
Nia siap siap pulang, membuat bocah kecil pun langsung ijin ke ruangannya Roni untuk lihat apa yang dilakukan Roni di ruangannya.
" Pas dompet kamu di ambil, biarin saya yang teriak yah" Ucap Rita ingin sekali kerjain orang suruhannya Roni.
" Iyah boleh saja sih, selama tidak membahayakan kamu tidak masalah." Ucap Nia. pelan.
Nia memasukan dompet kosong didalam tasnya, Nia penasaran dengan reaksi orang suruhannya Roni yang tahu kalo yang diambilnya tidak ada isinya.
Dilain sisi, Roni memerintah kan orang suruhannya untuk siap siap kerjain Rita dijalan, bocah kecil kali ini tidak kerjain Roni sama sekali karena setelah ini Roni di kerjain oleh Rita langsung.
" Awas saja sampai gagal, saya tidak akan memberikan uang ke kalian." Ucap Roni dengan tegas.
" Baik tuan, akan kita usahakan tuan." Ucap orang suruhannya Roni disebrang telefon
Roni langsung mematikan teleponnya, dan siap siap untuk pulang juga.
__ADS_1
Dilain sisi, Rita melihat ada motor yang mengikutinya dari belakang, Rita kasih tahu Nia untuk menjaga keseimbangannya supaya tidak jatuh dari motor. Nia sengaja posisi tasnya di lengannya supaya lebih mudah dilepas.
" Ambil saja sana dompet kosong hahahaha" Ledek Rita dengan sengaja mengeluarkan suaranya, saat copet berhasil ambil tas Nia yang sudah rusak.
" Hahahaha, memangnya enak kita kerjain mereka." Ucap Nia ketawa puas, karena lagi lagi lagi berhasil menggagalkan niat jahatnya Roni.
" Hantu dilawan mana bisa." Ucap bocah kecil sengaja ikut Nia di motor, sebelum kembali ikutin Roni.
Dilain sisi, Orang suruhannya Roni merasa merinding, saat mendengar ucapannya Rita barusan, setelah berhasil ambil dompetnya Nia mereka langsung melihat dalam tasnya.
Tasnya Nia langsung difoto sebelum dibuang sembarangan. orang suruhannya Roni langsung pergi begitu saja, sebelum Nia berhasil susulnya.
Dilain sisi, Roni mendapatkan laporan, kalo didalam tasnya Rita kosong tidak ada uang dan handphone sama sekali.
" Sial, apa selama ini Rita tidak pernah bawa uang sama sekitar yah?' Tanya Roni dengan kesal, karena rencana copet Rita sia sia saja, sedangkan bayaran tetep berjalan.
__ADS_1
Roni mulai memikirkan rencana lain untuk menjebak Nia selanjutnya. Roni masih belum puas melihat Rita sengsara, karena masih menolak ajakannya untuk gulet panas.
Dilain sisi, Nia ngajak Rita jalan jalan sebelum pulang ke rumah, membuat Rita merasa bahagia sekali karena tidak pernah jalan jalan malam semasa hidupnya.
" Ternyata jalan jalan malam asik juga yah Nia" Ucap Rita menikmati pemandangan kota malam malam
" Iyah memang asik, tapi buat perempuan sih sangat bahaya yah Rita, takutnya malam malam tuh cowok lebih banyak seperti Roni lebih nekat dari pada di siang hari" Ucap Nia, Nia pakai hetset seolah lagi telefon.
" Iyah juga sih, cowok cowok macam Roni yang jadi pengganggu kesenangan perempuan yah, kan banyak padahal kuliner malam yang enak enak juga. tapi bahaya saat dijalan nya yang bikin malas keluar rumah." Protes Rita kesal, dulu Rita ingin sekali bisa menikmati kuliner malam malam, tapi selalu tidak berani.
" Sekarang bagaimana temani saya makan, yah lihatin saja sih bagaimana?" Lanjut Nia antara penasaran dengan makanan yang dijual malam malam atau tidak tega dengan Rita yang cuman bisa lihatin Nia makan.
" Hayo, tidak usah difikirkan perasan saya, kamu nikmati saja apa yang bisa kamu makan." Lanjut Rita pasrah, Rita tidak ingin banyak melarang Nia karena badannya sekarang masih bisa bergerak juga karena Nia.
Nia ngangguk dan senang sekali, karena bisa kuliner dengan badan orang lain. Nia bakal makan banyak selama waktu memakai badannya Rita masih ada.
__ADS_1