Balas Dendam Dalam Tiga Puluh Hari

Balas Dendam Dalam Tiga Puluh Hari
Loh kok, tangan ini kenapa gerak sendiri?


__ADS_3

Bela siap siap berangkat kerja, pertama kalinya menyamar, Bela memperhatikan penampilan nya dipantulan kaca yang ada didalam kamarnya


" Oke, perfek penampilannya waktunya ke supermarket bulan dan bintang, tinggal beberapa hari lagi waktunya Nia kembali dan Roni mempertanggungjawabkan semua kesalahannya selama ini." Ucap Bela merapihkan kacamatanya.


Bela ambil tas dan surat lamaran pekerjaannya, Bela untungnya sudah terbiasa nyamar seperti ini, membuat Bela tidak kesulitan menjalan kan tugasnya


Dilain sisi, Roni melihat Nia keliling kampung, jualin kue jualannya ke tetangganya


" Apa bikin fitnah saja yah, kalo kue buatan Rita terbuat dari bahan bahan yang tidak bener, supaya Rita dan ke dua orang tuanya di usir dari tempat ini." Ucap Roni didalam mobil, Roni sudah muak selalu gagal merusak Nia.


" Dasar cowok gila, tidak akan saya biarkan kamu memfitnah ka Nia begitu saja, karena waktu kamu sebentar lagi Roni menyebalkan" Protes bocah kecil yang tidak akan tinggal diam melihat Nia menderita, padahal waktu Nia sebentar lagi berakhir. harus berakhir dengan kemenangan bukan sebaliknya.


Bocah kecil langsung pindah duduk didepannya Roni, dan perlahan membuat tangannya Roni gerak sendiri untuk menggerakkan stir mobil.


" Loh kok, tangan ini kenapa gerak sendiri?" Tanya Roni mulai ketakutan karena tangannya gerak sendiri untuk menggerakkan stir mobil dan kakinya injek gas mobil.

__ADS_1


Bocah kecil ketawa puas melihat ketakutan Roni yang tiba tiba badannya gerak sendiri, bocah kecil tidak peduli dengan Roni yang sekarang ketakutan berat.


Dilain sisi, Nia setelah selesai jualan kue, langsung siap siap berangkat kerja, rasanya badan sakit semua karena pegel setelah jalan keliling kampung, merapihkan bekas masakan dan sekarang pergi lagi.


" Harus semangat Nia, waktu kamu sebentar lagi berahir" Ucap Rita setiap Nia habis jualan dan siap siap berangkat kerja


" Sudah Rita, santai saja kok, sudah yuk ke supermarket soalnya hari ini kan Bela melamar pekerjaan" Ucap Nia berusaha santai, walaupun merasa pegel tapi tidak ingin mengeluh karena ini memang pilihan Nia jadi harus menerima apapun kegiatan Rita semasa hidupnya


Rita peluk Nia merasa haru, dan ngajak Nia berangkat ke supermarket bulan dan bintang, untuk mulai drama hari ini.


" Harus ke orang pinter, ini tidak bener ini. siapa sebenarnya yang ganggu hidup saya." Ucap Roni merasa akhir akhir ini hidupnya sering diganggu


" Silahkan panggil orang pinter sebanyak banyaknya, justru kamu yang akan kena masalah dan didepan mata ada pihak berwajib yang sudah menunggu kamu." Ucap Bocah kecil, yang penasaran orang pinter macam apa yang akan Roni panggil.


Bocah kecil ikutin Roni masuk kedalam supermarket, bocah kecil melihat Nia dan Bela sudah ngobrol santai didalam supermarket.

__ADS_1


Dilain sisi, Bela faham pekerjaan apa saja yang harus di kerjakan Bela, Rita yang melihat Roni jalan menuju pintu masuk minta Nia dan Bela siap siap drama nya.


" Siang sayang, ini Rere yang kemarin kita ketemu di Bogor yang mau melamar pekerjaan disini, apa langsung diterima?" Tanya Nia sengaja senyum manis, untuk membujuk Roni.


' Astaga manisnya senyumnya, rasanya semakin penasaran melihat dia senyum seperti ini" Batin Roni melihat Nia yang senyum kearahnya


" Boleh sayang, ke ruangan aku sebentar, baru dia boleh kerja " Ucap Roni luluh dengan keinginan Nia.


Bela ngangguk dan senyum kemenangan, karena mudahnya masuk ke supermarket tanpa di halangin sama sekali.


Bocah kecil melihat Bela ikut Roni kedalam ruangannya, langsung ceritain apa yang dilakukan Roni tadi pagi dan bocah kecil juga kerjain Roni membuat Rita bingung mau puji atau kesell.


" Astaga, pantasan dia mau panggil orang pinter, di kerjain seperti itu yah lah orang ketakutan sekali. untungnya tidak gila dia." Ucap Rita yang tidak habis pikir begitu isengnya bocah kecil


" Tapi biarin saja lah dia lakukan yang dia mau, kalo memang semuanya kebongkar pakai orang pinter, kita minta Bela siapin pasukannya dan langsung ajak Roni untuk menpertanggung jawabkan semua kesalahannya selama ini." Ucap Nia yang setuju dengan rencana nya Roni, supaya semua kesalahan Roni kebongkar semuanya.

__ADS_1


" Yah sudah oke deh, jangan kita gagalkan kalo begitu." Lanjut Rita setuju, bagi Rita apapun rencana Nia dan bocah kecil selalu setuju selama tujuannya untuk kebenaran bisa terungkap dan Rita bisa tenang meninggal kan dunia ini selamanya


__ADS_2