Balas Dendam Dalam Tiga Puluh Hari

Balas Dendam Dalam Tiga Puluh Hari
Karyawan baru


__ADS_3

Rudi melihat Nia sibuk melayani pembeli, langsung jalan ke meja kasir membuat Nia berusaha ramah karena mau bagaimana pun Rudi atasannya.


" Siang pak, baru datang?" Tanya Nia basa basi


" Iyah nih, sepertinya supermarket lagi rame yah hari ini." Ucap Rudi basa basi, Rudi tidak sabar nunggu karyawannya yang bakal nyamar.


" Ka Nia, maaf tidak bisa kasih tahu sebelumnya, tapi setelah pulang dari sini bakal saya kasih tahu rencana terbarunya Rudi untuk Kaka." Ucap Boch kecil, merasa bersalah karena tidak bisa kasih tahu langsung ke Nia


Nia diam diam kasih jempol menandakan setuju, Nia kembali fokus untuk ngobrol bersama Rudi sesekali layani pembeli yang mau bayar. Rudi melihat karyawannya akhirnya datang membuat Rudi mulai dramanya.


" Siang, ibu dan bapak, disini apa ada lowongan pekerjaan? saya butuh kerjaan?" Tanya karyawannya Rudi nyamar jadi bencong


" Boleh saja, mana surat lamaran dan dokumen kamu, yah sudah ikut saya ke ruangan saya, kebetulan sekali disini memang membutuhkan karyawan baru." Ucap Rudi, Rudi langsung meninggalkan Nia karena Rudi mau pura pura interview.

__ADS_1


" Tidak salah dia, bencong kok boleh kerja disini? ijazah dia apa memangnya?" Tanya Nia penasaran dan merasa aneh melihat Rudi.


" Saya tahu Nia, itu orang suruhan Rudi, tadi bocah kecil kasih tahu saya, kalo Rudi suruh karyawannya untuk nyamar supaya bisa dekat dengan kamu, dan menjebak kamu nantinya untuk gulat panas, bencong itu akan ajak kamu pergi supaya kamu tidak curiga atas penyamarannya." Penjelasan Rita panjang kali lebar.


" Serius, wah semakin gila saja Rudi itu yah, masih ingin usaha untuk jebak saya untuk melakukan itu. enak saja saya mau dijebak mana bisa" Ucap Nia pelan, Nia tidak akan biarkan siapapun merusak badannya Rita.


" Rencana kamu apa?" Tanya Rita penasaran


" Ikutin saja apa mau Rudi, saat waktunya tiba baru deh kita kerjain balik. bencong ketemu bencong." Lanjut Nia berusaha ketawa, NIa punya rencana kerjain Rudi balik


Dilain sisi, Rudi langsung terima anak buahnya untuk bekerja, Rudi sengaja minta anak buahnya dibagian kasir supaya dengan mudah selalu Deket dengan Nia.


" Awas jangan bikin Nia curiga, saya sudah bayar mahal mahal kamu harus berhasil" Ucap Rudi kali ini tidak mau gagal lagi, karena Rudi sudah mengeluarkan biaya cukup mahal.

__ADS_1


" Tenang saja bos, saya akan menjalani tugas ini semaksimal mungkin." Ucap karyawannya Rudi penuh rasa percaya diri.


" Yah sudah kita kedepan sekarang, ingat bersikap lah seperti bencong yah, bikin Rita mau berteman dengan kamu." Lanjut Rudi, yang ingin anak buahnya bisa akrab dengan Nia.


" Nanti kerjain ah, bencong jadi jadian mau usil ke hantu mana bisa." Ucap bocah kecil dengan sombongnya.


Bocah kecil ikut Rudi dan anak buahnya jalan ke depan, dan ketemu dengan Nia, memperkenalkan karyawan baru, Nia berusaha bersikap santai dan sopan.


" Mulai hari ini kamu bisa kerja disini, semoga kalian bisa kompak dalam bekerja yah." Ucap Rudi basa basi.


" Tenang saja bos, ekey bakal bekerja dengan maksimal. terimakasih loh sudah terima ekey kerja disini." Ucap bencong dengan bahagia, sbil melihat Nia yang berusaha cuek.


" Ya sudah saya kembali ke ruangan saya yah." Lanjut Rudi, sengaja meninggalkan Nia bersama karyawannya untuk bisa bekerja berduaan

__ADS_1


Nia berusaha santai dan cuek untuk terima temen baru, walaupun Nia tahu niat jahatnya Rudi, tidak membiarkan anak buah nya Rudi tahu sebenarnya Nia sudah tahu siapa dia sebenarnya.


__ADS_2