Bagaimana Kalau Aku Tidak Baik Baik Saja

Bagaimana Kalau Aku Tidak Baik Baik Saja
Laraku


__ADS_3

" Rumah kecil, beli televisi besar",ujar mama Casson.


Aku hanya diamSudah gak mau beri apa apa,malahan banyak bicara dan merecok aja.Dj diamin melunjak.


" Ini ,kenapa televisinya di kasih kain gini?" ,tanya mertua laki lakiku.


" Biar rapi. jawabku."


" Gak perlu pakai pakai kain gini".


Semua apa yang ada si ada di kritik, di dikte harus gimana. Padahal rumahnya joroknya ampun amoun, bisa celana di pegangan tangga rumah,handuk di sofa.Mau mendikte nomor satu,beres gak rumahnya, mereka gak sadar.


Hubunganku tidaklah mudah dengannya.Setelah kami menikah, kami membeli semua isi rumah perlahan, orangtuanya yang berada tidak mau peduli sama kami.Membantu pun tidak.Dengan gaji pas pasan, dia bekerja sendiri, kami meng KPR rumah, sungguh orangtuaku ada juga membantu ,walau tidak banyak.Jika datang dari kampung, membawa ikan dan beras, sangat membantu kami saat itu.Bahkan aku harus menunda mempunyai anak, selama 5 bulan, agar mengumpulkan uang buat persiapan kami.Karena awal menikah uang di tangan kami hanya 20 ribu rupiah, menunggu gajian.


" Apa gak takut kakak nunda? tanya tetangga depan rumah ku."


" Lebih takut punya anak kak,tetapi gak sanggup mempersiapkan segala hal buat dia.Lagian aku hanya jaga,gak pakai KB".


Aku sudah tahuertuaku gak peduli sama kami, yah udah, begitulah adanya.Kami yang mau berumah tangga,kami harus kuat.


Sedangkan uang pemberian sewaktu kami menikah, semua di ambil kedua mertuaku, tanpa ada memberi pada kami apapun


Awalnya kami tidak mau mengadakan resepsi, karena kami lebih mengutamakan membeli rumah buat kami tinggal kelak,karena sudah ada kata kata dari mertuaku saat itu, menikah tidak boleh tinggal di rumahnya.Suamiku mengumpulkan uang, karena tahu tabiat orangtuanya yang gak pernah peduli dan cuek pada anak anaknya.


Aku masih ingat, sewaktu ada perjumpulan dia di kediaman mertuaku, saat itu aku datang bersama suamiku.Seorang biarawati menaya padaku, suamiku anak ke berapa ,aku jawab anak ke 3 suster.


Mertuaku langsung nyerocos.Gak bisa tunggu .


Sengaja mempermalukan aku.Sakit banget dipermalukan

__ADS_1


Dan aku hanya menjawab pada sang suster, aku sudah pacaran dengan suamiku 7tahun, kami sudah beli rumah kecil.Sang suster hanya tersenyum dan menggenggam tanganku.


Sebelum kami menikah, sebenarnya kami sudah menanyakan pada abang pertama,dia tidak keberatan jika kami menikah.Juga abang ke 2. dia bilang ,kami saja duluan menikah, dia rencana tahun depan ,kalau jadi.Dengan ijin mereka , kami memberi bingkisan langkahan, sesuai adat yang ada buat kedua saudara suami.Dan asal pembaca tahu, sampai sekarang abang pertama suamiku ,berusia 45tahun ,belum menikah.


Makanya sering suamiku bilang, mau tunggu sampai kapan, dia gak nikah nikah apa kita juga gak menikah, begitulah suamiku sendiri berbicara tentang apa yang mama nya permalukan aku saat itu.


Saat itu aku tidak menjawab, diam ,dan hanya mengelus dadaku,beginilah sakitnya memasuki keluarga seseorang.


" Cas,apa mamau setuju sama rencana pernikahan kita?".


" Ya, mama sama papaku gak ada masalah".


" Ya lah, Puji Tuhan".


Sewaktu hendak menikah, di tanya apa setuju, di restui,di jawab ya,bahkan saat di gereja ,di tanyai pastor,dengan lues menjawab merestui.Jika keberatan baiknya blak blakan saja,toh aku juga tidak memaksa menikah dengan anaknya.


Terkadang aku berpikir,tidak perlu aku khawatir!


Jika itu milikmu,itu akan tetap menjadi milikmu.Jika tidak maka relakanlah.Hal yang baik akan datang pada mereka yang sabar.


Dulu ,aku merasa kamu pria yang baik.Namun saat ini aku sangat takut denganmu.Dulu anggapanku ,kamu bisa menerima keadaanku, yang tidak bekerja,hanya mempunyai usaha usaha kecil, sadar akan kekuranganku, aku merasa kamu mencintaiku dengan hatimu.


Walaupun pada prosesnya ,aku butuh buat beradaptasi.Dan ini semua proses yang manusiawi.


Kamu selalu berusaha menjadi pendamping yang lebih baik, yang terlihat ingin membahagiakanku.Namun se iring berjalannya waktu, aku merasa , aku kamu jadikan pasangan hidup yang tidak layak mendapatkan kebahagiaan dan kamu menjadikan aku wanita yang tidak layak mendapatkan perlakuan terbaik dari dirimu.


" Kebahagiaan seperti apa yamg kamu beri padaku Cas?".


" Kamu hanya diam,diammu seperti emas.Mama mu dan papamu ngomong kasar sama aku, kamu hanya diam.Sakit,kamu sekalipun tahu mereka salah, gak bela aku."

__ADS_1


Malam ini Casey menangis karena ucapan ledua mertuanya,selalu setajam silet,perih hati Casey.


Casey menatap Alkitab injil Yohanes 2:15-16


" Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia,maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.Sebab semua yang ada di dalam dunia yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup,bukanlah berasal dari Bapa , melainkan dari dunia."


Hubungan Casey dan sang mertua tidak berjalan baik.Dimana sang mertua menganggap Casey saingannya. Selalu memperlakukan anak nya. menelepon anaknya sudah makan apa belum, serasa Casey tidak mengurusnya setelah menikah.Padahal jauh sebelum menikah, keadaan Casson rambut gondrong, baju tidak pernah rapi.Sejak menikah, rambut Casson di pangkas rapi, baju juga rapi.Malahan sama mama nya,mamanya gak pernah masak, semua main beli, sampai Cason kena typus 4 kali dalam satu tahun.


Aku memasak setiap hari buat anak dan suami.


" Kenapa rambutnya di pangkas sih Cas?".


" Biar rapi ma".


" Gak bagus la".


" Bagus kok ma,


Pangkas rambut saja di komplain sang mertua.Casey benar benar dalam tekanan.Walaupun rumah mereka jauh, namun keadatangan sang mertua ,ada saja membuat recok dan keributan.Sudah tidak mau peduli,tidak mau tahu, malahan mengatur dari A sampai Z, rumah tangga tidak pernah aman dan damai layaknya rumah tangga lainnya .


🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2