Bagaimana Kalau Aku Tidak Baik Baik Saja

Bagaimana Kalau Aku Tidak Baik Baik Saja
Masa Indah


__ADS_3

Di kelas yang baru, aku punya banyak teman, Ester, Firman, Erik, Hendra, David adalah teman temanku. Setiap experimen, Hendra yang orangtuanya punya apotik, dia sering bawa bahan praktek, tiap anak , bayar uang ke dia , biasa uang beli infus dan keperluan dalam praktek biologi. Dan sudah pasti, uang yang terkumpul, beli es, roti di kantin , karena mamanya Hendra , memberi gratis ke Hendra, buat bahan praktek. Yang ngumpul yah pasti Erik, Firman dan David. Ngajak ke kantin yah mereka.


" Hen , apa udah jadi bawa yang disuruh pak Bangun?", tanya Ester .


" Sudah , nih . Simpan dulu yah , nanti pas ke lab bawa aja Ter," ujar Hendra.


" Okeyyyy", jawab Ester.


" Jajan yuk Cas, "ajak Ester.


" Yuk...," ujarku.


Di nasehati gak ngeh. Aku yang pada masa itu hanya 500 rupiah punya jajan, selalu cukup buat aku. Jajan roti 500 rupiah dulu, dan aku jajan di bel istirahat ke 2 .


Istirahat pertama menyibukkan diri belajar, dan hanya minum air putih, aku membawa buku dan botol air minum ke luar kelas , aku takut berada di dalam kelas , takut ada barang teman yang hilang , dan aku di tuduh. Jadi selama ini aku yah begitu saja. Dengan kehadiran teman seperti Hendra, David, Erik dan Firman, membuat duniaku penuh tawa karena ulah badung mereka .


Bukan ajang manfaat, mereka sering membeliku jajanan, kalau aku tolak, mereka pasti marah.Dan kekeh tetap beliin . Mereka kalau kerja kelompok juga sering jemput aku ke rumah, kami sama sama kerja kelompok. Aku dan kelas unggulan jadi say hello saja. Kalau kelas kami, yah kelas terkompak dan terkocak.


Satu hal yang aku petik dari berbagai kejadian, jika kita mencintai seseorang,maka ungkapkanlah, mau di terima atau tidak , itu adalah resiko yang ada.


Masa SMA aku punya teman baru, teman semasa SMP berbeda sekolah dengan sekolahku, jarang ketemu jadinya.Aku masih tetap juara di kelas .


Kadang kalau mengingat masa SD mau aku ketawa,kok bisa 4 atau 5 merah, apa karena aku anak gak berpunya.Tapi bukan masalahku lagi, dosa berada di ujung pena ,benar kan 🤭. Setiap profesi , punya resiko, namun jujur haruslah, nurani itu juga harus wajib ada.


Jonny masih sering hanya berani melihatku kalau turun tangga ,sekedar senyum ,gak pernah lebih, aku juga gak Ke GR ran, anggap biasa biasa. Aku menyadari dia suka sama aku ketika ada satu masa nanti.Tapi aku sudah bersama orang lain .


" Casey....., "teriak Ester .


"Ya Ter...".

__ADS_1


" Mau tujuh belas Agustusan nih, sekolah ngadain bazar dan pertandingan, banyak pertandingan, mau ikut apa aja Cas? ".


" Mau ikut pertandingan apa aja ,jadilah Ter, yang penting partisisapi, eh salah partisipasi, " ujar ku sambil tertawa.


" OSIS pasti kan yang ngatur apa aja pertandingan.Lomba masak ,kita ikutan yukkkk ," ajak Ester.


" Ayukkkk, " ujarku .


Suasana kelas sudah pada heboh, hias kelas,pembersihan kelas di lakukan di sore hari. Jadi setiap siswa wajib datang, buat persiapan tujuh belasan.


Janjian pun dilakukan buat ketemuan di sekolah, pakaian bebas, dah pasti.


Erik yang slengekan pun pasti dah bertingkah, dengan sepedanya yang trend di jaman itu. Kota tempat tinggal kami, termasuk kota kecil, mau kemanapun dengan berjalan kaki, semua dekat dekat.


" Apa aja yang kita lakukan buat tujuh belasan Cas? ".


" Tarik tambang wanita ,pasti ikut, cetek gini ada tenaga juga, " ujar Casey.


" Banyakan jadi penonton, padahal kan lomba antar kelas, kalau kelas menang, yah kita juga bangga," ujar Firman.


" Nolak gitu gimana lagi, mau gugur , gak lah, kan sayang, bagus ikutan, walau orangnya itu itu aja ,gak apa apa ,yang penting kan, kelas kita ikut, gak gugur sebelum beperang,benar kan Cas".


" Iya benar Ter."


" Adu antar kelas pasti kan siang tandingnya,kalau bagian kebersihan kelas, semua wajib ikut,gak ada gak kan?," ujar Casey.


" Ya iyalah, kalau gak mau bantu,kita catat aja. Lapor wali kelas lah, dah keras ubun ubun, jangan bersihkan, pasti wali kelas tindak, " ujar David.


" Yang datang juga setengah, setengah lagi gak ada datang, " ujar David.

__ADS_1


" Gitu memang , giliran kelas menang mau, tapi berjuang gak ," ujar Anto.


" Begitulah sulitnya kita menjalin kekompakan, banyakan nolak , sebelum beperang ".


" Pertandingan apa aja ,kita gak tahu kan,pasti dadakan terus,biasa OSIS kan kreatif, " ujar Ester.


" Laki laki ,angkat kursi ,dan balikkan di atas meja ya, biar lantai kita pel", ujar Casey.


" Ya Ces, cewek angkat kursi kan berat. biar cowok aja yang angkat, nih aku begagok kan( berotot)," ujar Erik.


Semua pada tertawa.


" Rik, haus ,yuk beli air tebu yukkkk ".


" Boleh permisi nih ceritanya?, " tanya David .


" Ya bolehlah, kan dekat aja beli air tebunya, " ujar Firman.


" Haus, pengen minum yang dingin, "ujar Hendra.


" Yuk lah, kita cabut bentar ya," Ujar Erik .


Mereka ber 4 pun pergi membeli air tebu.


🥰😍😍🥰🥰😍


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2