
Roni yang stres selalu gagal menjebak Rika, memilih jalan jalan untuk menghilangkan kekesalannya, Roni yang lagi asik asiknya bawa mobil tiba tiba mobilnya mogok membuat Roni keluar dari mobilnya dan melihat kondisi mobilnya.
" Kenapa sih nih mobil" Ucap Roni kesal, Roni cek bensin sudah terisi penuh, Roni mengecek kap mobil pun kondisinya pun baik.
" Waktunya kerjain orang ini" Ucap bocah kecil, yang selalu ikutin Roni, semenjak Roni semakin nekat jahatin Nia membuatnya semakin sering kerjain Roni diam diam.
" Apa ban mobilnya yang kempes" Lanjut Roni, Roni langsung memeriksa kondisi ban mobilnya.
Bocah kecil dengan sengaja membuat Roni merinding, membuat Roni melihat sekelilingnya ternyata sepi dan Roni baru sadar kalo mobilnya berhenti didepan makam.
" Apesnya ban kempes di depan kuburan lagi, bikin merinding saja deh yah. mana disini sepi lagi astaga." Protes Roni kesel, Roni langsung masuk kedalam mobil, berusaha minta bantuan lewat handphone nya.
" Memangnya enak merinding, jangan macem macem jahat dengan hantu baik yah, sudah cukup saya sabar melihat manusia macam Roni." Ucap Bocah kecil, bocah kecil lagi lagi membuat Roni merinding.
__ADS_1
Bocah kecil sengaja ikut masuk mobil Roni lagi, membuat Roni merinding karena sendirian didalam mobil.
" Astaga, bikin parno deh yah, berhenti didepan makam seperti ini, mana bantuan datangnya masih lama lagi. astaga seremnya." Ucap Roni, Roni berusaha tidur dari pada semakin ketakutan masih melek melihat ini.
Bocah kecil ketawa puas melihat Roni ketakutan, kalo tidak ingat larangan Nia untuk menunjukan wujudnya sudah dari tadi bocah kecil, membuat Roni semakin ketakutan dengan kesendiriannya.
Dilain sisi, Nia semakin benci dengan Roni, selalu saja ada cara untuk membuatnya apes. dalam sehari Roni sudah membuat kesalahan dua kali.
" Untungnya ada kamu dan bocah kecil yah, jadi saya tidak apes karena Roni hari ini." Ucap Nia pelan, Nia tidak bisa membayangkan menghadapi Roni sendirian.
Dilain sisi, Roni melihat bantuan akhirnya datang, membuat Roni merasa lega sekali karena sudah berjam jam sendirian didepan makam.
" Akhirnya kalian datang juga" Ucap Roni merasa bahagia dan lega karena bantuan datang tepat waktu
__ADS_1
' Maaf terlambat, karena dijalan banyak kendalanya. memangnya anda tidak dongkrak?" Tanya orang bengkel heran, mobil bagus tidak punya dongkrak.
" Kalo saya bawa saya tidak akan telefon kalian kan, sudah cepetan sekarang ganti ban saya." Protes Roni kesal, karena disalahkan karena tidak bawa dongkrak.
" Orang kaya sombong, baik lah kita bantu.' Protes orang bengkel kesel, karena denger ucapannya Roni
Orang bengkel mulai mengganti ban mobilnya Roni, Roni bener bener takut kelamaan didepan makam seperti ini. apa lagi selama ada di depan makam, Roni merasa merinding walaupun ada didalam mobil.
Bocah kecil ketawa puas karena berhasil kerjain Roni, tadinya masih mau melanjutkan mengerjai Roni tapi tidak jadi karena ada manusia yang membantu Roni. tidak tega jika mereka ketakutan karena ulahnya.
Dilain sisi, Ibu nya Rita merasa sedih yang tidak tahu, kenapa dirinya selalu merasa sedih yang dirasakan membuat suaminya merasa bingung dengan istrinya.
" Emak kenapa? apa yang selalu bikin emak sedih seperti ini?" Tanya bapak nya Rita merasa heran melihat istrinya
__ADS_1
" Entah lah pak, padahal setiap hari anak kita ada di rumah kan, dan keluarga juga kondisi baik baik saja, entah kenapa emak selalu merasa sedih mendadak seperti ini pak, selalu merasa rindu jika melihat Rita berangkat kerja." Ucap Emak nya Rita dengan lirih, tidak tahu kenapa air matanya keluar begitu saja membasahi wajahnya.
" Jangan banyak pikiran emak, selalu ibadah dan berdoa untuk kebaikan kita semua. sudah istirahat sekarang jangan sampai Rita tahu emak nangis seperti ini, Rita pasti sedih melihatnya." Lanjut Bapak nya Rita, berusaha menenangkan istrinya supaya tidak nangis terus.