Balas Dendam Istri Yang Dikhianati

Balas Dendam Istri Yang Dikhianati
89.


__ADS_3

Pada ke esokkan paginya ketika Cynthia bangun, perempuan itu begitu terkejut saat melihat selimutnya sudah menghilang dan terlebih dia melihat ke arah sofa di mana Niko malah tidur di sofa.


'Apa yang pria itu lakukan? Dia membiarkanku tidur tanpa selimut???' ucap Cynthia dalam hati yang benar-benar tak habis pikir dengan kelakuan Niko yang sudah membuatnya merasa begitu kesal.


Pria itu sudah tahu bahwa dirinya sedang berada dalam keadaan sakit, tetapi pria itu malah tidur di sofa sambil membawa selimut mereka hingga membuatnya kedinginan sepanjang malam.


Tetapi perempuan itu tidak bisa berbuat banyak, jadi dia hanya menggertakkan giginya, Lalu dia pergi ke kamar mandi, dan setelah bersih-bersih, dia kemudian keluar dari kamar dan pergi ke meja makan mendapati makanan yang ada di atas meja adalah makanan yang lezat.


Jadi perempuan itu duduk dengan senyum indah di wajahnya untuk menikmati makanan itu ketika dia sangat terkejut saat ibu mertuanya malah menyodorkan makanan-makanan yang tidak enak untuknya.


"Ibu hamil harus menjaga kesehatan, tidak boleh makan makanan yang terlalu berlemak, jadi mulai sekarang kau jangan makan terlalu banyak daging." Ucap Ayu yang menyerahkan piring makanan namun kebanyakan di sana ialah makanan berserat yang sama sekali tidak disukai oleh Chintya.


Hal itu membuat Cynthia melihat daging sapi yang dimasak dengan sangat enak oleh Ayu, beberapa saat kemudian perempuan itu berkata, "Tapi Bu, biarkan aku memakan sepotong daging yang--"

__ADS_1


"Jangan membantah orang tua! Makan saja apa yang ada di piringmu," ucap Niko langsung membuat Chintya mengepal erat tangannya dan merasa sangat marah karena saat itu dia sedang tidak hamil Jadi untuk apa dia menahan diri untuk makan makanan kesukaannya?


Tetapi Cynthia masih menahan perkara itu dalam hatinya lalu perempuan itu memaksakan diri untuk makan sedikit karena dia tidak mampu menghabiskan makanan yang tidak enak itu.


Ketika dia hendak berdiri meninggalkan makanannya yang masih tersisa maka Ayu langsung menatapnya sambil berkata, "kau itu sedang hamil, Jadi tidak boleh menyisakan sedikitpun makanan di piring Karena itu adalah hal yang pamali yang sangat dilarang oleh orang-orang terdahulu!"


Ucapan Ayu benar-benar membuat Chintya tercengang, tetapi ketika dia kembali ingin membantah perempuan itu, Niko memberinya tatapan peringatan hingga membuat perempuan itu tidak punya pilihan lain selain memaksa dirinya untuk menghabiskan makanan tidak enak di piringnya.


'Sial, sial sial!!! Inilah yang kubenci tinggal bersama dengan orang tua, apalagi orang tua kolot seperti ayah dan ibu Niko, mereka benar-benar sok mengatur dan menyebalkan!!!!' Geram Cynthia dalam hati sembari memaksakan dirinya untuk terus makan.


"Itu, beri aku uang untuk membeli ponsel," ucap Cynthia langsung membuat Niko mengerutkan keningnya.


"Kau mau beli ponsel baru? Bukankah ponsel yang kemarin itu masih baik-baik saja?" Tanya Niko.

__ADS_1


"Itu, ponselnya rusak saat aku diserang seorang pria di restoran jadi tidak bisa lagi digunakan." Ucap Cinthya.


"Ahh,, Kalau begitu Kau bisa pergi ke restoran dan mengambil beberapa uang untuk membeli ponsel baru, karena gajiku bulan ini semuanya telah dipakai untuk kebutuhan kedua orang tuaku." Ucap Niko sangat membuat Cynthia termangu di tempatnya karena tidak menyangka akan mendengar ucapan seperti itu dari Niko.


Dan tentu saja dia tidak bisa menerima Kalau pria itu tidak memberinya uang sebab Dia sudah menjadi istri pria itu yang artinya dia adalah tanggung jawab Niko.


"Kita ini sudah menjadi suami istri, dan kau wajib menafkahi istrimu Jadi sekarang berikan aku uang untuk membeli ponsel karena aku tidak bisa mengambil sembarang uang kas di restoran karena semuanya harus dihitung pada akhir bulan." Tegas Chintya langsung membuat Niko merasa agak curiga pada perempuan di sampingnya.


"Aku sudah bilang, uang bulan ini juga tidak ada, jadi jangan meminta uang lagi padaku. Dan kau harus tahu kalau setelah menikah kau juga turut sumbangsih untuk memberikan uang pada orang tuaku, jadi jangan lupa setiap bulan kau harus memberinya uang senilai 5 juta." Kata Niko pada Chintya lalu pria itu segera keluar bersamaan dengan pintu lift yang telah terbuka.


Cynthia yang ditinggalkan kini terpaku di tempatnya menatap pria yang telah pergi itu.


Dia adalah perempuan yang menikah untuk mengurangi beban hidupnya karena akan dibiayai oleh suaminya, tapi kenapa sekarang setelah menikah dia malah menambah bebannya dengan harus membiayai kedua orang tua dari pria itu???

__ADS_1


@info.


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya,, bisa liat di profil otor.


__ADS_2