa dan tidak mau menghianati Tina.. aku harap kau mengertti itu..
__ADS_1
ia pergi meninggal kkan Widia di sana, kepala nya terasa berat, dia pergi menghindaari Tina untuk mencari ketenangan dan ini dia malah bertengkar dengan widia, yg membuat kepala nya semakin sakit.."sekarang apa yg harus aku lakukan..?" batin nya, ia kembali pulang ke rumah itu..
berasambung
__ADS_1