Balas Dendam Dalam Tiga Puluh Hari

Balas Dendam Dalam Tiga Puluh Hari
Makan malam bareng yuk sayang


__ADS_3

Nia melihat wajahnya Rita ditekuk, dari tadi menghilang datang datang wajahnya cemberut seperti itu, rasanya Nia ingin ngajak bicara Rita tapi tidak mungkin karena supermaket masih ramai pengunjung. tidak mungkin Nia bicara sendirian, Nia melihat Roni jalan menghampirinya berusaha senyum semanis mungkin.


" Makan malam bareng yuk sayang, enaknya makan apa?" Tanya Roni, untungnya Roni bisa menormalkan rasa kaget dan penasarannya.


" Boleh sayang, bagaimana kalo kita makan dipinggir jalan yah" Ucap Nia ikutin ucapan Rita


" Aku tidak terbiasa sayang, kita makan di cafe saja yah, lebih nyaman dan santai sayang." Lanjut Roni, Roni heran melihat Rita hobi sekali makan dipinggir jalan.


" Baklah sayang, aku rapihkan meja kassir dulu yah" Lanjut Nia pasrah, Nia tidak mungkin memaksa Roni terlalu berlebihan, dari pada Roni curiga.


Rita yang tahu Nia menerima ajakan Roni jadi penasaran rencana jahat apa yang direncanakan oleh Roni lagi untuk menjebaknya

__ADS_1


' Lebih baik setelah makan, ikutin Roni ke rumahnya ah, biar tahu siapa Roni sebenernya" Batin Rita, Rita merasa bersyukur dengan keadaan sekarang bisa ikutin kemana pun Roni pergi.


Roni minta Nia untuk naik mobilnya, dan membiarkan motornya ditinggal di supermaket, awalnya Nia keberatan tapi karena Rita yang memaksa untuk ikut membuat Nia pasrah ikutin keinginan Rudi.


" Sayang, aku sangat senang sekali, karena kamu mau memberikan kesempatan aku untuk jadi lebih baik" Ucap Roni, Roni akan mengatur rencana supaya bisa jebak Nia, bagi Roni pacaran dengan biasa saja tidak seru sama sekali.


" Aku ikut bahagia jika kamu bener bener bisa berubah sayang, karena pacaran tidak harus ada kontak fisik juga bisa kok, tetep bisa harmonis dan mesra" Ucap Nia, Nia tidak sepenuhnya percaya, tapi berusaha memberikan kesempatan kedua.


Rita yang melihat Nia dan Roni bisa bicara dengan santai, membuat Rita merasa cemburu melihanya, mau bagaimana pun Rita masih mencintai Roni walaupun karena keegoisan Roni sekarang Rita harus ikhlas meninggalkan dunia ini untuk selamanya.


Roni mengajak Nia untuk makan di cafe langganan Roni, saat ingin turun dari mobil Roni melihat perempuan bayarannya ada di cafe yang sama, membuat Roni langsung menyalakan mobilnya lagi, dan meninggalak cafe begitu saja.

__ADS_1


" Bahaya ini, kalo Rita tahu dan lihat, gagal lah rencana menjebak Rita" Batin Roni ketakutan dan belum siap semuanya kebongkar


" Sayang, kenapa kita pergi lagi?" Tanya Nia penasaran karena mendadak Roni meninggalakn restoran tadi


" Kita cari cafe yang lain saja sayang, disitu ramai sekali, tidak enak sama sekali kalo terlalu rame" Ucap Roni bohong, Roni tidak ingin mengambil resiko rahasianya kebongkar sebelum rencananya terwujud


" Oh seperti itu, yah sudah terserah kamu saja, aku ikuti saja, dimana pun kamu ngajak makan bersama.


Nia merasa heran dan merasa aneh, ekspresi Roni sungguh berbeda, seperti orang yang panik yang akhirnya membuat Roni pindah cafe.


" Mau makan saja ribet sekali, dulu dia juga sering seperti ini bersama saya." Ucap Rita, Rita ingat sikapnya Roni yang ketakutan sekaligus bingung

__ADS_1


" Oh pantes saja, bearti ada yang dirahasiakan oleh Roni selama ini" Batin Nia, Nia jadi faham sikapnya Roni bukan pertama kalinya.


Nia berusaha menjawab apapun pertanyaannya Roni, berusaha tidak terlalu kepo, takutnya Roni merasa tidak nyaman dan menjahuinya bisa bisa rencana balas dendam jadi gagal total


__ADS_2