Balas Dendam Istri Yang Dikhianati

Balas Dendam Istri Yang Dikhianati
64.


__ADS_3

Di sebuah ruangan kontrol untuk layar pada acara pernikahan Melinda dan Niko, Dilan yang sudah menggunakan topi dan masker duduk di sana sembari menggerakkan mouse di komputer.


"Hei anak baru, tambahkan ini ke dalam komputer dan tampilkan nanti di saat acara pemotongan kue," ucap seorang pria pada Dilan sembari memberikan sebuah flash disk.


"Baik Kak," jawab Dilan mengambil flash disk itu dan mencolokkannya ke komputer.


'Flash disk ini tidak ada gunanya, karena sebelum acara pemotongan kue acara ini sudah akan hancur.' ucap pria itu dalam hati sembari menggerakkan larinya di atas keyboard lalu dia mengatur supaya tepat pada pukul 19.15 akan otomatis terputar sebuah video yang tidak bisa dihentikan, kecuali dengan mematikan daya yang tersambung ke komputer.


Setelah selesai, pria itu meninggalkan komputer dan membiarkan seorang pria yang lebih muda darinya untuk mengambil tugas menyetel tampilan layar yang diproyeksikan dari komputer tersebut.


Setelah itu, Dilan pergi berganti pakaian dan mengendarai sebuah mobil yang diparkirkan di parkiran terdekat dengan pintu belakang gedung tersebut.


Pria itu menatap jam tangannya, 'lima menit lagi,' ucap pria itu dalam hati sembari menunggu waktu.


Sementara itu, Melinda yang berada di dalam ruangan bersama dengan Cynthia, ia juga menatap jam yang dipajang di dinding kamar tersebut dan perempuan itu berdiri.


"Ayo bersiap-siap," Kata Melinda langsung diangguki oleh Cynthia, lalu perempuan itu segera pergi ke arah pintu untuk melihat jika sudah ada orang yang datang.


Dan sangat tepat waktu, seorang pria yang merupakan paman Melinda datang ke tempat itu untuk mengantar Melinda pada pengantin pria.

__ADS_1


"Ayo," ucap pria itu setelah dia masuk ke ruangan.


"Baik Paman," ucap Melinda bergerak merangkul dengan pria itu, lalu mereka kemudian berjalan keluar dari ruangan itu dan Mereka berdiri di pintu utama menuju Aula pernikahan.


"Kita sambut pengantin perempuan!!!" Ucap sang pembawa acara langsung membuat Melinda dan pamannya kemudian berjalan ke arah pintu utama untuk memasuki aula.


Tetapi Ketika sang Paman hendak melangkahkan kakinya semakin masuk, Melinda menahannya dengan tetapan perempuan itu tertuju pada layar di belakang panggung.


'Ayo cepat muncul, muncul dan jangan biarkan aku melangkahkan kaki memasuki aula pernikahan yang akan menyakitiku ini!!!' ucap Melinda dalam hati sembari mempererat genggaman tangannya pada bunga pengantin yang ada di tangannya.


"Ada apa?" Tanya sang paman yang terkejut dengan keponakannya yang bukannya berjalan bersamanya, tetapi perempuan itu malah menahannya agar mereka tetap berdiri di ambang pintu.


"Tunggu sebentar paman, aku harus menenangkan diri dulu, ini sangat membuatku gugup," ucap Melinda langsung membuat sang Paman tersenyum lalu dia mengulurkan tangannya mengelus lengan Melinda.


Tetapi, baru saja pria itu selesai berbicara, layar di panggung tiba-tiba menyala dengan begitu terangnya memperlihatkan sebuah foto pengantin pria dengan perempuan lain.


Melinda yang terdiam di tempatnya kemudian tersenyum tipis menatap foto suaminya dengan sahabatnya itu, kedua orang itu sangat sedang berciuman dengan sangat mesra.


"Ada apa ini??" Ucap sang paman yang sangat terkejut ketika dia melihat layar di belakang Niko telah menyalah.

__ADS_1


Semua orang yang ada di ruangan itu juga sangat terkejut mereka tidak menyangka ada foto seperti itu yang akan tersebar, dan belum sampai di situ, kemudian diikuti sebuah video singkat ketika Niko dan Cynthia berjalan bersama ke sebuah apartemen.


Keduanya berjalan dengan sangat mesra sembari sesekali berciuman hingga akhirnya menghilang di balik pintu.


Lalu ada juga screenshot percakapan kedua orang itu, mereka berdua sedang membicarakan Melinda sebagai perempuan yang konyol yang hanya beruntung bisa menikah dengan Niko.


Sementara Niko yang berdiri membelakangi panggung, dia melihat ke arah Melinda, pria itu sama sekali tidak mengerti dengan keributan-keributan yang terjadi di aula tersebut.


"Ada apa ini?" Ucap pria itu memperhatikan semua orang, lalu salah satu dari teman Niko menunjuk ke belakang sebagai pertanda supaya pria itu menoleh ke belakang.


Makan Niko membalikkan dirinya, lalu dia berbalik dan betapa terkejutnya dia ketika dia melihat video yang ada di panggung sedang memperlihatkan dirinya minum-minum bersama dengan Cynthia.


Wajah pria itu langsung memucat, apalagi ketika foto-foto yang lain terus dipajang di sana membuat aula itu menjadi semakin ribut.


Sementara Melinda yang berdiri di ambang pintu, dia tersenyum senang karena akhirnya sesuatu yang ingin Ia bongkar kini terbongkar ke depan semua orang.


Jadi perempuan itu segera berbalik meninggalkan pamannya yang juga terpaku karena terkejut melihat hal itu.


Melinda berjalan cepat ke pintu belakang dan menaiki mobil yang telah disiapkan oleh Dilan untuk meninggalkan tempat itu.

__ADS_1


@info.


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya,, bisa liat di profil otor.


__ADS_2