
Jenny tidak sanggup jika harus melihat lebih lama lagi menyaksikan Klara dan Reyhan berpelukan, walaupun nyatanya Klara yang sedang memeluk Reyhan, dia meminta Sandi untuk segera pergi dari sana.
Sebenarnya dia ingin meluapkan segala kemarahan dan isi hatinya kepada mereka, tapi apa dia berhak untuk marah?
"Lebih baik kita kembali ke Markas Satu." Ucap Jenny sambil menyeka air matanya yang tiba-tiba keluar.
Sandi tidak berkata apa-apa, dia menuruti saja apa yang Jenny katakan, dia segera memutar balikan mobilnya, dia memberikan tisu kepada Jenny, "Sejak kapan kau menyukai bosku ?"
"Aku tidak pernah bilang menyukainya." Jenny berusaha untuk mengelak.
"Aku tau, dari cara kamu menatapnya." Sandi menambahkan perkataannya di dalam hati : Kasihan juga gadis ini jika tau niat kami untuk terus menahannya disini.
Jenny yang merasa isi hatinya sudah ketebak oleh Sandi, terpaksa diam.
Reyhan tidak tau kalau Jenny datang ke Markas Dua karena saat itu Jenny melihat mereka dari kejauhan dan langsung berputar arah lagi.
__ADS_1
Reyhan melepaskan pelukan dari Klara. Dia menarik nafas dalam-dalam dan menatap Klara dengan lembut, "Aku senang akhirnya kamu mengetahui semuanya, aku hanya ingin di antara kita tidak ada kesalahpahaman lagi, bagaimana pun kau pernah menjadi orang yang special di hatiku dalam waktu yang lama. Dan aku ingin dunia tau tentang kebusukan Leon, orang seperti itu tidak pantas menjadi seorang pemimpin."
Klara masih saja menangis, jika waktu bisa diputar kembali, dia akan memilih untuk mempercayai Reyhan, dan dia tidak akan menikah dengan Andra. Dia seharusnya menunggu Reyhan untuk menjelaskan semuanya.
"Jangan menyesali semuanya, Klara. Setelah ini kita memang harus menjalani kehidupan kita masing-masing tanpa ada rasa benci dan kesalahpahaman di antara kita."
Klara hanya bisa menggeleng, "Aku tidak bisa berpikir jernih sekarang, Reyhan. Yang aku rasakan sekarang adalah hati aku benar-benar sakit."
"Kau harus tenangkan hatimu, tapi aku tidak bisa menemanimu. Kita harus tau batasan, aku tidak ingin terjebak dalam kenangan masa lalu kita, karena urusan masa lalu kita sekarang sudah clear. Kamu tau aku bukan pembunuh ayahmu dan kamu bisa menangkap mereka."
Reyhan membelalakan mata saat mendengar ucapan Klara.
"Aku rasa rekaman itu tidak cukup jadi bukti, karena Roni sudah mati. Pasti banyak yang beranggapan rekaman itu hanya manipulasi saja. Dan di handphone Roni pun hanya ada panggilan keluar saja kepada Andreas dan Leon, tapi bukti itu belum kuat Rey. Aku akan mencari cara agar bisa menjebloskan mereka ke penjara, karena itu aku akan berpura-pura tidak tau tentang ini sambil diam-diam menyelidiki mereka. "
Reyhan mengaguk pelan, "Hmm itu terserah kamu saja, aku tidak akan ikut campur. Karena aku rasa tugasku untuk memberitahu kejahatan Leon dan Andreas kepada kamu sebagai polisi sudah selesai, akhirnya kamu tau, kamu dan rekan kamu bisa menangkap mereka. "
__ADS_1
Reyhan menambahkan pembicaraannya di dalam hati : Tapi orang seperti mereka pasti akan sulit untuk ditangkap, karena itu aku akan tetap menjalankan rencanaku untuk menghancurkan mereka.
Klara menatap Reyhan dan berbicara di dalam hati, Andai kamu tau Reyhan bahwa aku sebenarnya sangat merindukan kamu meski aku selalu bilang membencimu. Dan aku sama sekali tidak bahagia dalam pernikahan aku meski aku sudah mencoba beberapa kali untuk mencintai Andra, tapi pikiranku selalu tertuju padamu. Apalagi sekarang aku tau kamu tidak membunuh ayahku. Hatiku semakin sakit.
"Apa tujuanmu menikahi Jenny? Apa kamu berniat balas dendam pada Andreas melalui Jenny? Apa itu artinya kamu tidak memiliki perasaan pada Jenny?" Tiba-tiba Klara mengemukakan beberapa pertanyaan kepada Reyhan.
...****************...
...Jangan lupa like, komen, vote dan beri hadiah yah kawan 🙏 😁...
...Dan terimakasih banyak buat yang sudah memberi itu semua, semakin membuat saya semangat!...
...Mohon maaf belum bisa balas komen satu persatu, tapi saya selalu baca komen dari kalinya....
...Jangan lupa simak terus ke bab-bab berikutnya!...
__ADS_1