Balas Dendam Dalam Tiga Puluh Hari

Balas Dendam Dalam Tiga Puluh Hari
Pesta macem apa ini


__ADS_3

Nia melihat Rita masuk kedalam kamarnya dengan cemberut, membuat Nia penasaran karena sebelum pergi wajah Rita sangat bahagia.


" Dia kenapa?" Tanya Nia penasaran melihat bocah disampingnya Rita


" Ka Rita kesel karena pacarnya selain paksa panjat pinang bebas bersama ka Rita, Roni memang sudah terbiasa melakukannya bersama perempuan lain ka. justru itu ka Rita cemberut kesel ka" Ucap bocah disampingnya Rita terus terang


' Oh kamu penasaran yah apa saja kegiatan Roni kalo tidak bersama kamu? terus sekarang baru menyesal?" Tanya Nia merasa kasihan melihat Rita sedih seperti ini.


" Iyah menyesal sekali, saya tidak menyangka Roni cowok menjijikan sekali." Ucap Rita dengan kesal, Rita bersyukur tidak terlalu lama pacaran bersama Roni, tidak bisa membayangkan jika berpacaran lebih lama lagi.


" Syukur lah kalo kamu sudah sadar, walaupun sadarnya terlambat dan tidak sempat dijebak oleh Roni." Lanjut Nia yang merasa lega karena Rita melakukan apa yang membuat dia penasaran


" Buat pesta besok bagaimana?" Tanya Rita penasaran dan kwatir jika badannya dirusak oleh Roni

__ADS_1


" Besok, yah datang saja kan ada kamu dan bocah ini, yang tidak akan membiarkan badan ini di rusak oleh Roni kan." Lanjut Nia dengan santai, Nia tidak ingin terlihat gugup dan penasaran.


' Itu sih tenang saja ka, saya tidak akan membiarkan laki laki itu berhasil menjebak Kaka." Ucap bocah yang ada disampingnya Rita


' Nah bener itu, kamu tidak perlu takut akan badan kamu, kamu dan bocah ini kan bisa lihatin apa saja yang dilakukan Roni kan." Lanjut Nia berusaha meyakinkan Rita kalo semuanya akan baik baik saja


" Baik lah, saya percaya kamu bisa Nia." Lanjut Rita pasrah,Rita tidak bisa melakukan apapun selain pasrah dengan idenya Nia.


Nia minta ijin ke Rita untuk istirahat karena sudah merasa ngantuk, Nia siap siap untuk tidur walaupun sebenarnya Nia tidak bisa tidur cuman memejamkan mata saja.


Roni menyiapkan jebakan terindah untuk Nia, Roni ingin semuanya terlihat sangat indah dan menyenangkan untuk Nia.


" Kamar sudah dihias seromantis mungkin, harus berhasil kali ini menjebak Rita. perempuan incaran yang paling sulit ditaklukan." Ucap Roni, Roni memasang lilin aroma terapi dan beberapa bunga mawar di setiap sudut kamar.

__ADS_1


Tanpa Roni sadari ada yang melihat apa saja yang dilakukan Roni, bocah yang selalu ikutin Rita merasa gemes karena Rita dan Nia balas dendam nya setengah setengah.


" Lilinnya akan saya rusak begitu juga dengan bunganya, enak saja mau menjebak ka Nia." Ucap bocah yang selalu ikutin Rita


bocah iseng dan baik hati, melihat Roni keluar dari kamar langsung acak acak kamar yang sudah disiapkan oleh Roni. setelah puas bocah iseng langsung keluar dari kamar.


Dilain sisi, Nia berusaha santai datang ke pesta yang dibilang Roni, Nia sengaja tidak kasih kabar kl Nia datang sendiri. saat tiba di cafe yang dibilang Roni tampak kaget.


" Pesta macam apa ini, ini bukan pesta biasa?" Tanya Nia kaget, Nia baru tahu ada cafe seperti ini.


" Sepertinya kamu mau dijebak oleh Roni deh, terus sekarang mau bagaimana?" Tanya Rita bingung, sejujurnya Rita sangat kecewa dengan Roni yang bener bener nekat ingin menjebak badannya.


" Tetep masuk saja, sebelum kita kesini kan, kaga bocah itu datang saja dia menjamin niat jahat Roni tidak akan terjadi." Lanjut Nia, walaupun Nia penasaran dengan apa yang akan dilakukan bocah iseng, tapi berusaha datang supaya Roni tidak curiga sama sekali.

__ADS_1


" Yah sudah masuk saja yuk, supaya tahu apa yang dilakukan Roni untuk kamu." Lanjut Rita, Rita juga penasaran dengan apa yang akan terjadi didalam cafe.


__ADS_2