Balas Dendam Dalam Tiga Puluh Hari

Balas Dendam Dalam Tiga Puluh Hari
Tempat ini kan sepi dan gelap?


__ADS_3

Bocah yang selalu ikutin Rita akhirnya ajak Nia, untuk jalan jalan malam, sebenarnya tujuannya untuk melihat langsung kebiasaan Roni tidak lagi sekedar cerita saja. dan mempercepat balas dendamnya berakhir, karena merasa gemas melihat Rita dan Nia terlalu lama menunggu.


" Sudah lama yah kita tidak jalan jalan malam seperti ini, memangnya kita mau kemana?" Tanya Nia pelan, Nia bawa motor sambil pakai hetset seolah Nia lagi telefonan


" Yah kemana saja deh, eh Iyah itu bukannya mobilnya Roni kan? dia ngapain kesini?" Tanya Bocah dengan sengaja, padahal tahu rencana nya Roni dan teman kencannya.


" Tempat ini kan sepi dan gelap?" Tanya Nia melihat apa yang dimaksud bocah didepannya.


" Saya dan bocah itu lihat yah, kamu disini saja." Ucap Rita penasaran, karena Rita penasaran, apa lagi Rita tahu alasan bocah ngajak Rita dan Nia jalan jalan malam


" Yah sudah sana." Lanjut Nia dengan cueknya, membiarkan Rita melakukan apa yang diinginkan nya.

__ADS_1


Rita langsung jalan menuju mobilnya Roni, betapa kagetnya Rita melihat Roni sedang gulet panas didalam mobil, membuat Rita mundur selangkah karena tidak menyangka dengan hobi menjijikkannya Roni.


" Ka, akhirnya tahu kan kebiasaan menjijikkannya laki laki itu, apa tidak sebaiknya kita percepat waktunya saja ka? masa membiarkan laki laki itu melakukan yang tidak pantas di luar seperti ini." Ucap bocah dengan kesalnya


" Tunggu sampai Roni melakukan kesalahan fatal baru kita bertindak, lagian kan batas maksimalnya akhir bulan. jadi tunggu sampai akhir bulan, baru kita kasih tahu kesalahan Roni dan dia mendapatkan balasan atas perbuatannya." Lanjut Rita menahan emosi, melihat kelakuan Roni


Dilain sisi, Roni merasa puas sekali, didalam mobil mendapatkan apa yang diinginkan nya, Roni merapihkan bajunya dan siap siap untuk pergi.


" Ketempat biasa sayang, kamu sungguh luar biasa, saya tidak sabar pindah ke penginapan untuk istirahat. kalo tadi tidak mengasikan kamu sudah saya usir dari mobil saya." Ucap Roni, Roni membiarkan perempuan disampingnya merapihkan baju dan rambutnya.


" Harus dong mengasikan, sudah jauh jauh masa harus gagal sih." Lanjut perempuan disampingnya Roni, karena profesi yang membuatnya tahu bagaimana caranya memuasssss kan orang orang yang membutuhkan panjat pinang.

__ADS_1


Roni langsung mengendarai mobilnya, dengan kecepatan sedang, sesekali melihat perempuan disampingnya, yang sudah rapih dan sangat wangi


Diam diam Nia melihat mobilnya Roni melewatinya, sejujurnya Nia penasaran Roni lagi ngapain ditempat sepi seperti ini, Nia keluar dari semak semak diikuti Rita dan bocah.


" Kalian kenapa wajahnya cemberut seperti itu? memangnya apa yang kalian lihat di mobilnya Roni tadi?" Tanya Nia penasaran, apa lagi wajahnya Rika tidak bisa dibohongi.


" Roni bener bener laki laki yang sangat menjijikan, tadi saya lihat langsung Roni lagi panjat pinang didalam mobil, katanya untungnya bisa membuat Roni sangat puas kalo tidak bisa ditinggal disini sendirian." Ucap Rita penuh emosi, Rita semakin kesal dengan Roni.


" Astaga, seriusan Rita? ih parah sekali dia jadi laki laki. kita harus lebih fokus awasi dia, jangan sampai ada lagi yang nasibnya seperti kamu, sampai target waktu kita selesai. baru kita bikin hidupnya Roni sengsara." Lanjut Nia tidak percaya dengan ucapannya Rita.


" Dengan senang hati ka, saya awasi Roni, saya tidak ingin ada perempuan yang meninggal dunia yang sia sia seperti ka Rita." Ucap bocah, bocah baik hati tidak akan membiarkan ada perempuan yang bernasip malang seperti Rita apa lagi karena Roni.

__ADS_1


__ADS_2