Balas Dendam Dalam Tiga Puluh Hari

Balas Dendam Dalam Tiga Puluh Hari
Usaha terus


__ADS_3

Roni merasa tertantang untuk menjebak Nia, karena selama ini selalu gagal menjebak Nia. Roni diam diam membelikan obat tidur disapu tangannya supaya Nia bisa tidur lebih lama dari biasanya.


" Sayang bibir kamu belopat sekali, aku bersih kan yah." Ucap Roni pegang sapu tangan


" Usaha terus, harus dikerjain ini orang.' Ucap bocah semakin kesel melihat tingkahnya Roni Yaang semakin keterlaluan.


" Jangan mau Nia, tadi kita lihat dia menetes kan obat kedalam sapu tangan itu." Ucap Rita yang kesal melihat Roni yang masih ada niat jahat


" Tidak usah sayang, aku bisa sendiri." Ucap Nia berusaha santai, Nia langsung buru buru elap bibirnya sebelum Roni yang melakukan nya.


" Sial" Batin Roni kesal, karena rencana nya gagal.

__ADS_1


" Padahal aku mau so sweet loh sayang, baik lah kalo kamu tidak mau." Lanjut Roni pura pura merajuk


" Maaf" Lanjut Nia merasa bersalah, Nia lebih percaya dengan ucapan Rita dan bocah yang selalu ikuti Rita


Nia ngajak ngobrol Roni supaya Roni tidak sedih lagi, Nia yang sudah dikasih tahu Nia kapan jadian bersama Roni tentunya bisa dapat bahas obrolan.


" Kita tiga bulan lagi merayakan anniversary kita sayang, kamu mau aku belikan apa?' Tanya Roni melihat Nia yang semakin cantik dan fashionnya semakin bagus.


" Aku mau makeup, handphone baru, perhiasan, baju, sepatu dan tas keluaran baru." Ucap Nia dengan sengaja, Nia ingin memanfaatkan Roni dan tidak peduli dianggap cewek matre.


" Apa sih yang tidak aku berikan untuk kamu sayang, oke aku akan siap kan semuanya yah sayang, di hari bahagia kita baru aku berikan yah." Lanjut Roni, Roni tidak keberatan dengan keinginan Rita selama mampu dan mau memaksa Rita untuk melakukan panjat pinang

__ADS_1


Rita menyesal membisikan barang barang mewah ke Nia, Rita tahu kalo Roni orang kaya pastinya mampu membelikan apapun yang diinginkan Nia.


Setelah makan Roni ngajak Nia jalan jalan menikmati malam Minggu berdua, Roni berusaha membuat Nia kelelahan dan bakal modusin Nia untuk menjebaknya.


" Pemandangan kota kalo malam hari bagus juga yah sayang" Ucap Nia melihat Roni, yang fokus membawa mobilnya.


" Iyah sayang, begitu banyak lampu lampu hias yang membuat kota ini enak diliat dimalam hari." Ucap Roni fokus bawa mobilnya.


" Aku suka sekali melihatnya" Lanjut Nia, Walaupun selama ini Nia sudah terbiasa tapi tetep saja senang melihat setiap bangunan ada lampu lampu hias


" Ini orang mau ajak ka Nia ke mana sih? tidak ada capenya apa ngajak jalan terus?' Tanya bocah merasa heran melihat Roni yang seolah sengaja ajak Nia jalan jalan terus

__ADS_1


" Ikutin saja apapun yang dia lakukan, kalo membahayakan Nia baru kita cegah. saya tidak mau badan saya rusak karena laki laki menjijikan. seperti Roni." Ucap Nia, Nia sebenarnya merasa aneh melihat Roni yang tidak ada capenya bawa mobil untuk ajak Nia jalan jalan.


Nia mendengar obrolan temen temen nya langsung kaget, karena dari tadi Nia tidak curiga sama sekali dengan Roni yang terus menerus ngajak jalan jalan.


__ADS_2