Balas Dendam Dalam Tiga Puluh Hari

Balas Dendam Dalam Tiga Puluh Hari
Dia pencarian kita


__ADS_3

Bela datang ke Villa nya Roni dalam penyamaran, Bocah kecil dan Rita yang tahu jika Bela


menyamar, mempersilahkan Bela untuk melanjutkan rencananya. Bela melihat laki


laki disampingnya Nia langsung merasa lega karena orang yang dicari carinya


akhirnya ketemu juga.


“ Laki laki itu apa dia yang membuat kamu seperti ini?” Tanya Bela melihat Rita


“ Iyah betul, dia yang sengaja tabrak lari, dan meninggalakan saya begitu saja” Ucap


Rita menatap sinis kearah Roni


“ Astaga, tega sekali dia, memangnya motifnya apa?” Tanya Bela penasaran, karena ada


orang yang setega Roni melakukan tabrak lari


“ Saya pacarnya Roni, dan Roni selalu minta saya untuk melakukan kontak fisik, saya


selalu menolak ajakannya Roni setiap hari, dan saat pulang kerja tanpa saya


duga Roni mengikuti saya dan dengan teganya Roni tabrak saya, sampai saya jatuh


dari motor dan akhirnya saya meninggal dunia” Lanjut Rita nunduk sedih, jika


mengingat detik detik Rita meninggalakan dunia ini, dengan teganya Roni


meninggalakan Rita yang menjerit minta tolong.

__ADS_1


“ Astaga, laki laki seperti Roni memang selalu menghalalkan segala cara, demi mendapatkan


apa yang diingin kan, jika tidak mendapatkannya akan mencelakai targetnya, oh


iya dia dalam pencarian kita, begitu banyak kesalahan yang dilakukan Roni,


sebuah kebetulan sekali” Lanjut Bela merasa lega, karena pencarian Roni


akhirnya tidak sia sia juga, berkat keinginan Bela ingin membantu Rita.


“ Terus sekarang mau bagaimana? Apa langsung diminta mempertanggung jawabkan


kesalahannya atau sesuai rencananya ka Nia?” Tanya Bocah kecil, yang semakin


tidak sabar kerjain Roni


“ Ikutin saja, lagian sebentar lagi kan selesai kerjain Roni dan saya ingin tahu sebuah


bocah kecil, Bela ingin mengungkap kan rahasia besar yang pernah Roni lakukan.


“ Dengan senang hati saya bantu ka” Lanjut Bocah kecil,semakin semangat kerjain Roni,


orang seperti Roni pantas dikerjain tanpa ampun.


“ Syukurlah, baik lah saya akan mulai penyamaran ini, dan perlahan ikutin rencana


kalian’ Lanjut Bela yang penasaran apa saja yang dilakukan Nia, Rita, dan bocah


kecil. Untuk kerjain Roni.

__ADS_1


Bela mulai jalan mendekati Roni dan Nia yang lagi asik metik buah strawberry, Bela


ditemani Rita dan bocah kecil, membuat Nia mengerti siapa yang lagi  jalan mendekatinya.


“ Permisi bapak dan ibu, saya butuh pekerjaan apa kalian ada lowongan pekerjaan?” Tanya


Bela yang mulai menjalankan penyamarannya.


“ Sebuah kebetulan sekali sayang, di supermarket kan membutuhkan karyawan kan?” Tanya


Nia melihat Roni yang sejujurnya merasa bingung, karena merasa tidak kenal


perempuan didepannya.


“ Target baru nih, biarin saja lah culun, yang penting perempuan tulen” Batin Roni


melihat Bela dari ujung kepala sampai ujung kaki


“ Baik lah, kamu boleh melamar pekerjaan di supermarket, apa kamu siap kontrak di Jakarta? Tidak


mungkin kan kamu bulak bali ke sini?” Tanya Roni yang tidak keberatan, menerima


karyawan culun, bagi Roni jika Nia masih susah dibujuk masih ada cadangannya.


“ Tidak masalah bapak, saya akan tinggal di Jakarta, demi bisa bekerja.” Lanjut Bela


semakin lihai bersandiwara


“ Oh yah nama Supermarketnya bulan dan bintang, kamu bisa ke Jakarta nya kapan?” Tanya Nia semangat, karena tidak ada alasan untuk menolak Bela.

__ADS_1


“ Besok saja yah, soalnya kan saya sekalian bawa barang yang bisa saya bawa untuk kerja di Jakarta, terimakasih bapak dan ibu mau terima saya kerja di supermarket bulan


dan bintang” Lanjut Bela merasa puas dan penuh kemenangan, Bela langsung pergi sebelum Roni mulai curiga siapa Bela yang sebenernya.


__ADS_2