Bagaimana Kalau Aku Tidak Baik Baik Saja

Bagaimana Kalau Aku Tidak Baik Baik Saja
Kelemahan


__ADS_3

Selepas masa SMP , teman teman dekatku pindah sekolah, membuat aku kembali sendiri. Dan aku masih satu sekolah dengan Jonny. Beberapa temanku masih ada , Firman, Erik , Hendra , Anto , David, mereka teman terbaik , teman yang akrab , tanpa embel embel kata pacar . Kami berteman apa adanya. Aku juga mengenal sosok Ester , dia menjadi teman terbaikku selama di SMA . Kami sering bercanda tawa, dan lucu lucuan . Teman kami Hendra akhirnya pacaran dengan sesama teman sewaktu SMP , teman kami itu pindah ke kota lain , tetapi sewaktu SMA kelas 2 dia kembali pindah ke sekolah .


Sewaktu SMA , aku masuk ke kelas unggulan . Gak kebayangkan , anak yang SD nilai merah 4 atau 5 menghiasi rapot , bisa masuk kelas unggulan😅😆Gurunya yang salah , atau akunya yang disulap jadi pintar🤭 .


" Cas , kamu masuk kelas unggulan yahh, " ujar sepupuku Elsa .


" Ya Sa....".


" Kita duduk samping samoingan yuk, satu bangku


," ujar Elsa.


" Gak muat dong Sa ,kalau satu bangku, " ujar Casey.


" Maksud aku semeja lohhh, " ujar Elsa tertawa.


" Semeja gimana , kita duduknya di meja , ledek Casey ."


Elsa tertawa ngakak .


Elsa mengambil tas aku dan meletakkan di samping kursinya.


Jefry dan Adi juga masuk kelas unggulan loh Cas , " ujar Elsa.


" Oh yahhhh".


" Tuh....., Elsa menunjukkan Jefry dan Adi duduk di satu tempat yang sama , seperti dirinya dan Elsa .


Beberapa guru di SMA kembali menganaktirikan siswa dan siswinya. Kembali ajang pemberian kado. Tetapi masih lumayan, kalau dari segi nilai , beberapa guru masih fer untuk bersikap jujur .


Kelas unggulan bukan serta merta membuat para anak didik unggul segala hal. Memasuki kelas unggulan , akan banyak tipe manusia yang kutu buku, namun ketika berbaur , ada juga bandel, merasa super power, kelas pintar, jadi punya ahlak juga level rendah , seperti kelas super yang beda dari kelas lainnya. Kelas unggulan tidak selamanya menjadi kelas yang bagus. Plus minusnya ada.


" Eh Melani juga di kelas unggulan, " ujar Elsa .


Aku melirik Melani, anaknya atasan papaku ,pintar sihhh,namun gak super pintar. Sejak SD sering juara 1 , namun SMP selalu bersaing dengan Adi.


" Banyak juga yah, nilaiiya bagus bagus , saingan banyak ," ujar Elsa.


Casey hanya diam .

__ADS_1


Tekanan yang aku rasakan di kelas unggulan sangat besar . Orang di kelas unggulan , yang ber ekonomi pas pasan sepertiku sedikit , lebih banyak orang yang berada dan mapan .


Di kelas ini, aku mengenal beberapa sosok pria yang sering menjadi satu kelompok denganku . Jefry dan Adi adalah sosok teman satu kelompok denganku. Aku memiliki sepupu yang bernama Elsa. Dia sepupuku cukup baik. Elsa sewaktu SMP menjadi temanku pulang sekolah .


" Cas , nanti kita pulang sama yahhh, " ujar Elsa .


" Yah Sa , aku piket bentar, giliran nyapu , barisan kami ."


" Ya pasti nunggulah , masa kamu aja yang nungguin aku Sa , bentar yahhh ".


Casey menyapu barisan , Casey sebelah kanan duduk , 2 meja bagian kanan , menjadi piket membersihkan kelas . Adi ikut membersihkan kelas.


Adi tersenyum pada Casey , Casey membalasnya.


Rasa kagum sama orang pintar itu,memang beda,hehehehe," ujar Casey dalam hatinya.


" Cas , temani ke toko IDA nanti yahhh , aku mau beli pulpen ".


Casey mengangguk.


Aku sering menemaninya membeli pulpen buku , karena kami melewati toko buku . Dengan ekonomi orangtuanya yang lumayan, pada masa itu , membeli pulpen satu kotak , dan buku satu lusin , sudah sangat luar biasa . Pupen berwarna hitam . berwarna biru, dia selalu beli per kotak . Dan jangan salah, dia ada beri satu buat aku , gak ada hehehe .


Dia baik , namun dalam segi memberi tidak . Aku juga gak minta minta . Aku juga berteman tulus . Jika di beri aku terima namun buat meminta minta bukan sifatku .


Jika Elsa membeli pupen dan keperluan sekolah lusinan,tidak buat aku yang hidup dengan ekonomi pas pasan .


Meminta pulpen sangat susah di rumah, pasti selalu di cecar papaku . Baru minta beli pulpen . baru dikasi pulpen , kenapa cepat habis? Selalu seperti itu meminta uang, sangat sulit di rumah. Dan mamaku gak pernah membantu jika aku fi pojokkan , dipukul atau dimarahi , mamaku gak pernah melindungiku. Di rumah , akulah anak yang paling sering kena pukul dan di marahi . Badanku jadi bebal, mau di apakan , sudah pasrah .


Aku sering menangis dalam diam, mau mengadu, aku tidak punya siapa siapa . Sungguh pilu, menahan kesedihan , putus asa pasti . Dan aku bertekad tidak akan mengulangi keputus asaan ku .


Kelemahan seorang anak , ketika dia tidak pernah di anggap berarti buat dunia . Kelemahan seorang anak , ketika dia di anak tirikan , di beda bedakan dengan sausaranya . Pribadinya terbentuk menjadi minder , kurang pergaulan, dan sering menyendiri dan sedih.


" Pulpen ini baru loh Cas , lancar banget kalau nulis , " ujar Elsa.


" Harganya juga mehong kan Sa ".


" Iya , beda lima ribu sama pulpen yang biasa aku beli,tetapi gak apa apalah Cas , nyoba keluaran terbaru ."


Casey hanya senyum .

__ADS_1


Aku lebih sering , sepulang sekolah , menghabiskan waktu di rumah terbuat dari papan, di lantai 2,tepatnya sebutan loteng. Sehabis jualan kue dan menemani kakaku membeli sayuran buat jualan ke esokannya, di lotenglah markas ku, memandang pohon , dimana angin meniup dahan dahan, melihat hal itu saja susah cukup bagiku .


Keadaannku lebih tertekan, dimana di setiap tempat penyewaan komik, mamaku mendatangi tempat itu, melarang orang yang menyewakan komik , agar tidak menyewakan buku komiknya padaku . Dengan alasan, agar prestasiku gak turun.


Jujur , aku mendengarnya dari setiap tempat penyewaan buku ,sangat sedih . Aku membaca komik, banyak tentang pengetahuan, dan prestasiku gak pernah turun .


Salah satu penghiburan , karena aku tidak pernah di anggap adalah dengan membaca komik . Namun itu juga di tentang, padahal menyisihkan uang jajan yang super sedikit ku lakukan , karena memang aku hobby membaca.


Jika menjadi orangtua, janganlah hanya memikirkan diri sendiri , pahami dunia anak juga . Dan aku tidak melakukan hal begini pada kedua anakku . Apapun yang masih positif aku biarkan , termasuk setelah selesai belajar , kedua anakku mau bermain game Mobile legend , aku ijinkan . Karena aku tidak mau, dunia anak anakku aku renggut, dunia yang dimana mereka sukai . Ada batasan mereka bermain game , menurutku itu sudah cukup .


Awal awal nya mereka hanya bermain game di hari sabtu, namun sejak Corona ada , tekanan buat anak anak lebih besar, mereka pingin sekolah , berinteraksi dengan banyak teman , menjadi gak sekolah. Mereka minta memelihara hemster, sampai aku ijinkan , karena mereka bingung, biasanya banyak kegiatan , tiba tiba hanya di rumah, itu berat buat anak .


Menjadi orang tua , bukan serta merta membuat berkuasa atas segala hal , dan merengut apa yang merupakan dunia anaknya. Padahal dunia yang bisa memberi penghiburan buatnya .


" Sapu rumah ya Cas, bersihkan juga kamar mandi ," ujar mamaku.


" Ya ma ".


Akupun menyapu rumah,menyapu halaman rumah,menyabuti rumput, kemudian menyikat kamar mandi.


" Gak bersih nih kamar mandinya, " ujar kakakku.


" Coba aja berus kak, nih gak bisa di berus,udab berulang ulang Casey berus,gak hilang ".


" Sini...., kakak ku pun menyikat lantai."


" Gak bisa hilang kan? ".


Kakaku diam saja .


Selalu gitu, gak percayaan .


🥰😍🥰😍🥰😍🥰😍


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2