
Reyhan berhasil masuk ke sebuah gudang tempat Jenny di sekap disana, rupanya dia tidak mendapati Jenny , hanya melihat Petter berdiri dengan santai seakan tau dia akan datang. Ya tentu saja dia tau karena dia memeriksa ponsel Sandi dan tau ada alat pelacak di ponsel Sandi. Dia hanya ingin bermain-bermain dengan Reyhan.
Prok! Prok! Prok!
Petter bertepuk tangan, dia tersenyum lebar menyambut kedatangan Reyhan.
"Akhirnya kau datang!"
Pandangan Reyhan beredar mencari keberadaan Jenny.
"Istrimu ada di dalam. Dia baik-baik saja, kau tak perlu khawatir."
Petter tau apa yang sedang dicari Reyhan.
"Apa tujuanmu mengundangku kesini?" Reyhan menatap sangar pada Petter.
"Hanya ada dua pilihan, bekerjasama denganku atau mati di tanganku. Kau pilih salah satunya."
Reyhan tertawa kecil mendengar jawaban dari Petter, dia tidak mengerti untuk apa Petter mengajak bekerjasama.
"Kita memiliki tujuan yang sama yaitu ingin membunuh Andreas dan Leon. Karena itu ayo bekerjasama denganku. Di mulai dari malam ini kau bunuh wanita itu lalu kita kirim mayatnya pada Andreas, menyenangkan bukan?"
"Lebih cepat lebih baik, bunuh dia, wanita itu sangat penting untuk Andreas dan Leon, pasti.... "
BUGH...
Perkataan Petter belum selesai karena Reyhan keburu menghajarnya. Dia menghajar wajah Petter, lalu pindah ke perutnya, lalu menendangnya sampai jatuh tersungkur ke tanah.
__ADS_1
"Aku tidak berminat untuk bekerjasama denganmu. Aku tau kau orng yang sangat licik." ucap Reyhan dengan nafas berat.
Petter yang tubuhnya tergeletak di lantai hanya terkekeh sambil memegang perutnya yang linu karena pukulan Reyhan begitu sangat keras.
Reyhan segera berjalan dengan cepat masuk ke ruangan lain untuk mencari Jenny namun Petter membawa sebuah balok kayu untuk memukul kepala Reyhan, dengan cepat Reyhan menghindar. Sehingga terjadi perkelahian sengit diantara mereka.
Reyhan berhasil mengangkat tubuh Petter dan membantingnya ke lantai.
Brukkk!
"Arrrggghhh... " Petter meringis memegang punggungnya.
Reyhan segera meninggalkan Petter dan mencari keberadaan Jenny, Reyhan hampir saja menitikan air mata saat melihat Jenny yang tangan dan kakinya dr posisi terikat di kursi dan Petter menutup kembali lakban di mulut Jenny sebelum Reyhan datang.
Reyhan segera membuka semua tali yang mengikat Jenny , termasuk lakban yang menutupi mulutnya.
Jenny hanya mematung saat Reyhan tiba-tiba memeluk erat tubuhnya. Sampai tanpa terasa air matanya telah keluar. Begitu sesak rasanya saat tau semua kebenaran tentang Reyhan.
Reyhan menghapus air mata Jenny, "Jangan menangis, aku ada disini. Kau aman denganku."
Aman? Benarkah?
Reyhan mendengar suara langkah kaki di belakangnya dengan sigap dia memutar badan dan melebarkan kakinya menjegal kaki Petter sampai Petter terjatuh.
Petter segera berdiri sambil mengeluarkan sebuah pisau, dia kembali menyerang Reyhan sampai dia berhasil melukai menggoreskan beberapa kali pisau itu ke tangan dan bahu Reyhan.
Reyhan tak berhenti menyerah, dia masih bisa terus memberikan beberapa pukulan pada tubuh Petter, sampai akhirnya dia bisa menarik tangan Petter yang hampir saja akan menusukan pisau itu ke perutnya. Reyhan membelitkan tangan Petter sampai Petter meringis dan menjatuhkan pisau itu ke lantai.
__ADS_1
Bugh...
Reyhan menendangkan kakinya menuju atas menengenai wajah Petter sampai tubuh Petter ambruk ke lantai karena tendangan yang begitu keras yang diberikan oleh Reyhan.
Reyhan membawa pisau yang tergeletak di lantai.
Jenny shock melihatnya, "Reyhan jangan!"
Bagaimana pun Jenny seorang dokter, misinya adalah menyelamatkan nyawa orang, tidak mungkin dia membiarkan ada orang yang akan kehilangan nyawanya di depannya sendiri, walaupun orang itu penjahat.
Namun Reyhan tak mendegarkannya, dia memilih untuk melenyapkan nyawa Petter. Tapi niatnya terhenti saat Jenny memeluknya dari belakang.
"Ku mohon, hentikan! Jangan membunuh! Kau bukan penjahat, Rey!"
Maaf, ayahku yang membuat kamu seperti ini. Aku tau kamu pria yang baik. Ayahku yang telah membuat hidupmu hancur. Kau pasti sangat menderita Rey. Tapi bolehkah aku mengobati lukamu walaupun hanya sedikit? Tak apa bila akhirnya kau akan membunuhku pada akhirnya, itu memang pantas aku dapatkan sebagai hukuman karena aku anak dari ayahku yang sudah membuat kesalahan yang besar padamu dan orang lain.
...****************...
...Wah bagaimana kisah cinta Jenny dan Reyhan nantinya setelah Jenny tau apa niat Reyhan menikahinya? ...
...Jangan lupa like, komen, vote dan beri hadiah yah kawan 🙏 😁...
...Dan terimakasih banyak buat yang sudah memberi itu semua, semakin membuat saya semangat!...
...Mohon maaf belum bisa balas komen satu persatu, tapi saya selalu baca komen dari kalinya....
...Jangan lupa simak terus ke bab-bab berikutnya!...
__ADS_1