AWAN DI ATAS LANGIT

AWAN DI ATAS LANGIT
bab 74: siapa itu Syafia..?


__ADS_3

Lara menatap tajam pada Angga ia terlihat sangat marah.. "siapa itu syafia..? kenapa dia memanggil mu papa..? apa anak itu, anak mu..?" teriak nya.. Tina terkejut mendengar ucapan Clara pada ayah nya itu.. "cukup Lara.. cukup..!! kenapa kau kasar begitu pada ayah mu,..? mama tidak pernah mengajar kan mu bersikap seperti itu pada siapa pun..!! terlebih pada papa mu sendiri..!! Syafia itu cucu nya tante widia.. ia tinggal dengan nya dan juga Tante widia yg mengurus nya.." jawab Tina..


"aku tidak percaya pada orang itu.. mama tidak tahu apa-apa.. orang itu berbohong pada kita.. aku tidak suka pada nya, aku tidak mau dia masuk kembali ke rumah ini.. bertemu lagi dengan mama dan papa.. wanita itu tidak baik mah.." jawab Lara.. Tina menggelengkan kepala nya.. "ada apa dengan mu kau tidak pernah seperti ini sebelum nya.!! sudah lah Lara diam lah mama tidak ingin marah pada mu.." jawab Tina ia meninggal kan lara dan Angga di sana..

__ADS_1


Angga menatap nya.. "papa sudah tidak ada hubungan lagi dengan dia.. papa sudah berjanji, untuk menyelesai kan nya bukan pada mu.!! anak itu bukan anak papa, Syafia tidak mempunyai ibu dan ayah, dia di urus oleh widia, karena ketika anak itu lahir dia di buang oleh ibu nya sendiri dan menganggap aku ini ayah nya.. ibu mu juga sudah tahu itu.. dia tidak keberatan..!! kau salah paham lara..! papa akan terus berusaha membuat mu percaya pada papa lagi, dan tidak seperti sekarang,.. memang semua ini salah papa, aku akui itu.. tapi itu semua sudah berlalu.. papa tidak akan lagi menyakiti mu dan mama.." ucap Angga..


Lara  hanya terdiam.. ia tidak menjawab nya, dalam hati ia masih tidak percaya pada ucapan dan tindakan Angga dia mengingat nya, wanita itu di  hamili oleh ayah nya beberapa waktu lalu tapi dia menahan nya, dia menyembunyikan nya dari siapa pun, hanya dia yg tahu Dia memendam semua nya sendiri.. tidak ada yg mengerti perasaan nya, dia tidak berani memberi tahu Tina karena pasti keluarga nya akan berantakan..

__ADS_1


Lara menangis sendirian lara memendam perasaan nya sendiri.. dia marah dan kecewa.. tapi dia tidak bisa mengungkap kan nya.. ia lebih memilih untuk pergi dan menghindari angga.. dia lebih memilih menyendiri.. perasaan bersalah nya juga terus menghantui nya, karena menyembunyikan nya dari Tina.. demi ke utuhan keluarga nya..


Angga melihat formulir yg tergeletak di kamar nya ia membaca itu.. "Mah.. Lara akan melanjut kan kuliah..? ini milik Clara kan..?" tanya nya pada Tina.. Tina menghampiri nya dan melihat nya juga. ia mengangguk.. "iya tadi dia ke sini itu, untuk meminta tanda tangan kita.. dan aku sudah mendatangi nya.. hanya tinggal diri mu..!!" jawab nya.. Angga langsung saja menanda tangani nya.. "semoga saja Cllara bisa mengejar mimpi nya, aku sudah gagal menjadi seorang ayah untuk nya.." batin nya

__ADS_1


"aku yg membuat kesalahan itu.. wajar jika kini putri ku membenci ku.. aku yg menyakiti nya, kini dia tidak mudah mempercayai aku.. dia sudah kecewa pada ku.. andai saj, aku tidak melakukan itu.. keluargas ku tidak mungkin menjadi begini.. dan lara tidak mungkin akan menjauh dari ku.. dan aku juga penasaran siapa sebenar nya Syafia.. benar kan anak itu cucu nya..? atau mungkin anak ku..!!" batin nya


bersambung

__ADS_1


__ADS_2