Belahan Hatiku

Belahan Hatiku
Tahap Revisi : Episode 21


__ADS_3

"Sepertinya..., mau hujan nak "melihat putrinya tidur. "Kita masuk rumah lagi ya "mencium kening putrinya.


Sampainya di ruang tengah..., Cessa merindukan putrinya di tengah karpet bulu.., dan Cessa berjalan ke arah dapur untuk mengambil air.


Kembali ke Khalisa.., Sonya dan Jhon sudah berada di dalam rumah, Sonya melihat-lihat keberadaan Cessa namun tidak ada matanya tertuju ke karpet yang ia injak.


Bayi mungil yang mengenakan baju berwarna pink dan bedong nya serasi dengan baju tersebut. Sonya tersenyum simpul dan duduk di karpet bulu tersebut.


Dan melihat wajah bayi mungilnya.., Jhon masih mengawasi situasi rumah tersebut. Cessa merasa aneh penghuni rumahnya sepi dan tidak ada obrolan pada maid-maid.


Saat melihat kaca ia memecahkan gelas dan menutup mulutnya ia melihat security tergeletak dengan lebam di pipi, teringat dengan putrinya Cessa berlari cepat dan melihat putrinya berada di gendongan Sonya.


Yang melihat putrinya bergerak kesana - kesini karena tidak nyaman selain di gendongan ibunya. "Kau tahu matamu mirip dengan Bram..., aku akui kau cantik. Kamu tahu aku menculikmu karena ibumu.., aku sangat membencinya "ucap Sonya pada baby Khalisa yang menangis.


"Kita harus...a "terjatuh ke lantai. Cessa memukul punggung Jhon dengan sapu. Jhon yang melihat itu bangkit dan merebut sapu yang di pegang Cessa.

__ADS_1


Dan menjambak rambut Cessa kuat dan mendongak nya. "Kembalikan putriku..., apa mau kalian "histeris Cessa.


Sonya melihat Cessa dengan senyuman iblisnya dan berjalan ke luar dari rumah tersebut. Cessa melihat putrinya di bawa oleh Sonya dan akan mengejar Sonya tapi langkah nya terhenti karena Jhon menahan tangannya dan memberinya tinju.


Cessa memegang pelipisnya dan samar-samar melihat Sonya yang membawa putrinya pergi..,dengan perlahan matanya menutup dan tumbang ke lantai Cessa pingsan.


"Dengan menculik putrinya..,Cessa gila kita kaya "tawa Sonya. "Ya kau benar "Jhon merangkul bahu Sonya.


"Kita buang saja bayinya..,"ucap Sonya.


"Jangan gila kamu...,bayi ini tidak tahu apa-apa "larang Jhon. "Ya sudah bunuh saja..."


"Sonya..,jangan melantarkan bayi itu "larang Jhon. "Aku akan tetap membuang nya "keluardari mobil.


Sonya berjalan ke perbenhentian bus dan menempatkan bayi itu di bawah kursi tersebut dengan dus...,sebagai tilam Sonya masuk dan mobilnya pun jalan meninggalkan bayi tersebut.

__ADS_1


Baby Khalisa menangis kencang dan mengapai sesuatu untuk ia gapai apapun itu...,satu mobil berhenti tidak mengikuti rombongan mobil Sonya dan Jhon.


Pria tersebut turun dan menggendong bayi mungil itu. "Maafkan aku...,aku janji akan memulangkan mu "Pria misterius itu berjalan ke dalam mobil dan melajukan mobil nya ke jalan yang beda.


Bram yang selesai rapat dari pekerjaan nya...,buru-buru pulang ke rumah anehnya ia melihat para security sedang mengobati luka lebam dan saat masuk ia melihat istrinya sedang pingsan.


"Bibi ada apa "tanya Bram. "Anu tuan..,nona muda di culik "


"Apa "kaget Bram. "Putriku di culik "Bram menjatuhkan tasnya dan berjalan ke arah Cessa.


"Cessa "melihat pelipis istrinya memar. "Cessa bangun "mengelus kepala Cessa.


"Mm..,"membuka mata. "Mas..,Khalisa "histeris. "Tenang-tenang oke...,siapa pelakunya kamu melihat nya "


"Sonya dan Jhon "tangisnya. Bram memeluk tubuh Cessa dan menenangkan nya. Bram menelpon polisi dan bawahan nya untuk mencari keberadaan Sonya dan Jhon.

__ADS_1



Jangan lupa Follow IG author ya....


__ADS_2