
Beberapa minggu kemudian Erlangga nampak sibuk bekerja ia melupakan keinginan Tina untuk pindah dari rumahh itu suatu sore ketika Angga selesai bekerja, ia berjalan santai ke rumah nya, menaiki sepeda motor nya..
"Aku harus berbuat apa agar kak Maryam tidak berbuat seenak nya pada istri ku..!! aku juga ingin pindah dari rumah itu, tapi aku takut jika nanti nya perekonomian kami semakin menurun.. belum lagi kontrakan dan bbiayayaa sehari-hari semakin membengkak, jika kami mengontrak rumah nanti nya" fikir nya..
Tiba-tiba saja ia melihat seorang wanita yg dia kenal, berjalan sendirian sore itu.. Angga menghampiri nya, ia berhenti tepat di sebelah nya.. "Widia... sedang apa kau di sini..?" tanya nya, Wanita itu menatap Angga, dia menangis melihat Angga di sampng nya..
Angga turun dari motor nya, "Hei,.. ada apa..? kenapa menangis..? dan kenapa kau ada di sini..!! bukan nya kau mengikuti suami mu kan..!!" tanya nya.. Widia masih tetap menangis.. Angga berusaha untuk menenang kan nya
"Suami ku,menikah lagi... dan kini aku dan dia sudah bercerai..! semua anak-anak ku, di bawa nya.. aku hancur angga.. aku kecewa.. apa kurang ku pada nya, aku sudah memberikan semua nya.. tapi dia di belakang ku menghianati ku..!!" jawab nya menangis..
__ADS_1
Angga berusaha menenang kan nya, ia memeluk Widia.. tanpa erlangga ketahui Widia tersenyum licik di belakang nya.. "aku akan mengantar mu pulang Widia.. lihat kau berantakan sekali." ucap nya.. Widia hanya mengangguk..
Mereka pergi bersama menaiki sepeda motor Erlangga tibalah mereka di sebuah bangunan Tua, Erlangga heran melihat nya.. "ini bukan Rumah mu.? kenapa tidak pulag ke rumah mu saja.?" tanya nya..
Widia menunduk.. "Tidak aku mengontrak rumah di sini.. aku tidak bisa pulang ke rumah, karena pasti orang tua ku akan marah dan mungkin mereka akan mengusir aku..!! dari pada aku di usir, lebih baik aku mengontrak saja.. tidak ada yg tahu juga jika aku udah bercerai dengan suami ku.." jawab nya. Erlangga hanya terdiam
"iya sudah, ini sudah terlalu sore, aku haru pulang.. aku tidak mau jika istri dan anak ku menunggu.." ucap nya berpamitan..
Sementara Tina terlihat tidak enak badan, ia hanya berbaring saja seharian.. Tina tidak lagi mengejakan pekerjaan rumah yg ada di rumah itu, kini dia hanya mengerjakan milik nya dan jugaa Angga
__ADS_1
Angga pulang ke rumah itu, membawakan makanan ke sukaan Clara.. "lihat.. papa bawa apaa..?" ucap nya.. Clara tersenyum senang.. "wah coklat..!!" jawab nya, ia segera mengambil nya.. "Clara sedang apa..?" tanya nya
Gadis itu tersenyum.. "Clara sedang mengerjakan pr pah..!!" jawab nya, "tapi di mana mama.? kenapa tidak membantu Clara mengerjakan pr nya.." tanya nya.. Clara menunjuk kamar nya.. "mama sakit, mungkin tidur pah.." jawab nya.
Erlangga terlihat cemas.. ia segera masuk ke dalam kamar itu.. dan menghampiri Tina.. "Tina kau kenapa..?" tanya nya khawatir.. Tina terbangun dari tidur nya.. "aku haanya tidak enak badan mas.. mungkin besok juga sudah baikan..!! mas kenapa baru pulang.." jawab nya..
Erlangga terdiam.. "tadi di jalan nya Macet sayang.. jadi aku pulang nya telat.. iya sudah kau istirahat saja dahulu, aku harus mandi." jawab nya... Tina hanya mengangguk..
bersambung
__ADS_1
.