Bagaimana Kalau Aku Tidak Baik Baik Saja

Bagaimana Kalau Aku Tidak Baik Baik Saja
But, What About Me


__ADS_3

Di dalam hidup ini akan selalu kita temui ujian.Terkadang kita berhasil melindungi dada kita dari orang asing, tetapi punggung kita penuh dengan luka pisau dari orang orang yang kita cintai.


What about me????


You will be okay?


You will be fine


But ...what about me?


Itulah yang dirasakan seorang wanita saat suami atau kekasihnya selingkuh,atau membohonginya,demikian denganku.


Bagaimana denganku?


Kamu akan baik baik saja,


Kamu akan menjadi lebih baik

__ADS_1


Tetapi bagaimana denganku


Bagaimana dengan anak anak


Kalimat ini menari dalam pikiranku.


Dari begitu banyak kisah perceraian yang saya lihat dan saya dengar, banyak orang belajar, termasuk saya.Pernikahan tidak mudah bak cerita negeri dongeng ,sang pangeran menemukan kekasih hatinya dan hidup bahagia sampai selama lamanya.Pernikahan itu tidaklah mudah.Harus punya mental yang kuat, persiapan yang matang ,emosional yang terjaga, kedewasaan di tuntut, finansial juga harus lah semakin baik.Jika tidak bisa teratur semua hal ini,maka akan menimbulkan gesekan antara suami dan isteri.


Jangan menikah karena paksaan.Pengen uwu uwu,ngikuti trend,takut dikatakan perawan tua,atau perjaka tua,takut di katakan gak laku.Takut di katakan jomblo abadi, takut di katakan bujang lapuk. Setiap orang menikah, harus jelas visi dan misinya apa.Tujuan pernikahan apa. Harus peka mengesampingkan rasa egois dalam hidup.


Tidak ada kisah pernikahan ibarat cerita negeri dongeng,ada saatnya kita sedih dan menangis, agar kita tahu,hidup bukan hanya sekedar tertawa. ada saatnya kita tertawa, agar kita mengerti bertapa berharganya arti air mata kita.Pernikahan itu ibadah,maka tidak mudah menyelesaikan masalah tanpa landasan iman antara suami maupun isteri.Sangat di sayangkan banyak manusia meninggalkan ibadah, hanya karena egois dan mau menang sendiri.


Tiap orang mempunyai takdirnya masing masing.Setiap orang pingin hidupnya bahagia dan sejahtera.Tetapi menjadi pemenang,tentu saja banyak ujian yang di lalui.Broken home tidak melulu tentang perceraian.Keluarga yang utuh namun tidak saling bicara.Ada laki laki sudah bekeluarga ,


menjadi sosok pengadu ke orangtuanya.Kalau suka mengadu, isteri mau berpegang pada siapa?Kalau ada amsalah,harusnya bicarakan berdua dengan isteri bukan dengan orangtua.Minta pendapat isteri,bukan orang tua,yang berkeluarga kalian,bukan orangtua, kalau mau menjadi pasangan yang mandiri,rumah tangga yang mandiri.


Perceraian selalu memengaruhi psikis anak.Kehadiran figur orangtua lengkap sangat penting.Cara anak mengambil keputusan hidup,hak asuh, waktu berkunjung, anak akan trauma.Mungkin akan ada pergantian bertemu dengan anak, ketika anak mulai dewasa, dia akan memilih sesuai kata hatinya .

__ADS_1


Menjadi seorang suami juga ,jangan pernah keluarkan kata kata, terserah, kamu gendut, bosan, kaku terlalu boros ,dan menyalahkan semua kesalahannya.


Perpisahan itu laksana api yang tidak tergambarkan.


Tidak ada yang tahu dasyatnya ,tisak ada yang mengetahui dasyatnya panasnya kecuali orang yang sudah mengalaminya.Yang dibenci anak perempuan adalah perceraian orangtua.Jangan hidup wwperri lilin ,menerangi orang lain,tetapi membakar diri sendiri.Kepercayaan seperti kaca,jika susah pecah ,maka tidak akan bisa kembali seperti semula.Belajar yang paling sulit yaitu belajar tentang pernikahan.Menyatukan dua kepala dalam satu atap.Akan selalu ada perbedaan pendapat.Jika sama sama keras,egois ,maka akan bentrok,berselisih, gak akan pernah ketemu titik terangnya.


Coba duduk berdua saling mendengarkan.Hargai pendapat satu sama lain,kalau ada yang salah,bimbing, jangan lepas tanga. dan meninggalkan.


Puncak penyesalan adalah,dimana menyesali apapun yang disesali .Kedewasaan tidak selalu berdampingan dengan usia.Karena tidak ada jaminan semakin bertambah tua ,belum tentu semakin besar pola pikirnya.


🥰🥰🥰🥰🥰


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2