
" Masih ku ingat. sosok Jonny datang ketika abangku menikah. Namun ketika dia melihatku sudah bersama Casson, dia tidak datang di resepsi abangku.Hanya datang pada saat acara pagi di rumah, " ujar Casey.
" Apa kamu nyesal memilih Casson?".
" Sudah sehancur ini,apa gak nyesal Dik, banget,aku nyesalllll,super nyesal".
" Dirinya yang dulu gemuk, sudah berubah menjadi sosok yang sedap di pandang, dengan kaca mata minus hitam kesukaan nya,sampai saat ini senyumannya masih ku ingat jelas,"ujar Casey.
" Mengenang memory nih Cas?".
" Hmmmmm".
" Dia berkorban datang buat melihatku, kenapa aku mengatakan demikian? di hari yang sama ,kakak kandungnya menikah, namun dia lebih memilih datang melihat pesta abangku, dari pada pesta saudaranya.Tetapi begitu melihat aku dengan Casson ,dia pergi begitu saja.Dan satunperistiwa paling aku ingat,ketika aku menikah, aku juga bertemu dengannya di gereja,aku menghindarinya, rasanya aneh aja ."
" Padahal dia sudah lama tinggal di kota yang berbeda denganku. Dia saat itu belum menikah.
Ada sorot kesedihan ,namun satu kata yang memberatkanku menerimanya adalah karena latar belakang mamanya, dia gak berani ungkapin perasaannya sama aku".
" Gak berani gitu, cemen ah Cas".
" Hmmm,gak berani,yah gitu".
" Aku tahu dari teman mama ku, bahwa mamanya Jonny seorang pelakor.Selingkuh dengan suami teman mama ku,padahal tante tersebut sangat baik hati, penyabar.Mama Jonny duri dalam pernikahan mereka.Karena suami tante ini kaya dan dimasa itu sangat jaya mempunyai toko grosiran sembako kedua terbesar di kita kami, jadi aku mikir juga sih, seandainya dia mendekatiku."
" Aku mengetahui dari tante itu sendiri."
" Aku ragu memilih Jonny, aku kepikiran ,takut anakku kelak mendapat karma, dan sama dengan ibunya,pelakor.Anggapan itu benar atau tidak,entahlah,aku juga gak tahu.
Selain itu Jonny juga gak pernah langsung bicara ,dia menyukaiku. dia mencintaiku.Bagiku tabu aku menanyakan perasaan orang. Yang aku tahu, jika dia pria,ya dia yang bicara langsung.
Tetapi garis jodoh itu memang ada," ujar Casey.
__ADS_1
" Iya sih, kita mikir juga kan, menikah kan butuh pemikiran jauh Cas".
" Aku lengah, setelah 14 tahun membina rumah tangga,aku sadar,polosnya hatiku, ketulusan hatiku berbalas pait yang harus aku telam sendiri, benar kan Dik."
" Aku aja gak nyangka Casson gituin kamu, parah dia."
" Selama ini suamiku bertanggung jawab pada anak anak, padaku.Baik dengan keluargaku.Aku menganggap semua berjalan mulus.Namun tidak ada pernikahan yang mulus.Aku juga bukan tidak banyak mengalami masalah dengan kedua orangtuanya ,saudaranya dan keluarga besar suamiku".
" Mertuamu jahat banget,iparmu lagi, aku gak sanggup,di posisi kamu Cas".
" Aku membaca satu ayat Lebih baik penghasilan sedikit, disertai kebenaran,daripada penghasilan banyak tanpa keadilan.Amsal 16:8".
" Disaat kamu berselingkuh, aku harap kamu berfikir,bahwa aku memilihmu disaat aku punya banyak pilihan", Ku sangat sakit baca ayat ini Dik".
" Di dunia ini ,semua sudah ada porsinya masing masing, ngak kurang ,juga gak lebih, beneran Cas,sabar memang pait.Kasih kesempatan,jika gak berubah, tinggalkan."
" Aku merasa ,bukan sendiri menjalani kehidupan berumah tangga seperti ini.Ketika malam ini, teman ku bercerita kisah hidupnya, juga membuatku tercengang.
Kisah nya juga sangat menyedihkan dan baru aku ketahui".
" Banyak kisah berumah tangga,banyak sedihnya ya Cas".
" Temanku Aiko, menikah di usia 22 tahun, suaminya awalnya baik dengannya, setelah anaknya duduk di TK B , suaminya berubah. Di kantor terlibat pertengkaran, bahkan saling memukul.
Menyebabkan suaminya kehilangan pekerjaan."
" Terus Cas?".
" Penderitaannya bukan itu saja. Sudah tidak bekerja , suaminya di rumah , mengambil perhiasannya, menggadaikan perhiasannya, menggadaikan sepeda motor yang orangtua Aiko pinjamkannpada mereka.Mau cerita, Aiko malu pada orangtuanya.Dia menahannya sendiri, sakit banget kan Dik".
" Luar biasa ,gitulah kalau berjmah tangga ,apapun kita tahan,apapun kita mencoba bertahan dan berdoa suami kita berubah, namun jujur ,sulit Dik".
__ADS_1
" Satu waktu, tepatnya Aiko tidak bekerja, Aiko sedikit heran melihat sang suami di dalam kamar yang tidak ada ventilasinya,kenapa bisa tahan berada di sana ber jam jam.Dan ketika Aiko membuka kamar itu, luar biasa Aiko terkejut, asap sudah di mana mana, dan alat hisap sudah ada di sana.Yah suaminya mengkonsumsi narkotika, bayangkan kamu di posisi Aiko".
" Gila...beneran gila".
" Sudah pasti , Aiko dan suaminya ribut hebat, bahkan beberapa waktu pertengkaran itu terus terjadi.Bahkan di waktu malam, dia meninggalkan Aiko dan anaknya di jalanan, dimana hujan turun, masih ingat anak, masih bersabar", ujar Casey.
" Aiko masih bertahan, memikirkan bercerai malu, memikirkan anaknya tanpa papa.Namun semua nya berakhir saat suaminya sangat tinggi mengonsumsi narkotika,sampai mau membunuh anak mereka.Aiko menyerah, gak tahu aku mau bilang apa ,saat Aiko cerita."
" Aiko hanya membawa kartu keluarga dan akte lahir anaknya.Bahkan handphone yang di belikan sang suami, dia minta dari Aiko.Aiko melemoarkannya ke arah sang suami.Dengan gelap malam, Aiko berjalan menyusuri jalan, tanpa bisa menghubungi orangtuanya.Berjalan jauh guna kembali ke rumah orangtuanya," ujar Casey.
" Bawa anak, sedih banget ya Cas".
Casey mengangguk.
" Mendengar kisah Aiko, jujur aku sebagai teman sangat sedih.Membayangkan diriku di posisinya. Masalahnya bukan itu saja.
Satu hal tanya di hatiku, kenapa laki laki atau manusia bisa berubah, dari baik tiba tiba bisa menjadi beda dari apa yang kita ketahui?" ,ujar Casey.
" Aku ngerasa loh Dik, apa aku yang menyebabkan suamiku jadi jahat".
" Gak Cas, kamu selalu menjalankan tugasmu, selalu mau ingatin suamimu,dasar suamimu memang bejad, jahat",ujar Dikta.
🥰😍🥰😍🥰😍🥰😍
Jangan Lupa
Like
vote
Koment
__ADS_1