Balas Dendam Dalam Tiga Puluh Hari

Balas Dendam Dalam Tiga Puluh Hari
Jangan seenaknya berhenti


__ADS_3

Roni langsung masuk ke ruangannya, Roni bener bener emosi saat mendengar Purnomo tidak masuk kerja dan di rumahnya Purnomo tidak ada sama sekali.


" Jangan seenaknya berhenti kerja, sudah banyak dibantu saat butuh biaya kamu, sekarang pergi begitu saja Purnomo." Bentak Roni kesal, Roni terus menerus menghubungi Purnomo tapi tidak di angkat sama sekali.


" Laki laki normal akan memilih mundur dari pekerjaan menjijikan itu, enak saja paksa Purnomo jadi bencong, disaat ketemu bencong beneran dia tidak bisa tolongin Purnomo juga." Ucap bocah kecil kesel melihat keegoisan Roni.


Bocah kecil cuman bisa geleng kepala melihat Roni tidak tenang, karena Purnomo pergi begitu saja dari rumahnya Roni tidak ada pembahasan sama sekali.


Dilain sisi, Rita kaget ada yang memperhatikan Rita di mesin ATM, Rita memberikan kode ke Nia untuk melihat orang yang berdiri di deket mesin ATM.


" Mbak, kalian bertukeran yah" Ucap pengunjung supermarket, yang memiliki mata batin.

__ADS_1


" Anda bisa melihat saya?" Tanya Rita kaget, karena ada manusia yang punya kemampuan.


" Bisa, dari tadi saya perhatikan kalian begitu deket, sampai akhirnya kamu minta orang ini untuk menghampiri saya." Lanjut Pengunjung supermaket terus terang.


" Kenapa dia bisa masuk ke badan kamu?" Tanya Pengunjung supermarket penasaran.


" Saya ada misi untuk membantu dia, untuk balas dendam. karena kalo balas dendam langsung tidak seru, akhirnya saya menawar kan dia untuk pakai badan dia untuk balas dendam selama tiga puluh hari." Ucap Nia terus terang.


" Apa jangan jangan anda meninggal karena di b u n uuuuuhhh?" Tanya Pengunjung supermarket, untungnya supermarket lagi lagi jadi dengan leluasa ngobrol bertiga.


" Lalu sekarang apa sudah berhasil misi kalian? maaf kalo saya kepo, seperti nya seru juga yah, sesama hantu saling tolong menolong seperti ini, dan membalas kan dendam?" Tanya Pengunjung supermarket semakin penasaran.

__ADS_1


" Sudah sih, sedikit sedikit berhasil, tinggal puncak nya saja mungkin yang akan kita siap kan. supaya semuanya sesuai rencana kita." Lanjut Nia yang ingin Roni secepatnya tanggung jawab, kejahatan Roni sudah terlalu banyak.


" Wow keren, oh yah saya kerja di salah satu penegak keadilan di kota ini, apa kalian butuh bantuan saya?" Tanya Pengunjung supermarket kasih lihat nametag yang tituupi jaket.


" Bagaimana Nia apa kamu mau?" Tanya Rita melihat Nia yang masih diam


" Tapi nanti pas diakhir saja bagaimana? kalo sekarang kita biarkan yang jahat ke dia, masih merasakan hidup bebas tapi tidak merasakan hidup tenang." Lanjut Nia terus terang.


" Baik lah, saya akan menyamar, saya laporkan ke kantor soal ini yah, jika kantor mengijinkan saya nyamar beberapa hari maka saya akan bantu kalian, kalian atur bagaimana enaknya orang ini bisa mempertanggungjawabkan kesalahannya, sesuai rencana kalian." Lanjut pengunjung supermarket yang tertarik, ingin membantu hantu hantu didepannya.


" Oke tidak masalah, terimakasih mau bantu kita, yah sudah saya minta nomor kamu, oh yah nama saya Nia dan disebelah saya Rita." Lanjut Nia merasa bahagia sekali, karena akhirnya ada jalan dan ide untuk menjebak Roni nanti

__ADS_1


" Nama saya Bela, ini nomor saya 089XXX, kamu kirim chat yah, jika kantor mengijinkan bantu kalian, saya akan atur penyamarannya yah." Lanjut Bela, pengalaman pertama kalinya Bela melihat hantu dan mau membantunya demi menegakkan kebenaran yang ada.


Nia dan Rita setuju dengan keinginan Bela, membuat Rita semakin lega karena banyak orang yang akan membantunya balas dendam ke Roni.


__ADS_2