Balas Dendam Dalam Tiga Puluh Hari

Balas Dendam Dalam Tiga Puluh Hari
Jangan keluarkan suara


__ADS_3

Untuk pertama kalinya Rita pulang kerumahnya, dengan kondisi


sekarang, antara badan dan arwahnya berbeda, Nia yang mlihat Rita sedih cukup


memaklumi karena dulu Nia merasakan apa yang dirasakan Rita sekarang.


“ Jangan keluarkan suara yang bikin keluarga kamu takut”


Ucap Nia melihat Rita yang terus menerus nangis, meratapi takdir hidupnya.


“ Saya mengerti, oh yah nama saya Rita, nama kamu siapa?


Terimaksih mau membantu saya balas dendam?” Tanya Rita, selama perjalanan


menuju rumahnya, Rita dan Nia saling diam


“ Sama sama, nama saya Nia, yah sudah saya masuk kedalam


rumah kamu, kasih tahu manusia yang saya temui namanya, biar saya tidak


bingung.” Ucap Nia, Nia melihat penampilannya sebelum masuk kedalam rumahnya


Rita.


“ Baik Nia” Lanjut Rita, Rita berusaha percaya dengan ucapan Nia untuk membalaskan dendamnya


Nia ikut masuk kedalam rumahnya Rita, yang cukup sederhana,


Rita melihat kedua orang tuanya Rita langsung salim, setelah Rita kasih tahu


manusia yang ada didalam rumahnya Rita.


“ Maaf yah bapak dan ibu, Rita pulang terlambat” Ucap Nia

__ADS_1


berusaha santai, karena sudah terbiasa membuat Nnia tidak merasa bingung dengan


kehidupa orang orang yang dibantunya.


“ Tidak masalah nak, yang terpenting Rita sampai rumah


dengan selamat” Ucap Ibu nya Rita, entah kenapa ibu nya Rita merasa beda dengan


wajah anaknya sendiri.


“ Rita sudah makan malam?” Tanya Bapak nya Rita, sejujurnya


bapak nya merasa tidak tega melihat anaknya kerja sampai malam hari.


“ Sudah makan pak, yah sudah kalo begitu, Rita masuk kedalam


kamar mau siap siap tidur.” Lanjut Nia, Nia senyum melihat kedua orang tuanya


Rita dan langsung jalan menuju kamarnya.


cukup rapih dan terlihat sangat nyaman, Nia melihat foto Rita bersama Roni.


Bayangan kecelakaan Rita muncul begitu saja dalam fikirannya setelah melihat


foto Rita dan Roni.


“ Saya tahu siapa yang tabrak kamu dan langsung pergi begitu


saja” Ucap Nia siap siap ganti baju, badannya Rita terasa lengket sekali.


“ Kok bisa tahu sih, bagaimana caranya?” Tanya Rita


penasaran dengan ucapannya Nia

__ADS_1


“ Ada deh, pokoknya tiga puluh


hari balas dendam ini selesai, kamu ikutin kemana pun saya pergi. Apapun


kegiatan kamu selama hidup, kasih tahu saja, supaya saya dengan mudah


menjalankannya.” Ucap Nia, Nia melihat fotonya Roni dengan tatapan benci, bisa


bisanya karena hal sepela, dengan teganya membuat Rita meninggalkan dunia ini.


Hari pertama untuk Rita menjalan kan kehidupan barunya,


Melihat arwah lain menjalankan badannya sesuka hatinya Nia. Nia termasuk arwah


yang rajin dan bisa menjalankan kegiatan orang lain semaksimal mungkin.


“ Jadi sebelum berangkat kerja, kamu jualan kue keliling,


sambil menunggu jam kerja kamu?” Tanya Nia dengan pelan


“ Iyah, karena saya tidak ingin kedua orang tua saya


bekerja, karena saya anak tunggal, sebisa mungkin saya membantu kedua orang tua


saya mencari uang setiap harinya.” Ucap Rita, Rita membiarkan Nia membuat


adonan kue.


“ Pantas saja kamu pulang malam yah, anak yang berkati kamu,


beda dengan saya yang selama hidupnya tidak pernah tahu siapa siapa orang tua


saya, sampai akhirnya saya meninggal dunia.” Lanjut Nia berusaha tegar, Nia

__ADS_1


tidak ingin bersedih karena masa lalunya yang suram


Nia terus membuat adonan kue yang akan dijualnya, pertama kalinya Nia membuat kue seperti ini, Nia tidak ingin mengecewakan Rita karena dirinya tidak bisa membuat kue, rela belajar membuat kue demi membantu Rita


__ADS_2