AWAN DI ATAS LANGIT

AWAN DI ATAS LANGIT
bab 92: Tolong mengertilah


__ADS_3

Clara dan Davian sudah sampai di sana.. ia sedikit ragu untuk masuk ke dalam.. Clara terdiam meliat pintu itu tertutup rapat.. iaa mulai mengetuk pintu itu namun tidak ada yg membukaa nya.. "Davi.. mungkin papa tidak ada.. kaau mau pulang saja atau menunggu papa dulu..?" tanya nya..


wajah Davian terlihat sedih.. tapi dia tidak mejawab nya.. Clara terlihat berfikir.. "tunggu biasa nya, jika semua orang tidak ada, papa biasa nya menyimpaan kunci rumah di bawah keset ini.. mungkiin paapa menyimpan nya juga sekaarang.." batin nya..


Lara membuka kain keset yg ada di depan rumah itu.. ia menemukan kunci di sana.. Clare tersenyum.. ia mengambil nya dan membukaa pintu itu. "Ayo masuk sajaa Davi... kita tunggu papa di dalam yaa.." ucap nyaa, ia menggandeng tangaan kecil Daavian dan menunggu di dalam rumaah itu.


sementara itu Angga pergi menemui Widia di kontrakan nya ia tidak mengetahui jika Clara dan Davian kini ada di rumh menunggu kedatangaan nya.. Angga menaik nafas paanjang saat melihat kontrakan Widiaa..

__ADS_1


perlahan dia mulai membuka gerbang rumah itu.. "wid... Widia.." pnggil nya dari balik pintu itu.. beberapa kali Angga memanggil Widiaa, namun tidak aad jawaban dari dlam rumah


perasaan nya tidak enak,. Angga membuka pintu itu yg ternyaataa tidak di kunci oleh widiaa.. "kemanaa dia..? pintu kontrakaan kok tidak di kunci, jika ada pecuri bgaimana..?" ucap nya sendiri..


Angga sudah berada di dalam rumah itu.. ia meihat Widia yg duduk sendiriaan di sana.. tidak ada Rini, atau pun Syafia di situ.. "Wid.. ada apaa..? kenapa dengan diri mu..!" tanyaa nyaa aneh..


Widia tereenyum melihat Angga.. "akhir nya kau datang Ngga..!! aku sudah menunggu mu.." ucap nya.. AAngga tidak beranjak dari tempat nya berdiri.. "ini yg tidak aku suka dari mu..!! kau selalu maabuk jika ada masalah.. sekarangg mau bagaimana putri mu menghormaati mu, jika kau sendiri seperti ini.." ucap Angga

__ADS_1


"Aku ke sini untuk bicara pada mu..!! Wid hubungan kita sudah selesai.. aku tidak ingin Rini atau pun kaau muncul lagi di depan ku.. Wid tolong lupaa kan aku, aku tahu kau selamaa ini menahan diri mu..!! aku tahu kau masih berharap pada ku.. tapi tidak bisa lagi Wid.. aku mencintai Tina.. aku ingin diaa kembali pada ku.. tolong katakan pada nak mu, aku minta maaf pada nya telaah menghancur kaan ibu nyaa.. tapi akku tidak bisa dan tidak ingin kembali pada mu.. aku ingin kalian pindah ddan lebih baik menjaauh dari kelurgaa ku.. tolong biaar kan aku hidup tenaang dan bahagiaa bersama istri dan anak-anak ku.." ucap nya..


Widia tidak menjawab.. iaa menunduk tdak ingin memperlihat kan wajah nya pada Angga.. tidak ingin berlama-lamaa Angga berbalik dan pergi dari rumah itu.. Widia menangis saat melihat Angga tidak peduli lagi pada nya..


jarak kontrakan Angga dn Widia cukup dekat.. Angga berjalan kaki meninggal kan Widia.. tanpaa diaa tahu Widia mengejar nya.. ketika Angga hendak membuka kunci rumah itu.. Widia sudah berada di beelakang nyaa..


bersambung

__ADS_1


__ADS_2