Balas Dendam Dalam Tiga Puluh Hari

Balas Dendam Dalam Tiga Puluh Hari
Walaupun saya culun tapi punya harga diri


__ADS_3

Roni memperhatikan Bela dari ujung kepala sampai ujung kaki, Roni mulai mendekati Bela dan mulai berani pegang tangannya Bela membuat membuat Bela kaget melihat sikap Roni yang seenaknya


" Anda mau apa pak?" Tanya Bela pura pura ketakutan.


" Menurut kamu? perempuan dan laki laki dalam satu ruangan mau apa? dari pada cewek culun seperti kamu kerja ditempat seperti ini, merusak pemandangan lebih baik kamu ikut saya bersenang senang." Ucap Roni senyum licik melihat Bela yang ketakutan.


" Walaupun saya culun tapi punya harga diri dan tidak mudahnya melakukan itu dengan siapapun, tanpa ikatan pernikahan pak. saya ke sini untuk bekerja dengan baik bukan seperti yang anda ingin kan." Tegas Bela, berusaha tenang tidak ingin penyamaran nya langsung terbongkar.


" Cewek culun seperti kamu, bisa sombong juga yah. saya akan memberikan kamu uang yang lebih banyak dari pada gaji sebagai karyawan.' Lanjut Roni merasa Bela sama seperti Nia yang tidak mudah di luluh kan.


" Saya lebih baik keluar dan tidak jadi kerja disini, dari pada saya harus sabar ladenin anda yang tidak jelas seperti ini." Lanjut Bela pura pura marah, Bela tidak akan menyerah sebelum misinya berhasil.

__ADS_1


Bela pura pura keluar dari ruangannya Roni sebelum Roni menggodanya lagi, Bela malas sekali ladenin Roni yang nekat merayunya.


Dilain sisi, Bocah kecil kasih tahu Rita dan Nia apa yang terjadi didalam ruangannya Roni, membuat Rita kesal mendengarnya karena Roni nekat menggoda Bela.


" Dasarnya Roni aneh, cewek culun saja di goda juga." Protes Rita yang tidak habis pikir dengan Roni, semua perempuan di godanya.


" Kambing di kasih bedak pasti Roni goda juga, kalo terlihat cantik dan menggoda." Ledek Nia yang kesel, karena Roni tidak ada kapoknya sama sekali.


" Alhamdulillah yah, sekarang apa rencana kamu?" Tanya Nia penasaran dengan rencana nya Bela


" Sekarang kamu ke ruangannya Roni drama lah disana, buat Roni merasa bersalah dan akhirnya saya bisa kerja disini, memang Roni harus dibikin kapok." Lanjut Bela ikut ikutan kesel, karena Roni baru kenal sudah berani menggodanya.

__ADS_1


" Baik lah Bela saya akan drama disana, Supaya Roni luluh mengijinkan kamu kerja disini." Lanjut Nia, Nia tidak akan membiarkan Bela sia sia menyamar, apa lagi Roni adalah target pencarian orang dari perusahaannya Bela bekerja.


Nia langsung jalan ke ruangannya Roni untuk memulai dramanya, Rita yang penasaran bagaimana reaksi Roni memutus kan ikut Nia kerjain Roni.


" Sayang kok tega sih, Rere dari kampung kesini untuk bisa kerja sayang, kamu sendiri yang terima Rere kan waktu di Bogor itu, jadi hargai Rere lah sayang." Protes Nia yang tidak menyangka jika Roni ingkar janji


" Aku sudah tawarin kerja disini kok sayang, tapi dia tidak mau jadi kassir sayang, sudah lah biarkan dia pergi dari sini saja. ngapain sih urusi. orang lain segitunya " Protes Roni heran karena Nia begitu peduli ke orang lain


" Masa sih sayang? buktinya dia ada meja kassir sekarang? kalo kamu tidak terima dia kerja karena dia culun, aku ngambek sama kamu?" Tanya Nia pura pura marah, dan langsung keluar dari ruangannya Roni.


Roni yang melihat Nia keluar dengan wajah cemberutnya membuat Roni jadi frustasi, dan bingung kenapa sebegitu nya Nia peduli dengan orang yang baru dikenalnya.

__ADS_1


__ADS_2