
" Aku sangat sedih , semalam sebelum tidur aku bilang begini ke Casson, Ruth sangat pintar sekolah Cas, kamu bisa kan kuliahkan dia di Jogja?".
" Terus jawabnya apa Casey? " tanya Endang.
" Dia hanya diam saja."
" Aku lalu bilang gini, ya udah aku tahulah ya, kamu memang gak berniatnapa apa buat anak anak".
" Jujur ,hati aku sakit banget, rasanya menggantungkan harapan pada manusia ,hanya ke sia siaan.Aku terus berpikir, menghapus air mataku malam itu dan hari hari berikutnya.Aku lalu bilang gini dalam hatiku. Tuhan, aku pasrah apapun takdir yang terjadi dalam hidupku".
" Rasanya ,cita2 kedua anak ku, tergantung di tanganmu.
Berat kamu menjawab akan kemana dia melanjut, dan akupun sadar, kemana nasib membawa langkah kedua anak2 ku."
" Dengan santai dia menjawab, Bukan di tangan ku, semua rencana Tuhan."
" Kalau dulu dia selalu bisa bilang, kalau gak kita persiapkan ,gimana mereka ,jaman semakin susah, tulus kini sudahnpupus harapanku , aku gak boleh berharap pada manusia, harapanku hanya pada Tuhan. Berharap pada manusia , hanya ada luka dan kecewa.Begitulah sakitnya ,ketika tidak bekerja, mengalah buat anak, namun di anggap remeh suami sendiri.Gedek rasa,gedek kepala dia serasa aku dan anak anakku butuhkan banget, sakit rasanya,ku hapus air mataku, perih, terluka kembali dia buat."
__ADS_1
" Keliatan baik, namun jahatnya semakin kayak mama dan bapak nya ya Cas, " ujar Juli.
" Buah jatuh gak jauh dari pohon nya kak e, " .ujar Endang.
" Jalan hidup beda beda Cas ,jangan susah2 jalani saja, " ujar Maya.
" Aku menagatakan padanya, berharap pada manusia , hanya ada kecewa, ku letak di tangan Tuhan nasib kedua anakku, ku jalani sampai dimana aku menyerah.Kamu bukan orang yang berprinsip dan bisa berjuang bersama anak anak mu, lakukanlah apa yg membuat kamu bahagia, bahagia kami, hanya kami yg bisa buat, " ujar Casey menghapus air matanya.
Endang memeluk Casey.
" Aku mengatakan padanya,jika mau pergi , pergilah".
" Seperti mengejek dirinya mengatakan ,mana mungkin sayang, luar biasa kembali dia seolah olah mengolok olok aku, " ujar Casey.
" Sepertinya jika aku pergi dan tidak ada. Kamu pasti baik-baik saja dan tersenyum bahagia seperti biasanya, itulah kata dalam hatiku , "ujar Casey .
" Tidak ada yang perlu kita perbaiki lagi, semua dengan kata KITA sudah rusak sepenuhnya, begitulah aku me Wa dia.Dia hanya diam tanpa membalasnya," ujar Casey
__ADS_1
" Dia datang membuat patah,singgah membuat resah dan pergi tanpa rasa bersalah. Dia hanya luka ,Dia hanya bisa menghancurkan dan mempermainkan hidup orang lain," ujar Endang sedih.
" Aku hanya mengatakan ,tidak akan ku paksakan lagi kabarmu, perhatianmu, kasih sayangmu bahkan cinta darimu,aku hanya memberimu ruang,supaya kamu dapat menentukan sepenting apa aku? sebagai apa aku dihidupmu? siapa aku dihidupmu?
jika kamu tanya mengapa aku berubah jawabannya "tidak" hanya saja sekarang aku sadar satu hal, jika benar aku penting bagimu, kamu tidak akan membuatku mengemis kebahagiaan darimu , aku juga tidak menyerah, aku hanya lelah terus terusan menyakiti diriku sendiri untuk tetap menunggu dan meyakinkan dirimu bahwa aku tidak sedang berjuang sendirian deminkedua anak anakku, itu ucapanku terakhir buatnya, " Ujar Casey.
" Entah apa isi dalam otaknya ya Cas, gak pernah bersyukur,rasa tanggung jawabnya juga hanya sebatas biaya pendidikan anak anak, bukan bahagia kamu dia buat, sama kejamnya sama ortunya,gemes aku, pengen ngerujak dia," ujar Endang
😔😔😔😔😔😔
Jangan Lupa
Lime
Vote
koment
__ADS_1