
Reyhan tidak jadi di obati oleh Jenny, karena keburu kecewa dengan sikap Jenny yang terus dingin dan cuek padanya. Dia menunggu Jenny di dalam mobil yang terparkir sedikit jauh dari Markas, karena tidak ada yang boleh melihat dia dan Jenny pulang bersama. Tidak ada yang boleh tau mereka menikah, apalagi kalau sampai terdengar ke telinga tetua.
Ceklek!
Jenny masuk ke dalam mobil, dia rela berjalan kaki dulu beberapa meter agar bisa pulang bersama Reyhan. Rasanya mereka seperti sedang menjalani hubungan secara Backstreet.
Di sepanjang perjalanan sangat terasa hening, tak ada yang mau memulai bicara, mereka persis seperti suami istri sungguhan yang terlihat sedang marahan.
Aneh sekali seharusnya aku yang marah padanya, kenapa dia yang terlihat marah? kata hati Jenny sambil melirik Reyhan yang sedang fokus menyetir mobil tanpa berbicara sedikit pun, bahkan suara nafasnya pun tak terdengar.
Reyhan merasa kecewa karena sikap Jenny yang berubah padanya dan lebih mementingkan mengurus Alex terlebih dahulu dibandingkan dengannya.
Akhirnya mereka sampai ke dalam rumah, dan mereka masuk ke kamar masing-masing.
"Bahkan dia tidak maaf padaku, dia berani sekali membiarkan Alex memegang tangannya. Ini baru satu hari dia jadi Dokter disana sudah mulai tebar pesona. Seharusnya aku tidak usah menyuruhnya untuk jadi Dokter pengganti di Markas." gerutu Reyhan. Dia menekan-nekan kepalanya, merasa pusing.
Drrrttt... Drrrttt...
Reyhan mendapatkan pesan dari Dokter Bon.
__ADS_1
[Maaf sekali saya belum bisa pulang ke Indonesia, masih banyak urusan penting disini yang harus saya selesaikan]
Rupanya Reyhan menyuruh Dokter Bon pulang, mencari dokter pengganti itu tidak gampang dan tidak bisa terburu-buru karena harus menjamin dokter itu benar-benar bisa tutup mulut tentang the drak devil.
"Aishh... " Reyhan mendengus kesal mendapatkan balasan dari Dokter Bon, sampai dia melayangkan tinjunya ke udara.
Drrrttt... Drrrttt...
Reyhan mendapatkan pesan dari Sandi.
[Tadi siang Jenny melihat bos berpelukan dengan Klara, sepertinya dia sangat kecewa]
"Untuk apa juga dia menjelaskan semuanya padaku? aku memang tidak penting baginya," Jenny menyeka air matanya yang tiba-tiba keluar, rasanya dia sudah dikhianati oleh suami dan temannya sendiri padahal nyatanya hubungan dia dan Reyhan tidak seperti itu, mereka memang sudah berhubungan badan selayaknya suami istri tapi tidak memakai hati, hanya pelepasan naf su saja.
Tok... Tok... Tok...
Terdengar suara seseorang mengetuk pintu kamar Jenny, Jenny segera menyeka air matanya kembali, dia terpaksa membuka pintu kamarnya.
Jenny terkejut saat melihat siapa yang mengetuk pintu, "Reyhan? Ada apa kamu... "
__ADS_1
Belum juga pertanyaannya selesai, Reyhan langsung menyambar bibir Jenny dan mendorongnya ke kamar, dia menghentakan tubuhnya ke dinding.
Dengan rakus Reyhan mencium bibirnya sampai Jenny hampir kehabisan nafas dan memukul-mukul punggung Reyhan.
"Mmmphhh... "
Reyhan melepaskan ciuman itu, dia menatap wanita itu dengan intens, dan nafas yang terengah-engah "Lain kali jangan diamkan aku seperti ini, hatiku sangat sakit dan membuat aku gila. Klara adalah mantanku, dan aku tidak memiliki perasaan lagi padanya. Kami hanya menyelesaikan kesalahpahaman kami di masa lalu. "
Jenny terperangah mendengarnya, Jenny mencoba mencerna perkataan Reyhan yang bilang tidak memilik perasaan pada Klara dan Reyhan merasa sakit dan gila jika Jenny mendiamkannya ? Apa artinya Reyhan menyukainya? Dia menatap intens kepada Reyhan, sampai kedua mata mereka bertemu dan saling menyatukan bibir mereka kembali.
Reyhan menangkup wajah Jenny , memperdalam ciuman mereka. Sementara Jenny mengalungkan kedua tangannya ke leher Reyhan, mereka berciuman dengan begitu menggebu, saling membelitkan lidah mereka menyusuri di setiap inci mulut mereka dan tak hentinya saling bertukar saliva menandakan bahwa mereka sudah mulai terbiasa dengan apapun yang ada di tubuh mereka dan merasa saling memiliki satu sama lain.
...****************...
...Jangan lupa like, komen, vote dan beri hadiah yah kawan 🙏 😁...
...Dan terimakasih banyak buat yang sudah memberi itu semua, semakin membuat saya semangat!...
...Mohon maaf belum bisa balas komen satu persatu, tapi saya selalu baca komen dari kalinya....
__ADS_1
...Jangan lupa simak terus ke bab-bab berikutnya!...