AWAN DI ATAS LANGIT

AWAN DI ATAS LANGIT
bab 36: kita akan ke sana


__ADS_3

Magdalena menatap sayu ada putri nya itu.. dia tahu jika Tina sedang sedih.. hanya saja dia tidak menceritakn nya dia lebih memilih untuk merahasiakan nya.."ada apa..? kenapa lagi dengan keluarga itu..?" tanya nya.. Tina menatap nya.. ia tahu, tidak mudah merahasiakan kepedihan hati nya pada wanita yg melahirkan nya itu.. sementara Clara terlihat bermain, ersama pembantu yg ada di rumah itu.


"kak maryam menyuruh angga untuk mengurung anak ku di kamar, besok.. ketika acara pertunangan anak nya di mulai.. kata nnya dia malu memiliki keluarga yg cacaad seperti Clara.. yg lebih membuat ku sakit hati.. dia menyuruh Erlangga membuang anak itu.. dia menyuruh untuk membawa Clara ke panti sosial..dia tidak ingin melihat  anak ku ada di sekat nya.." ucap nya.. magdalena menghela nafas panjang..


"lalu tanggapan Angga bagaimana..? apa dia setuju..?" tanya nya.. Tina menggeleng.. "mas erlangga marah besar.. tapi mih.. aku takut jika suatu saat nanti Ms erlangga berubah fikiran.. aku takut jika nanti dia akan membawa Clara ke sana.. aku harus bagaimana mih..? aku tidak bisa jauh dari anak ku.. aku menerima nya, mau bagaimana pun annak ku.. Clara tetap anak ku, darah daging ku mih.. dia tidak berdosa  apa-apa.. terkadang aku berfikir.. mungkin ini adalah hukuman Tuhan pada ku. karena aku membantah mami dan papi.. aku lebih memmilih menikah dengan mas angga, dari pada dengan pilihan kalian dulu.. maaf kan aku mih.. aku tidak mau anak  ku, yg menanggung semua dosa-dosa ku.." ucap nya.. Magdalena terdiam..


"Dengar sayang.. semua itu sudah jalan hidup mu. sudah tkdir mmu.. kau tidak bisa menyalahkan atau pun menyesali semua yg sudah terjadi.. ini sudah menjadi jalan mu, untuk menjadi ibu dan wanita yg kuat.. in cobaan, yg harus bisa kau lewati.. dengan kelapangan hati dan sabar juga iklas menjalani nya. Mami dan papi sudah sejak  lama memaaf kan mu.. kami menerima kehadiran mu.. juga anak mu.. kami selalu ada di belakang mu.. jika kau mau tinggal lah di sini.. bersama kami.. jika tinggal di sana membuat mu tertekan.. kau bisa pindah ke sini.." jawab Magdalena.

__ADS_1


Tina menangis mendengar ucapan mami  nya.. "Tapi mas Erlangga, seperti tidak mau.. dia tidak pernah membberi jawaban jika aku bertanya pada nya. aku sudah berulang kali meminta nya.. aku ingin pergi dari tempat itu.. tapi dia tidak pernah menjawab, atau menyetujui keinginan ku.. aku juga tidak mengerti kenapa..!! padahal dia juga tahu, jika semua ucapan kak maryam dan yg lain nya begitu menyakit kan untuk ku.. dan juga terkadang untuk nya.. tapidia tidak bisa meninggal kan rumah itu.." jawab nya. Magdalena hanya bisa terdiam.. ia juga bingung dengan sikap Erlangga itu..


"Sudah lah.. kauu sekarang makan saja dulu.. dan setelah itu kau beristirahat.. besok kita harus datang ke acara keluarga itu.. tentu nya mami sebagai besan harus datang ke acara itu.. ini kali pertama mami bertemu keluarga suami mu.. mami harus melihat ekpresi maryam jika mami datang bersama kau dan Clara.. jika dia berani mrenghina cucu ku dan juga anak ku.  akan mami pastikan dia di permalukan di acara nya sendiri.." ucap nya..


Tina terkejut mendengar nya. "Maksud mami..? mami mau membals nya..?" jawab Tina. Magdalena tersenyum. "Bukan membalas.. tapi sedikit memberi nya pelajaran.. dan besok Maryam itu, akan Malu di depan calon besan nya..manusia busuk seperti nya, harus di beri pelajaran.." ucap Magdalena.. Tina hanya terdiam.


Ke esokan hari nya keluarga Annga sudah berkumpul mereka tinggal memulai acara pertunangan itu.. dengan senyum sumringah Maryam menunggu kedatangan calon besan nya itu..

__ADS_1


Tibalah keluarga Andri dengan membawa beberapa mobil yg sudah terparkir di halaman rumah itu.. "Ah jeng selamat datang..!!" ucap Maryam.. tapi wanita patu baya itu tidak menjawab, ia hanya terlihat tersenyum..


Sudah satu jam berlalu.. tapi acara itu belum juga di mulai.. maryam mulai bertanya-tanya di benak nya, tidak berselang lama.. datanglah satu mobil Alpard berwarna putih.. yg juga berhenti di sana. ibunda Andri langsung menghampiri orang yg turun dari sana... semua orang terkejut melihat nya ..


"Untuk apa dia datang ke sini..?! membuat malu saja" batin Maryam yg dengan cepat menghampiri mobil itu juga.. "untuk apa kau datang ke mari!! sudah aku bilang pergi kau membuat malu aku karena anak mu itu.." ucap nya.. Tapi Tina tidak menghirau kan nya...


bersambung

__ADS_1


__ADS_2