
" Suami yang langka jaman sekarang , suami yang ber iman, mengamalkan imannya secara baik dan benar, pandai menundukkan pandangannya dari godaan wanita manapun.Dingin dan menjaga jarak dengan wanita yang bukan isterinya.Namun pria ini ramah sama isteri dan anaknya.Walau gak romantis, bisa berusaha romantis ,tidak memberi peluang bagi sang penggoda.Tisak mau ber sosial media.Menjaga ahlak, membimbing isteri, jika isteri salah di tegur dengan santun, jika dia salah sebagai suami, mau menerima kritik dan saran dari isteri."
" Memang lelaki yang bersama ku Din, bukan lelaki yang sempurna ,tetapi dia papi yang sempurna buat kedua anak anakku,tanggung jawabnya sama anak anakku. dia mau ngajarin anak anak matematika ketika mereka ujian, mau di suruh anak nge print gambar kartun apapun buat mereka gunting dan tempelkan di buku, dia penuhi semua biaya sekolah anak anak.Walau dia ounya kekurangan soal judi. dan belum kebuka apakah dia selingkuh atau gak, apa feelingku sebagai perempuan ,gak benar entahlah Din.Menjadi cinta pertamanya memang menyenangkan. Dari aku dia mengenal cinta.Tetapi menjadi terakhir itu lebih sempurna."
" Pada akhirnya kita akan tinggal eengan pria bukan mengandalkan rupa, tetapi wajib pria itu mengandalkan ahlaknya bersama karakter baiknya.Kita wajib menerima perubahan, karena waktu ,keadaan.Dari kenyataan kita belajar penerimaan dan perubahan Din.Dalam setiap proses kita menerima kenyataan.Kita belajar yang namanya kesabaran dan bersyukur."
" Ketika kita tidak bisa memahami atas ujian yang diberikan pada kita, ujian yang terjadi silih berganti, coba pejamkan mata Cas, tarik nafas katakan:" Tuhan,aku tahu ini ketentuanMu dan kehendakMu, bantu aku ya Tuhan untuk melaluinya."
" Lapangkan dan tenangkan hati menerima dan melepaskan,serta iklas Cas".
" Ya Din,aku sudah bersujud tiap malam berdoa,kapanpun aku tepuruk. aku hanya bisa bersujud dan menyerahkan segala gunda gulanaku."
Kita selalu saja menguatkan diri, mencoba mempercayai bahwa semuanya baik-baik saja. Berusaha keras menyugestikan diri sendiri kita bisa bertahan untuk segala hal yang terjadi.
Kita tak bisa untuk selalu tampil sekuat itu, memasang topeng baik-baik saja. Menjalani hari seperti tidak terjadi apa-apa ketika seseorang bertanya pun kau jawab "aku baik-baik saja".
__ADS_1
Kamu boleh menangis, kamu boleh bersedih, topeng tak selalu bisa menutupi kesedihanmu. Tak harus selalu kuat, tak harus selalu tampil baik-baik saja. Kita punya titik lelah masing-masing.
Jangan terlalu egois menjadi manusia, belajarlah menghargai kehadiran seseorang. karena kamu tak akan pernah tau seberapa berharganya ia ketika sudah hilang.
" Dia nyaman tanpa kabar dariku,sedangkan aku harus membiasakan diri, tanpa kabar darinya."
" Jika seseorang benar benar Mencintai mu,ia tidak bisa sehari saja tanpa kabar dari mu, benar kan Din?".
" Yupsss....opinimu benar Cas".
" Ternyata kita hanya hampir yang mangkir.
Setelah mengatakan pada Tuhan; bahwa dia adalah sosok yang selama ini aku harapkan, bahwa dia adalah sosok yang selama ini aku pinta dalam doa malam-malam.
Bahkan hariku semenjak hadirnya dipenuhi musim semi bermekaran, senyum tulus yang sama-sama takut kehilangan.
__ADS_1
Betapa malunya aku. Mengaku-ngaku jika dia orang yang sangat tepat, hingga memikirkan dia berpaling adalah satu hal yang tak mungkin.
Rasanya antara percaya dan tak percaya, untuk kita yang berakhir hampir."
Bahkan Wa itu hanya Casey pandang, centang 2 ,tapi tidak dengan tanda di baca.Sibukkah,alasan pekerjaan? entahlah. Begitulah jika sudah menikah, hanya beberapa pria yang tidak berubah sesuai waktu, masih perhatian romantis dan lebih menyayangi pasangannya dan anak anaknya.Namun kebanyakan pria merasa bosan, malas di cerewetin isteri, bosan dengan masakan isteri, pengen suasana baru, lebih nyaman makan di luar, lebih mikirin diri happy sendiri.
😔😔😔😔😔
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1