Balas Dendam Istri Yang Dikhianati

Balas Dendam Istri Yang Dikhianati
70.


__ADS_3

Setelah masuk ke dalam lift, dan bergabung bersama dengan orang-orang dia kemudian menatap Melinda sembari berkata, "Selamat atas pernikahanmu yang gagal, aku yakin kau tidak akan sedih saat mengetahui fakta bahwa sahabatmu dan mantan calon suamimu itu berselingkuh di belakangmu. Tapi kalau kau berusaha mencari pria yang lebih baik, aku yang sudah dari dulu menyukaimu akan menjadi orang yang paling depan mengantri untuk mendapatkan hatimu."


🐾🐾🐾


"Eh,, itu,,," Melinda kebingungan untuk menjawab apa, apalagi ketika dia merasakan semua tetapan orang di dalam lift itu sedang tertuju padanya.


Hal itu membuatnya agak gugup dan juga sedikit canggung karena dia tahu apapun jawabannya saat itu akan segera menyebar di seluruh bagian kantor mereka.


"Kau tidak perlu menjawab sekarang, tapi yang pasti aku sangat senang karena akhirnya pernikahanmu gagal." Ucap Dilan diikuti dentingan lift yang menandakan bahwa mereka telah tiba di lantai tempat mereka bekerja.


Jadi Melinda dengan cepat berlari keluar meninggalkan manajer yang mengikutinya di belakang, sementara semua orang yang berada di dalam lift, mereka semua menatap dua orang itu.


"Apa kalian mendengarnya?" Ucap seorang pria yang tadi berdiri di samping Dilan.


"Ah,, aku benar-benar tak percaya ini, aku rasa banyak perempuan yang akan patah hati mengetahui pria tertampan di kantor kita benar-benar sudah jatuh cinta pada perempuan yang dikhianati oleh mantan calon suaminya."


"Ya ampun,,, aku jadi ingin pindah ke departemen desain produk, Aku sangat ingin menjadi saksi atas kelanjutan cerita mereka!!!"


"Apa kalian mendengarnya tadi? Katanya manajer itu sangat senang dengan pernikahan perempuan itu yang gagal!!!"


Semua orang mengatakan pendapat mereka, sementara Melinda dan Dilan yang keluar dari lift kini sudah memasuki ruangan departemen desain.

__ADS_1


Di ruang departemen desain produk, semua anggota departemen yang sudah datang dari pagi sekali menunggu kedatangan Melinda, mereka langsung terkejut karena mereka melihat ke arah pintu di mana Melinda kembali datang bersama dengan manajer.


Itu adalah yang ketiga kalinya, jadi mereka sebenarnya agak terkejut juga, namun mengingat bahwa Melinda butuh dihibur, maka mereka dengan cepat mengerumuni Melinda.


"Bagaimana kabarmu? Apa kau baik-baik saja?"


"Semalam kau tidak bermimpi buruk bukan?"


"Aku pikir hari ini kau akan mengambil cuti karena butuh mengurus beberapa hal, tapi syukurlah kau datang dan terlihat baik-baik saja."


"Itu,, Kenapa kau datang bersama dengan manajer?" Semua orang bertanya-tanya pada Melinda hingga membuat Melinda kebingungan harus menjawab yang mana dulu.


Tetapi kemudian Dilan yang telah duduk di kursinya, dia menatap semua orang itu sambil berdehem.


Mereka semua berusaha fokus pada pekerjaan mereka, tetapi pikiran mereka masih terus berkeliaran memikirkan Melinda karena mereka sangat ingin mengetahui apa yang sudah terjadi pada perempuan itu.


Dan pada saat Dilan tiba-tiba saja keluar di tengah jam kerja, maka mereka semua meninggalkan pekerjaan mereka dan kembali menatap Melinda.


"Eh?? Ada apa?" Tanya Melinda yang merasa bingung dengan semua orang.


"Bukankah kau seharusnya mengatakan beberapa hal pada kami? Kemarin kami pergi ke acara pernikahanmu, tapi kami ditinggalkan begitu saja. Bahkan kami tidak mendapatimu lagi ketika kami mencarimu karena merasa cemas padamu.

__ADS_1


"Jadi kami hanya bisa mengirim pesan penguat padamu supaya kau tidak terlalu tertekan dengan gagalnya pernikahanmu itu, Jadi sekarang dapatkah kau mengatakan beberapa hal supaya hati kami menjadi tenang?" Ucap Karina yang melihat bahwa perempuan di depannya sama sekali tidak terlihat seperti perempuan yang baru saja dikhianati oleh mantan calon suaminya dan sahabatnya.


Wajahnya terlihat bahagia, bahkan matanya tidak bengkak dan sama sekali tidak ada jejak kesedihan di wajah Melinda.


Melinda yang mendengar itu kemudian tersenyum dan dia menggaruk belakang telinganya yang tidak gatal sembari berkata, "Ahh,, itu, Jadi sebenarnya 1 bulan yang lalu aku sudah mengetahui tentang perselingkuhan calon suamiku. Tapi--"


"Apa?!!"


"Jadi kau sudah mengetahuinya satu bulan yang lalu?"


"Ya ampun, Melinda sangat kasihan, Kau pasti sangat depresi setelah mengetahui hal itu."


"Lalu, apakah yang menyebarkan foto dan video itu adalah kau?"


Semua orang berbicara sembari menunggu jawaban Melinda.


"Ah,, Iya awal mengetahuinya aku memang terluka, Tapi sekarang sudah baik-baik saja dan aku sudah menduga kalau pernikahan kami akan gagal, Jadi sekarang Aku tidak terlalu kecewa," ucap Melinda langsung membuat semua orang menatap Melinda dengan tatapan kasihan mereka.


Perempuan yang begitu kuat padahal setiap hari dia terlihat baik-baik saja dan tidak pernah terlihat bersedih.


@info.

__ADS_1


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya,, bisa liat di profil otor.


__ADS_2