
Saat kakak iparku hendak melahirkan, aku masih ingat, mamaku membeli baju, celana, bedongan ,dan perlengkapan ibu dan anak.Sudah di cuci,ada juga dia kait.Jujur aku di perlakukan dan tidak di anggap manusia di tengah keluarga suamiku ."
" Aku masih ingat, aku melahirkan,mertuaku hanya bawa goreng dengan harga sepuluh ribu rupiah.Dan kue bohong yang di kedai ,yang di masak sudah berhari hari lamanya.Mereka memperlakukanku tidak layaknya manusia.
Aku mencoba besabar.Sebesar apa sabar ku Tuhan, selalu aku bilang gitu Cas".
" Bahkan ketika anakku sakit, uangku habis membawa anakku ke dokter, dan kami kesulitan buat beli susu anak kami, aku mencoba mengatakan ,uang kami tidak ada, buat beli susu, karena asi ku hanya beberapa hari yang ada, akibat stres kalian buat.Mereka sanggup acuh tak acuh."
" Manusia gak punya hati nurani ya Cas".
" Seumur hidup, baru kali itu aku mengemis.Sedih, sangat Dik......Aku sudah tidak bisa meminta lagi pada orangtuaku, orangtuaku sudah banyak membantu kami.Memberi makanan buat aku, setelah pasca melahirkan.Makanan sehat buat aku."
" Bahkan aku masih ingat, mertua perempuanku sanggup berganti ganti tas dan perhiasan ketika datang bertamu.Mamaku yang menjaga aku dan anak aku.Mamaku hanya mau aku dan anakku sehat.Tidak memperdulikan mertuaku mau berkata apa.Dan lagaknya dia fashion show."
" Kejam yah itu yang dia lakukan.
Padahal di hadapan orang ,dia layaknya manusia manis,bermulut manis dan baik.Semua palsu.
" Di tahun ke dua, abang suamiku menikah dengan orang Jakarta.Dari paras kalah jauh dengan diriku.Namun dari segi menjilat, angkat telor ,dia lebih lihai dan penuh dengan siasat."
" Aku yang polos ,kalah dengan trik kotornya.Aku semakin di benci mertuaku."
" Kamu bayanhkan aja Dik, tiket buat suamiku mereka. Beliin,tiket buat aku mana mau mereka kasi, di tanya kenapa aku ikut, alasannha hanya hamil, sedih banget Cas,terlampau ,basa basi juga gak".
" Anakku aku asuh, kata kata mertuaku semakin kejam bila datang ke rumah, jika aku tidak tahan,maka aku masuk ke kamar, menangis setelah mereka pulang."
" Dan bukan suamiku yang memeluk aku, tetapi anakku , yah ...kala itu anakku cepat berjalan dan juga sangat bijak.Dia memelukku dengan erat."
" Hinaan mertuaku, bukan satu hal, tapi banyak,malahan sangat banyak.Jemuran kami tidak ada saat itu, dia bilang, coba tanya berapa,nanti dia beri buat beli jemuran lipat yang berbahan aluminium."
__ADS_1
" Dengan polos, aku mengajak suamiku menanyakan harganya.Harganya sekitar 425ribu.Dan ketika sabtu,aku memeberi tahu pada mertua perempuan."
" Tahukah apa jawabnya, mahal banget harganya sambil mengomel."
" Bukan memberi uang,malahan dia mengomel.Aku tidak melawannya,namun perih hati ini aku tahan.Aku bukan meminta ,dia yang mau berikan dan suruh nanya harga.Sesakit inikah memasuki keluarganya?".
Dikta kembali memeluk Casey dengan erat.
" Tidak lama kemudian,dia pamerkan 2 tasnya.Dia cerita,baru beli tas di salah satu departemen store ,harga tas nya 500ribu satunya,setelah diskon, dia berkata, dia beli dua."
" Luar biasa Cas".
" Aku hanya diam, miris dan jujur harga diriku seperti di injak injak.Suamiku yang aku anggap bisa melindungi,ternyata tidak.Dia hanya diam.Aku berpikir , kalau dulu aku bilang, aku takut menikah karena orangtuanya, dia mengatakan, aku...yah aku, orangtua ku yah orangtuaku.Namun nyatanya dia seorang anak mami, seorang pria yang tidak bisa melindungi isteri nya."
" Dengan kesedihan ku pendam, dengan motor butut, menempuh lumayan jauh satu jam man balik ke rumah, aku cerita ke mama ku untuk pertama kalinya.Rasanya penih hati dan jiwaku oleh kesedihan dan penghinaan terus menerus."
" Dan tidak lama kemudian, masih aku ingat, papaku meneleponku, Cas....cek ATM ya, ada mama kirim uang belilah jemurannya, mama kirim 500 ribu."
" Belila nak, mama suruh beli."
" Air mataku menetes membasahi pipiku, padahal aku hanya cerita, orangtuaku tahu aku dihina."
" Aku pun membeli jemuran itu,bahkan uangnya berlebih."
" Tahukah kalian, ketika sabtu mertuaku datang, dan menanya,ini yah jemuran yang aku beli."
" Tentu saja darahku mendidih dan langsung menjawab."
" Ini dari orangtuaku,dia gak sanggup melihat anaknya ngemis dan terhina.Aku langsung meninggalkan mereka."
__ADS_1
" Punya malu gak yah, mertua jenis gitu?
Entahlah, sakit yahhh, dan aku menegaskan ,itu bukan dari mereka."
" Karena malu, dia beri ke suamiku 425ribu.Lalu suamiku mengambilnya."
" Terus terang saat itu aku sakit hati dengan suamiku mengambil uang itu. Dia gunakan uang itu membuat magnet nyamuk, entah buat apa gunanya, pun magnet nyamuk di jendela copot copot gak berguna."
" Jangan pikir mereka pernah membelikan baju buat cucu nya,yaitu anakku.Cucunya baru anakku, tetapi mereka sayangnya di mulut saja, tidak pernah membelikan apapun buat anakku."
" Rejeki anakku ada, aku jualan baju online,baju anak anak, dari situlah aku beli pakaian anak ku.
Suamiku masih mau terpengaruh orangtuanya.Terkadang melihat aku benci, terkadang tidak.Apapun yang mereka berikan aku tidak pernah makan, karena mereka suka berdukun.Dan aku melihat sosok suamiku beda.Beda dari biasa.Semakin gak peduli sama aku dan anakku."
" Dan untuk 6tahun, anak kedua mereka yang menikah,tidak pernah kunjung hamil. Menantu yang menjadi kesayangan mereka."
" Aku gak peduli, ada dan tiada mereka, toh anakku gak di anggap."
" Mamaku, saudaraku, sering membeli baju buat anakku.Anakku sangat pintar, cerdik, kalau ngomong sangat pintar."
" Anakkulah menjadi kekuatanku melewati kekejaman mereka dari waktu ke waktu.Anakku yang menghapus air mataku, di saat aku di sakiti."
" Sedih banget apa yang kamu alami ya Cas,kamu gak pernah cerita."
ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment