
Nia merasa bahagia sekali karena kue buatannya habis terjual, Nia mencoba kue dengan baahan baru ternyata banyak peminat dan rasanya pas.
" Alhamdulillah sekali, saya ternyata jago juga yah buat kue seperti ini. tidak masalah kan Rita jika kue yang saya jual ganti ganti?" Tanya Nia merasa tidak enak sebenarnya ganti barang dagangannya Rita.
" Tidak masalah Nia, jual apa yang kamu bisa jual, lagian kan tidak selamanya juga kamu seperti ini kan. bereksperimen selama masih bisa merasa kan hidup kembali, walaupun cuman sebentar." Ucap Rita yang merasa bahagia karena Nia selalu saja bisa membuat hal hal yang baru, yang akan dikenang oleh orang lain.
" Kamu bener, waktu saya cuman sebentar menikmati dunia ini lagi. dengan badan kamu." Lanjut Nia, selalu saja Nia merasa sedih setiap kali Nia masuk kedalam badan orang lain dan waktunya sudah mendekati akhir.
Rita ngajak Nia untuk siap siap berangkat kerja, dan ketemu Roni di supermarket, rasanya sudah jenuh dan tidak betah kerja di satu tempat bersama Roni, tapi jika jauh tentunya tidak bisa memberikan efek jera untuk Roni.
Dilain sisi, Roni siap siap berangkat kerja, Roni menghubungi Nia untuk berangkat kerja bareng, karena Roni ingin ajak Nia makan malam bersama.
__ADS_1
" Hari ini harus lebih banyak modusin Rita, dan bisa kembali jebak perempuan itu. semakin susah di taklukan semakin bikin penasaran rasanya." Ucap Roni, Roni jadi semangat berangkat kerja untuk modusin Nia.
"Tidak ada kapoknya sama sekali ini orang, sudah banyak gagalnya mencelakai ka Nia masih saja mencoba kembali dasar manusia jahat." Protes bocah kecil kesal, karena ada saja rencana jahatnya Roni untuk Nia.
Bocah kecil ikutin Roni berangkat ke supermarket, rasanya ingin sekali kerjain Roni di jalan supaya Roni secepatnya meninggal kan dunia ini, supaya tidak melakukan kejahatan sama sekali ke Nia.
Dilain sisi, Nia melihat meja kasir tidak ada Purnomo lagi, walaupun sehari berteman tapi merasa kehilangan penyamaran Purnomo.
" Padahal penyamaran Purnomo itu asik juga yah, yang dibahas fashion perempuan yang kita saja baru tahu kan." Ucap Rita, yang merasa kehilangan juga.
" Nah bener tuh, yah karena trauma kan, pisang goreng nya di pegang, dari pada ketemu bencong asli terus semakin jijik dan trauma. kasihan di Purnomo nya juga." Lanjut Nia yang lebih kasihan terhadap nasip nya Purnomo jika dilanjut penyamarannya demi ego nya Roni.
__ADS_1
" Nah itu dia, lebih baik dia pulang kampung, dari pada tinggal disini jadi stres karena pisang goreng saja kan." Ledek Rita yang merasa prihatin, karena bisa bisanya Roni minta Purnomo jadi perempuan.
Nia tidak bisa membayangkan jika Purnomo jadi gila karena pisang gorengnya, terus menerus di pegang oleh bencong selama menyamar.
Nia melihat Roni masuk supermarket berusaha tenang dan ramah, Nia pura pura tidak tahu kalo Purnomo sudah berhenti kerja.
" Apa Susan tidak masuk kerja?" Tanya Roni kaget, Roni hari ini memang belum lihat Purnomo di rumahnya.
" Iyah mas, sudah jam segini tapi belum ada, padahal kan karyawan baru." Ucap Nia sengaja, Nia tahu yang sebenarnya kalo Purnomo sudah pulang kampung
" Yah sudah nanti saya tanya ke Susan nya langsung, enak sekali baru kerja sudah tidak masuk kerja." Protes Roni yang sama sekali tidak tahu kemana Purnomo berada.
__ADS_1
Roni jalan ke ruangannya dan meninggal kan Nia sendirian di meja kasir.