Belahan Hatiku

Belahan Hatiku
Tahap Revisi : Episode 10


__ADS_3

Bram berada di dalam ruangan dokter yang menanganinya saat ia kecelakaan. "Jadi bagaimana dengan saya.., pada saat kecelakaan itu "Bram penasaran.


"Begini pak.Bram..., pada saya menangani pak. Bram benturan di kepala bpk membuat setengah hilang ingatan..., jika ingin ingat kembali kenangan lama, pikiran dan hati harus tenang rileks dengan pelan ingat-ingat kenangan tersebut. Tapi jangan di paksa atau minta bantuan pada orang yang paling penting di hidup bpk..., secara bertahap lambat laun insyaallah akan kembali "ucap panjang lebar dokter tersebut.


...Ini di imajinasi author ya..., benar atau tidak jangan di pikirin karena ini hanya NOVEL ...


"Baiklah..."melihat dokter menganguk.


..._KEDIAMAN ADITAMA_ ...


"Kamu dari mana mas..., aku mencarimu "rengek Sonya.


"Tadi ada urusan "elaknya. Bram memeluk erat Sonya ingin tahu saja bahwa ia dan Sonya memiliki kenangan indah.


Mungkin saja kan ingatan yang hilang kembali.., Sonya aneh dengan kelakuan Bram tapi balas pelukan Bram dengan erat.

__ADS_1


Tapi Bram tidak merasakan apapun yang ia inginkan. _Club_


"Buatkan aku jus "pinta Cessa.


"Suasana hatimu sedang bermasalah..., ada apa "ucap JK membuat jus. "Entahlah.., aku ingin berhenti.., tapi nanti jadi pengangguran sejati "lesu Cessa.


"Hah.., ini jus mu "memberikan gelas berisi jus buah mangga. "Kamu tidak berusaha untuk minta uang pada pelanggan mu "JK penasaran.


"Aku tidak seperti itu..., aku mau berhenti "meminum jus.


"Cessa..., kamar nomor 09.., cepat kesana ada yang ingin bertemu dengan mu "Moni mengambil jus Cessa.


"Hah.., "Moni bersendawa dan menyimpan gelas. "Ayolah Cessa..., hanya ingin bertemu dengan mu saja "desak Moni.


"Bener nih "memastikan. "Percaya padaku "menarik tangan Cessa. "

__ADS_1


Sampai di tempat kamar..., Cessa masuk dan menutup pintu lalu mendekati pria yang membelakangi nya. Cessa mengatur nafasnya dan memberanikan diri bicara terlebih dahulu.


"Apa aku membuatmu menuggu lama.., tuan "ucap Cessa.


Pria tersebut hanya diam tidak merespon, Cessa menaikkan alis kirinya dan berjalan ke hadapan pria tersebut dan memegang tangan pria itu.


"Tuan..., apa yang mau di bicarakan "Cessa tertegun melihat pria yang berada depannya adalah Bram.


Ada perasaan aneh di hati Bram saat melihat Cessa. Di tambah lekuk tubuh seksi, gincu merah dan rambut tergerai lurus.


Tanpa banyak cincong Bram mendekat ke arah Cessa..., dan menciumnya mel_mat_nya pelan. Cessa awalnya kaget tapi ia bisa menetralkan keterkejutannya dan membalas ciuman Bram dan mengalungkan lengannya..., di bahu kekar Bram.


Setelah selesai bertukar sali_a Bram mengelus wajah mulus milik Cessa...,tanpa melepaskan pelukan tangan kirinya di pinggang mungil Cessa.


"Siapa pun kamu...,pasti kita berdua pernah berhubungan. Untuk saat ini aku tidak bisa mengingatnya jadi tolong bantu aku untuk mengingat kembali tentang aku dan kamu "pinta Bram menatap mata Cessa lekat.

__ADS_1


"Apa yang terjadi...,mas baik-baik saja kan "khawatir Cessa melihat kondisi tubuh Bram. "Aku pikir mas memang ingin melupakan ku dan menjauh dariku..,aku pikir karena aku wanita tidak baik-baik di mata orang..,mas Bram ingin meninggalkan ku tanpa harus menyakitimu ku "dengan suara isak tangis.


Cessa mengusap air matanya dan berhenti menangis sambil sesegukkan, Bram mendengar celotehan di depannya ini.., merasa terenyuh dan ikut merasakan sakit di dada.


__ADS_2