Bagaimana Kalau Aku Tidak Baik Baik Saja

Bagaimana Kalau Aku Tidak Baik Baik Saja
Lari Berpasangan


__ADS_3

Perlombaan lari berpasangan pun di mulai, Erik dan aku di ikat kakinya dan kaki sebelah lagi yang melangkah .


" Cas, kita serempak ya ".


Casey pun mengangguk.


Dan sesudah akhir perlombaan ,Casey dan Erik menuju babak berikutnya, yang menang pada di adu.Banyak siswa dan siswi ber suit suit ketika lomba berpasangan . Karena tangan kami bertautan, kaki kami harus se irama melangkah.


Suitqn gangguan teman teman ,juga candaan para guru ,membuat wajahku memerah bukan karena ke GR ran ,aku dengan Erik just friends ,gak lebih,bahkan aku belum pernah merasakan jatuh cinta seperti apa.


Setelah bolak balik pertandingan ,di uji yang menang tiap kelas ,aku dan Erik menang di Final, tentu saja ,kami sangat bahagia,sangat kompak, bahkan semua teman tertawa bahagia.


" Ciyeee, kalian kompakan ya Cas , bisa menang",ujar Hendra.


" Namanya buat kelas ,iya kan Rik, " ujar Casey.


" Gak liat ,gimana kelas unggulan kebakaran jenggot ,menang ilmu aja,kalau soal skill, olah raga ,keok semua kan,soalnya yang kita lawan kutu buku semua wkwkwkwk , "ujar Ester ngakak.


" Nih Cas, minum teh manis ,dah di bungkus, " ujar David.


" Yah ,buat aku mana?," ujar Erik.


" Nihhhh, hehehehe," Hendra menyembunyikan mandi alias manis dingin.


" Gini kan lumayan, gak sia sia tanding, kawan ingat titik perjuangan,dan titik keringat kita,iya kan Cas", ujar Erik.

__ADS_1


" Lega banget lohhh,segar, maklum haus,ada 3 pertandingan kami menang,lumayanlah, kelas kita terkenal di koran koran,beneran kan , " ujar Casay.


" Yo...iiiiii, " ujar David, Hendra, Erik, Ester , Firman .


Aku masih melihat beberapa pria memandangi aku, muka agak beda. Namun aku gak pernah peduliin , karena pertandingan ini membawa nama kelas, bahkan wali kelas sangat senang kami menang , menyalami aku dan Erik.


Aku masih bisa melihat tatapan Jonny padaku, senyum itu hilang, namun jujur aku hanya sebatas melihat ,dia gak pernah ungkapkan perasaannya dan tidak pernah langsung mendekati aku, aku juga bukan tipikal wanita yang ke GR ran, bukan tipikal kegenitan mendekat,bagi ku, jika pria mencintaiku,yah harus berani mengungkapkannya padaku.


Erik juga ikut lomba memasukkan paku ke dalam botol, dan lomba makan pisang. Kami juga berhasil mendapat juara pertama.


Dan tanpa aku sadari, Badul mulai melirik aku, sejak SMP ,kami pindah, sehingga aku gak kena pukul lagi karena asungan badul pada papaku.


Aku lebih happy, di rumah baru, mama dan papaku akhirnya berhasil membeli rumah lantai 2 dari tabungan dan pembagian warisan keluarga papa.Rumah sangat lumayan bagus, sejak abang pertama kuliah, rejeki keluarga kami semakin lancar, dan Tuhan menaikkan ekonomi kami perlahan.


Walau rumahku sudah bagus,aku bukan tipikal anak yang pamer.Teman yang pernah datang ke rumah ,hanya Erik, Hendra, Firman, David tahu rumahku karena kami tetanggaan ,David 3 rumah dari rumahku.Dia sosok pria yang baik, walau fisiknya kurus,tapi dia sangat baik, kami juga sering cerita di depan rumah, mamanya sangat menyayangiku , karena aku pintar. Dan juara 1 di kelas semasa SMA.


" Iya Cas,tetanggaan kita," ujar David.


" Ya lahhhh", ujar Casey.


David sopan, sama seperti papa dan mamanya.Namun nasib membawanya menjadi pria yang cukup sedih.Ketika kabar terakhir yang ku ketahui, David sudah menikah, isterinya sangat menganggap remeh padanya.Air mandi di angkatin dan perlakuan isterinya remeh dan menganggap David tipikal suami yang harus tunduk di bawahnya. David bercerai tanpa anak. Teman yang begitu baik, bisa mengalami hal ini, aku sangat sedih.


Semasa kuliah, Hendra temanku juga asik gak fokus kuliah, dia ketinggalan 1 tahun dari waktu penyelesaian kuliah,bahkan transfer kuliah ke kampus aku, namun kami hanya bicara say hello, dia akhirnya menikah dengan anak pindahan sekelas denganku.Sebenarnya Hendra sosok baik, berubah jadi sosok berbeda. Dia juga mendapatkan teman anak pindahan bukan perempuan baik baik, karena semasa kuliah,aku pernah satu kost dan serumah dengan teman ini, dia sejak SMP kehidupannya sudah bebas, gonta ganti pria, sewaktu kuliah kami hanya 1 tahun sama tinggal,dia pindah ingin bebas,dan sewaktu aku ke rumah kontrakannya ,di dalam kamarnya tinggal pria. Namun ketika kabar Hendra menikah dengan teman ku ini,aku cukup terkejut,apalagi sejarah percintaaan temanku ini,aku paham betul. Namanya Dinda.


Dinda sudah biasa di pakai siapa aja yang menjadi pacarnya. Uang membuat hidupnya berfoya foya.

__ADS_1


Ketika kuliah, meminta uang pada orang tuanya sangat gampang buat Dinda. Orang tua yang berduit,membuat dia memanfaatkan keadaan.


" Cas , kamu mau gak kita main di mall".


" Timezone?".


" Yup seperti biasanya Cas, yuk temani aku."


" Aku nemani aja ya,gak ikutan."


" Kenapa Cas ".


" Uang bulanan ku kan pas pasan Dinda.Bisa gak makan aku nanti".


Aku cukup tahu diri,dan mengingat pesan orangtuaku. Dan aku dengar , anak mereka terlahir cacat , salah satunya .


Seperti kata pepatah, apa kita tanam,kelak kita tuai, apapun itu, jangan pernah mengecewakan orangtua, jangan pernah mengecewakan banyak hati pria. Karena buah karma itu ada .


🥰😍😍😍😍🥰😍😍


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2