Balas Dendam Sang Mafia (Mencintaimu Atau Membunuhmu)

Balas Dendam Sang Mafia (Mencintaimu Atau Membunuhmu)
Penyerangan


__ADS_3

Enam hari kemudian...


Jenny sedang apa?


Jenny makan apa hari ini?


Apa Alex datang ke Markas?


Kenapa Alex datang ke Markas padahal dia harus istrahat?


Kamu cari cara agar Alex tidak datang ke Markas lagi!


Perhatikan Jenny! Jangan sampai dia dekat dengan pria lain!


Apa bisa kamu diam-diam video Jenny sekarang lagi apa?


Sedang apa itu Jenny mengobrol dengan banyak pria disana?


Itu lah beberapa pesan yang Reyhan kirim ke Sandi, sampai Sandi pusing untuk selalu membalas pesan dari bosnya. Tiap ditanya apa bos cemburu? Pasti jawabannya tidak, hanya penasaran saja Jenny sedang apa sekarang.


Apalagi tentang Alex, jawabannya karena sangat mengkhawatirkan kondisi anak buahnya itu makanya menyuruh Sandi untuk melarang Alex masuk ke Markas Satu dulu sebelum lukanya sembuh.


Untuk misi saat ini anggota the dark devil yang dibawa Reyhan ke kota B adalah anggota yang sudah lama dan berpengalaman, jadi anggota baru yang latihan di markas belum bisa di ajak untuk bertarung.


Selama enam hari itu Reyhan dan anggota the dark devil lainnya sedang sibuk untuk mencari keberadaan sebuah markas kecil milik naga api, markas itu dijadikan tempat aktivas sebuah panjagalan manusia.


Setelah beberapa hari berhasil menemukan letak markas kecil itu, Reyhan mulai menyusun rencana untuk menyerang markas tersebut sebagai tanda bahwa ini adalah perang diantara mereka segera di mulai.


Doorrr...


Doorrr...


Dooorrr...


Telah terjadi tembak menembak di antara kedua kubu itu, klan naga api yang berada di markas sana belum memiliki kesiapan karena the drak devil melakukan serangan dadakan.


Kini the drak devil sangat leluasa mengepung markas kecil milik naga api, dan ada beberapa orang yang sudah bisa memasuki markas itu, sebuah markas tempat menyimpan banyaknya organ manusia yang akan di jual ke luar negeri, karena itu begitu tercium kuat bau darah yang sudah mengering bercampur dengan darah yang masih segar.


Doorrr...


Reyhan menembak salah satu musuh yang hampir mau menembak Jefri.


"Terimakasih." Terdengar suara Jefri di earpiece yang di pasang di telinga masing-masing.


"Ada beberapa musuh bersembunyi di belakang tumpukan kayu itu, cepat tembak!" Terdengar suara komando dari Reyhan di earpiece sana, beberapa anggota the drak devil yang berada di area terdekat dengan pelan berjalan ke tumpukan kayu itu, mereka dengan cepat menembak beberapa anggota naga api yang sedang bersembunyi.

__ADS_1


Doorrr....


Dooorrrr...


Tempat itu menjadi ramai dengan suara tembakan.


Sementara itu Reyhan berjalan menuju lantai atas melewati anak tangga satu persatu dengan pelan dan terus mengarahkan pistolnya ke depan dan belakang siapa tau ada musuh tiba-tiba datang menyerang.


Dia menyimpan sebuah bom di lantai atas dan mulai mengaktifkannya, lalu mencari anggota naga api yang masih tersisa disana, rupanya ada seseorang yang sedang bersembunyi di bawah meja, dia adalah ketua di markas sana di bawah naungan Andreas.


Reyhan menarik kerah pria itu lalu menghajarnya, dengan melayang beberapa pukulan ke tubuhnya.


BUGH! BUGH! BUGH!


"A-ampun, jangan bunuh saya." Pria itu memohon ampun pada Reyhan dengan ketakutan.


Reyhan sedikit membungkukan badan dan menodongkan pistol di depan kepala orang yang sedang bersimpuh di lantai itu, "Cepat telepon Andreas!"


Dengan tangan yang gemetaran, pria itu segera menelpon Andreas.


"Hallo, " Terdengar suara Andreas di seberang sana.


Dengan kasar Reyhan merebut handphone si pria itu, sementara tangan yang satu lagi masih menodongkan pistol ke kepalanya.


"Akhirnya kita bisa saling bersapa lagi, mertua." Reyhan berbicara dengan santai.


"Tunggulah aku yang lebih dulu menghancurkanmu dan Leon, beritahu kabar baik ini pada tuanmu itu." Reyhan sambil terkekeh.


Doorrr...


Reyhan menembak kepala pria yang ada di hadapannya itu.


"Jenny! Dimana anakku brengsek?" tanya Andreas dengan nafasnya yang begitu menggebu menyatu dengan amarahnya.


Namun Reyhan segera menutup panggilan, tidak ingin menjawab pertanyaan dari Andreas.


Reyhan melihat bom yang waktunya tinggal beberapa menit lagi untuk menghancurkan markas itu, dia memberi perintah kepada anak buahnya lewat earpiece, "Lebih baik tinggalkan markas ini sekarang ini juga!"


Para anggota the dark devil yang ada dibawah sana segera mengikuti perintah Reyhan untuk pergi dari markas itu. Jika melewati anak tangga, Reyhan tidak ada waktu untuk menyelamatkan diri, dia terpaksa harus loncat dari sana.


Prengg!


Reyhan menendang jendela , dia keluar melewati balkon, lali menjatuhkan dirinya ke bawah.


DUARRRR!!

__ADS_1


BOOMMM!!!


Sebuah bom berhasil menghancurkan markas itu, sementara yang di luar sana, the drak devil, sengaja bertiarap agar tidak mengenai percikan api disana.


BOOMMM!!


Beberapa kali bom itu menggelegar membuat bangunan megah itu seketika hancur melenyapkan semua yang ada di dalamnya.


****************


Dalam waktu yang bersamaan, saat itu Sandi sedang mengantarkan Jenny pulang, sudah enam hari Jenny tidak bertemu Reyhan, hatinya begitu sangat merindukan Reyhan, merindukan semua yang ada di diri pria itu.


Sedang apa apa dia sekarang? Aku sangat merindukannya. Jenny mengatakan itu dihatinya sambil memeluk boneka yang Reyhan belikan.


Jenny memang tidak tau Reyhan pergi ke kota B ada urusan apa karena Reyhan tidak ingin bercerita kepadanya, dan Jenny juga tidak akan mendesaknya jika Reyhan tidak ingin bercerita padanya.


CKIITT!


Tiba-tiba ada sebuah mobil menghadang mereka, Sandi menyembunyikan klakson berkali-kali, tapi mobil itu tetap saja diam disana.


"Kenapa mobil itu diam dari tadi?" tanya Jenny.


"Entahlah, kamu diam dulu disini. Biar aku periksa sebentar." Sandi berpirasat yang tidak mengenakan.


Sandi menggedor-gedor pintu mobil itu "Hei, kau cari mati ya! Cepat menyingkir! " bentaknya.


Orang yang ada di dalam mobil segera keluar, tanpa basa basi dia dengan cepat menusukkan pisau ke perut Sandi.


Jlebb!


"Arggthhh... " Sandi meringis, dia sama sekali tidak menyadari pergerakan Petter yang begitu cepat.


Sandi mencengkram baju Petter untuk mrnghajarnya, namun Petter sekali lagi menusukkan pisau ke perut Sandi, membuat Sandi tidak berdaya.


Jlebb!


bersambung....


****************


...Seperti biasa novel author tidak akan banyak episodenya , kemungkinan lebih pendek dari gairah cinta adik ipar....


...Kira-kira novel ini bakal happy ending atau sad ending? Tunggu saja di bab-bab berikutnya....


...Maaf telat! Author harus weekend dulu 🙏😁😁...

__ADS_1


...Jangan lupa like, komen, kasih vote dan hadiah kawan....


__ADS_2