
Satu tahun kemudian.....
Klara akhirnya memiliki seorang anak dari suami yang dia cintai.
Klara sekarang sudah bisa melupakan perasaannya pada Reyhan, dia bisa menerima Andra di relung hatinya. Apalagi sekarang dia sudah memiliki seorang anak yang sangat cantik, bayi itu masih berusia 3 bulan.
Andra sebagai suami dan ayah yang baik pastinya tak pernah lelah memperhatikan istri dan anaknya.
Saat itu Andra sedang menggendong sang anak dan mencium pipi puterinya itu, lalu Klara memeluknya dari belakang.
"Laura sudah tidur, cepat tidurkan Laura." pinta Klara.
Laura adalah nama anak mereka.
"Iya, sayang." Dengan pelan Andra membaringkan Laura di kasur bayi itu.
Semenjak kehadiran Laura rumah tangga mereka semakin terasa sangat hangat.
Klara menarik tangan Andra "Malam ini aku memasak makanan kesukaanmu lho."
"Wah aku jadi lapar, tapi... "
"Tapi apa?"
Andra berbisik pada Klara "Sebelum itu, aku ingin memakanmu dulu."
Wajah Klara memerah mendengarnya sampai dia menelan saliva dengan kasar.
Andra merasa geli melihat reaksi Klara, persis seperti orang yang baru Kasmaran, Andra mencium bibir sang istri, lalu menggendong Klara membawanya ke ranjang dan terjadilah pergulatan hebat diantara keduanya sampai de sa han itu menggema memenuhi kamarnya.
Terimakasih, dari dulu kau selalu ada untuku dan menjadi suami dan ayah baik untuk kami.
****************
"Tuan, maafkan aku tuan. Aku memang salah aku mohon jangan bunuh aku!" seseorang memohon kepada Reyhan.
"Kau tau apa kesalahanmu? Kau sudah memata-matai kami selama ini, aku tidak suka namanya pengkhianatan." tegas Reyhan sambil menupangkan kaki di kursi.
"Iya aku tau, aku terpaksa melakukannya. Tapi aku mohon jangan bunuh aku!"
__ADS_1
Jefri berisik, "Lebih baik bunuh saja dia."
Reyhan selalu teringat pesan Jenny untuk tidak membunuh orang lagi. Banyak penyelesaian tanpa harus membunuh. Padahal sekarang dia sudah menjadi seorang tuan mafia, tetua meninggal 10 bulan yang lalu, karena itu dia yang menjadi pemimpin seutuhnya di the drak devil.
"Kau beri dia efek jera!" suruh Reyhan kepada Alex.
"Baik," ucap Alex.
Alex menghajar pria itu tanpa ampun.
Sementara Reyhan berjalan dengan santai ke ruangannya. Reyhan bukan tipe orang yang ingin menguasai harta tetua dengan begitu mudah, seluruh kekayaan milik tetua Reyhan habiskan untuk mendirikan beberapa panti asuhan, sehingga panti asuhan itu sangat besar dan terjamin hidupnya. Bukan hanya itu saja, dia juga mendirikan banyak rumah sakit yang megah di berbagai kota di negeri ini, sesuai keinginan tetua.
Sementara itu, Reyhan ingin mengulang lagi dari nol bisnisnya bersama the dark devil. Ya dunia mafia adalah dunianya, sekeras apapun dia berusah lepas tapi dia sadar tidak bisa lepas dari dunia kegelapan itu.
Reyhan merasa kehilangan sesuatu yang sangat penting, dia terus mencari barang yang menurutnya sangat penting itu. Sampai dia membungkukan badan mencari ke bawah meja.
Tok! Tok! Tok!
Terdengar suara ketukan pintu.
"Masuk!" suruh Reyhan.
Reyhan langsung membawa foto itu, sebuah foto saat dia dan Jenny berfoto bersama di studio foto satu tahun yang lalu.
"Terimakasih!" ucap Reyhan.
"Ya, bos merindukannya?" tanya Sandi, Sandi sangat merindukan sosok wanita yang selalu ceria itu karena Reyhan selalu menyuruhnya untuk menjaga Jenny.
Reyhan tak menjawab pertanyaan dari Sandi. Diam Reyhan artinya iya. Sandi pun keluar dari ruangan itu.
Reyhan membawa foto itu ke rumahnya, dia membaringkan tubuhnya di atas kasur dan memandangi foto dirinya bersama Jenny, dia memeluk boneka milik Jenny yang dia belikan untuk Jenny dulu, dia menghembuskan nafas berat, rasanya dia sangat merindukan wanita ini, ternyata perkataan Jenny benar, Reyhan pasti akan membutuhkan foto ini jika merindukannya.
"Aku sangat merindukanmu, Jenny. Sangat merindukanmu." Mata Reyhan berkaca-kaca mengucapkannya, dia mengusap-usap wajah Jenny di foto itu.
****************
Leon diputuskan untuk dihukum seumur hidup atas segala kejahatan yang telah dia lakukan. kakinya memang sudah sembuh walaupun dia berjalan terpincang-pincang, tapi sayangnya di lapas sana dia mendapatkan kekerasan karena selalu di hajar oleh jeger disana.
Harta dan seluruh kekayaannya tak mampu menolongnya.
__ADS_1
"Cepat pijat kakiku!" perintah seorang jeger pada Leon.
"Kau pikir aku mau melakukannya?" Leon tidak mau menuruti perintah dari Jeger itu.
"Cepat hajar si pincang ini!" perintah jeger itu kepada orang-orang yang ada disana.
BUUKK!
BUUKK!
"Arghhh!" Leon meringis.
Mereka menghajar Leon sampai babak belur, dia merasa kesakitan di seluruh tubuhnya. Hampir tiap hari dia merasakan penyiksaan tiada henti. Leon tak bisa melawan karena mereka mereka sangat kuat, sementara Leon dari dulu selalu mengandalkan kekuatan Andreas saja dan Petter.
****************
Di perbatasan salah satu negara di Afrika...
"Doctor....Doctor...." Ada seseorang wanita berkulit hitam tengah berlari ke sebuah tenda besar tempat para dokter relawan disana.
Lalu seorang dokter cantik keluar dari tenda itu.
"Da-daar is iemand wat amok daar, hy dreig ons met 'n mes! ( ada seseorang sedang mengamuk disana, dia mengancam kami dengan pisau! ) " kata wanita itu dengan terengah-engah.
Dokter cantik itu pun segera pergi ke tempat yang dijadikan ruang operasi, ternyata ada seorang pria mengamuk disana, dia marah karena saudaranya tidak bisa diselamatkan. Dia terus mengamuk sambil mengarahkan pisau kepada para tim medis disana.
"Ek kan nie my broer se dood aanvaar nie, jy moet verantwoordelikheid neem! (aku tidak terima saudaraku mati, kalian harus bertanggung jawab)!" Pria itu tak henti mengancam tim medis dengan menodongkan pisau yang sangat tajam kepada mereka.
Dengan santai dokter cantik itu menghampirinya dan membujuknya, tapi pria itu tidak gampang untuk di bujuk, akhirnya dokter cantik terpaksa menaklukan pria itu agar melepaskan pisau tajam di tangannya dan berhenti mengancam tim medis disana.
...****************...
...Besok tamat 🙏🙏...
...Jangan lupa like, komen, vote dan beri hadiah yah kawan 🙏 😁...
...Dan terimakasih banyak buat yang sudah memberi itu semua, semakin membuat saya semangat!...
...Mohon maaf belum bisa balas komen satu persatu, tapi saya selalu baca komen dari kalinya....
__ADS_1
...Jangan lupa simak terus ke bab-bab berikutnya!...