Balas Dendam Sang Mafia (Mencintaimu Atau Membunuhmu)

Balas Dendam Sang Mafia (Mencintaimu Atau Membunuhmu)
Tidak Mungkin Membunuhmu


__ADS_3

Reyhan melepaskan miliknya, dia menggendong tubuh Jenny ke sofa, Reyhan duduk disana dan membiarkan Jenny duduk di atasnya sambil menyatukan kedua milik mereka kembali, Jenny mengaitkan kakinya ke pinggang Reyhan.


Reyhan membantu Jenny untuk bergerak dengan cepat yang sedang duduk di antara kedua pahanya dengan memegang kedua pingang Jenny.


"Akh... "


"Arggttt... "


Mereka berdua sangat menikmatinya. Jenny semakin mempercepat gerakannya di atas sana dengan memegang kedua bahu Reyhan yang sedang sibuk menyesap pa yu dra nya.


Reyhan menekan punggung Jenny agar dia lebih leluasa untuk memainkan pa yu daranya dan terus menyedotnya berharap ada sesuatu yang keluar dari sana agar bisa dia hisap dengan habis.


Jenny masih saja menggerakkan tubuhnya dengan menekan kepala Reyhan yang sedang dia susui. Reyhan memeluk punggung Jenny dengan erat sambil berdiri lalu membaringkan tubuh Jenny di atas sofa, dia sudah hampir mau mencapai pe le pasnnya.


Reyhan memompa tubuh Jenny dengan cepat, terus menghantam miliknya dengan batangnya yang perkasa, Jenny merasa sedikit kelelahan karena harus mengimbangi permainan Reyhan yang begitu kuat belum mencapai klimmaks juga.


"Arrrghhtt... sebentar lagi, Jenny. " Reyhan begitu sangat menikmati saat batangnya terhimpit di dalam milik Jenny yang masih sempit, rasanya sangat memabukkan seakan jiwanya sedang pergi ke tempat yang jauh dari jangkauannya.

__ADS_1


"Arrrggghhh.... "


"Akhhh... "


Keduanya mengerang saat sama-sama mencapai pelepasannya. Reyhan mencium bibir Jenny dengan lembut dengan keringat yang bercucuran di tubuhnya, Jenny sangat menyukai aroma tubuh maskulin pria itu, dia menekan kepala Reyhan yang berada di atasnya untuk memperdalam ciumannya. Pria ini sudah membuatnya jatuh hati dan ingin selalu terus bersamanya.


Bisakah hubungan kita tidak lebih dari pernikahan kontrak saja? Bisakah kita hidup bersama dengan bahagia dengan saling mencintai satu sama lain? batin hati Jenny sambil menatap Reyhan yang masih berada di atasnya. Reyhan belum melepaskan batangnya dia masih ingin miliknya terus berada di dalam sana, Reyhan mengecup bibir Jenny beberapa kali.


...****************...


Reyhan memeluk tubuh Jenny di atas kasur, dia mencium bibir Jenny dengan lembut, lalu menatap wanita itu dengan tatapan yang begitu dalam. "Aku mencintaimu, Jenny."


Tapi tidak ada jawaban dari Jenny, Jenny yang awalnya tersenyum tiba-tiba wajahnya berubah menjadi pucat pasi, Reyhan kaget saat mengusap punggung Jenny mendapati banyak darah di punggungnya.


"Jenny!" Reyhan melepaskan pelukan saking begitu kagetnya.


Reyhan melihat ada pisau menancap di perut Jenny, "Ti-tidak mungkin! Jenny! Siapa yang melakukannya?" Reyhan menangis sejadi-jadinya, dia sangat takut kehilangan wanita yang sangat dia cintai, dia mencabut pisau itu dan menekan tangannya ke perut Jenny yang terluka agar tidak banyak mengeluarkan darah.

__ADS_1


Jenny yang wajahnya sudah begitu pucat, dia hanya bisa merintih menahan sakitnya luka tusukan itu di perutnya, "Kau yang melakukannya, Reyhan. Kau yang membunuhku!"


"Tidak mungkin! Aku tidak mungkin membunuhmu!"


Reyhan tersentak bangun dari tidurnya, nafasnya terengah-engah tidak beraturan dan tubuhnya mengeluarkan banyak keringat, dia langsung mencari keberadaan Jenny, rupanya dia sedang tidur di sebelahnya. Dia bisa bernafas lega ternyata kejadian tadi hanyalah sebuah mimpi.


Reyhan langsung memeluk tubuh Jenny yang sudah memakai piyama tidurnya, dengan erat dia membawa tubuh itu ke dalam dekapannya, dia sangat takut kejadian itu menjadi nyata.


Mengapa kau harus menjadi anak Andres, Jenny? Seberapa kuat usahaku untuk menyangkal hatiku untuk tidak jatuh hati padamu tapi tetap saja aku tidak bisa membohongi hatiku, membuatku frustasi. Tapi aku tidak mungkin tega membunuhmu karena aku tidak sanggup kehilangan kamu.


Reyhan mengecup kening Jenny dengan lembut dan mempererat dekapannya lagi membiarkan kepala Jenny bersandar di dada bidangnya, Reyhan belum mengenakan bajunya, dia hanya menutupi tubuhnya dengan selimut.


...****************...


...Jangan lupa like, komen, vote dan beri hadiah yah kawan 🙏 😁...


...Dan terimakasih banyak buat yang sudah memberi itu semua, semakin membuat saya semangat!...

__ADS_1


...Mohon maaf belum bisa balas komen satu persatu, tapi saya selalu baca komen dari kalinya....


...Jangan lupa simak terus ke bab-bab berikutnya!...


__ADS_2