
Tina masih terus memeluk Mami nya itu.. "Tapi kenapa kau bisa melahirkan prematur Tina..! keluarga kita tidak ada yg memiliki keturunan Prematur..? Apa Angga memperlakukan mu dengan baik?!" tanya Magdalena..
Tina terdiam.. ia tidak mjngkin mengadukan nya pada Mami, tentang semua perlakuan adik dan Kakak nya dari suami nya itu.. "Sebenar nya, aku di perlakukan seperti pembantu di rumah itu.." batin nya, tapi dia lebih memilih diam..
"Aku terjatuh mam.. saat usia kehamilan ku menginjak usia 6 bulan, dan demi menyelamat kan aku dan Clara, Dokter terpaksa mengeluarkan Clara, karena pada saat itu aku mengalami pendarahan.." jawab nya.. Magdalena terdiam..
ia berfikir jika kecelakaan itu bukan karena tidak di sengaja, mungkin saja ada yg mencelakai nya.. karena putri nya itu adalah orang yg selalu berhati-hati. . tidak mungkin dia bisa terjatuh tiba-tiba... fikir nya..
__ADS_1
"Sudah lah sayang, jika kau butuh sesuatu datang lah ke sini.. rumah ini akan selalu terbuka untuk mu... bawa sekalian Clara, nanti mami Akan siap kan kamar untuk kalian, jika sewaktu-waktu kalian menginap di sini.." ucap nya, Tina tersenyum lalu mengangguk..
Sore hari pun tiba Erlangga sudah selesai bekerja ia langsung pulang ke rumah, dia berfikir jika Tina sudah pulang sore itu.. tapi saat dia mencari nya Tina tidak ada di sana, yg ada hanya Maryam dan seorang wanita, mereka nampak sedang mengobrol santai di ruang tamu..
Maryam melihat ke arah nya.. "Ah itu dia Angga.. ngga kami sudah menunggu mu dari tadi ..!!" ucap nya, wanita yg kini membelakangi Angga itu menoleh dan melihat ke arah nya, lalu tersenyum.. "Widya..?!" ucap Angga pelan.. Wanita itu hanya tersenyum.. ia beranjak dan menghampiri nya, tiba-tiba saja dia memeluk Angga.. "Apa kabar?! kau baru pulang bekerja?!" tanya nya berbisik..
"Istri mu..? istri mu saja tidak ada di sini..!! dia keluyuran dari pagi hingga sore begini belum juga pulang, dia tidak memasak, tidak juga membersihkan rumah.. kau lihat rumah berantakan ga ada dia ..!!" ucap Maryam ketus..
__ADS_1
Angga terdiam.. "Ternyata kakak tidak berubah yah.. untuk apa ada diri mu.. untuk apa juga anak-anak mu tinggal di sini jika semua pekerjaan di rumah ini Tina yg mengerjakan nya? Anak-anak mu juga sudah dewasa, Lina dan Syarif mereka juga bisa melakukan bersih-bersih rumah kan..!! kenapa semua nya harus Tina yg lakukan? jika kau bisa melakukan nya, lakukan lah sendiri..!! lagi pula istri ku kini ada di rumah ibu nya.. dia tidak keluyuran.." jawab erlangga tegas..
Maryam terdiam ia tidak menjawab nya, Angga pergi meninggal kan mereka, dan berniat untuk menjemput Tina dan juga clara ke rumah mertua nya itu.. Angga baru saja akan keluar, tapi tinA sudah berdiri di depan pintu nyA ia hendak masuk..
Angga tersenyum melihat nya.. "Aku baru saja akan menjemput mu..! kau sudah berdiri di sini.!" ucap nya.. Tina tersenyum.. "Aku sudah di antar mami.. maaf kan aku terlambat datang.." ucap nya, ANGGA tersenyum "Ga apa-apa sayang.. kau harus meluang kan waktu mu untuk mami juga" jawab nya, Tina hanya tersenyum ..
bersambung.
__ADS_1