AWAN DI ATAS LANGIT

AWAN DI ATAS LANGIT
bab 45: Aku mau tinggal bersama Omah..


__ADS_3

Satu jam berlalu tapi mereka belum juga mendapatkan Rumah yg cocok untuk mereka tempati... sepanjang perjalanan Angga terdiam.. entah apa yg mengganggu fikiran nya, akhir-akhir ini dia jadi lebih sering melamun..


Lara berbisik pada Tina.. "Mama kenapa tidak bilang saja ke omah, kalau lara ingin tinggal di sana.. di sana kan ada Nia dan juga dekat dengan sekolahan Lara.." bisik nya.. Tina tersenyum mendengar nya..


"Kita harus membicarakan nya dulu pada Papa ya Clara, nanti jika mama sudah bicara pada papa, dan jika dia setuju, baru mama bilang ke omah.." jawab nya lembut.. Clara hanya terdiam dia sedikit kecewa mendengar jawaban Tina ..


"Bagaimana kalian belum juga menemukan rumah yg cocok.. kita sebaik nya pulang saja dulu. besok baru kita cari lagi bersama-sama" ucap Magdalena.. Tina hanya mengangguk setuju.. Clara hanya mengerucut kan bibir nya..

__ADS_1


"Kenapa.. kamu cemberut begitu sayang?!" tanya Angga.. Lara menatap nya.. "Aku ingin tinggal bersama omah.. di sana dekat dengan Nia, Clara bisa bermain dengan nya terus.. jika rumah kita dekat.." jawab nya..


Angga terkejut mendengar nya.. ia tidak menjawab nya dan hanya tersenyum,. sementara Magdalena menghampiri Lara.. lalu berjongkok di depan nya.. "Jadi Clara ingin tinggal bersama omah?" tanya nya.. Gadis itu mengangguk..


"Iya Lara memang sudah mengatakan nya dari beberapA hari yg lalu.. tapi Aku belum membicarakan nya pada mas Angga, dia setuju atau tidak nya Mih.." ucap Tina.. Magdalena hanya menatap Angga.. "Bagaimana Ngga? kamu setuju..!! jika setuju kalian bisa langsung pindah besok" ucap nya...


"Seperti nya mas Angga tidak setuju jika kita tinggal di sana" batin Tina.. dengan lemas ia kembali berjalan.. menuju rumah mereka.. sejak mengetahui keinginan Clara Angga tidak banyak bicara lagi, hingga mereka sampai di rumah mereka..

__ADS_1


Tina dan Angga masuk ke kamar mereka,. Angga merebah kan diri nya.. "Aku tidak setuju jika kita tinggal bersama Mami.. jarak pekerjAan ku dari rumah mami itu terlalu jauh. lebih baik jika kita tinggal saja di sini" ucap nya..


Tina terdiam ia tidak menjawab nya, ia tahu jika Angga pasti tidak setuju.. "Kenapa kau diam saja.. Aku lagi bicara pada mu" ucap Angga.. "Memang nya aku harus menjawab apa? aku tahu mas Angga tidak akan setuju.. ya sudah aku diam saja, dan terpaksa tinggal di rumah yg seperti neraka ini" jawab Tina


"Maksud kamu apa ..? rumah ku seperti neraka?! kau tidak iklas tinggal di sini?!" teriak nya.. Tina terkejut melihat Angga semarah itu... "kenapa kau marah? aku memang mengatakan yg sebenar nya dan itu yg aku rasakan.. keluarga mu tidak menerima ku, mereka bahkan kkurang baik pada ku dan anak ku.. tapi keluarga ku. tidak.. apa pernah ada satu dari keluarga ku yg menyinggung mu..? menghina mu mas?! tidak ada kan!! tidak seperti keluarga mu.. adik-adik mu dan kakak mu menghina ku tidak ada yg bersikap baik pada ku.. bahkan menghargai ku pun tidak..! apa kau memikir kan itu? bagaimana perasaan ku? tidak juga kan .!!" jawab Tina emosi..


bersambung

__ADS_1


__ADS_2