Belahan Hatiku

Belahan Hatiku
Tahap Revisi : Episode 13


__ADS_3

"Saya Cessa Soebroto "ucap gugubnya. "Cessa..., kamu sudah tahu kan harus bekerja apa "tanya Sonya.


"Dan pangil saya nyonya "ucap angkuhnya. "Ba..., baik nyonya "perasaan tidak karuan. "Kamu ke kamar pembantu sana.., dekat dengan kolam renang "titah Sonya.


"Baik nyonya "mengangkat tas dan berlalu pergi. "Oh ya.., nanti malam suamiku pulang, jika bisa kamu bantu aku untuk masak untuknya "


"Tentu bisa nyonya..., "berlalu pergi.


...Kita lihat..., bagaimana reaksi Bram saat kamu disini, dalam hati Sonya ...


Malam pun tiba Bram membuka pintu rumah dan masuk ia melihat Sonya masak dengan seorang wanita.., tapi ia tidak tahu Bram menghampiri Sonya dan memeluknya dari belakang.


"Mas Bram..., aku sedang masak malu ada orang "


"Kamu mempekerjakan asisten, bagus dong kamu lagi hamil tidak perlu capek sekarang.., "ujar Bram melihat wanita yang ada di samping Sonya. "A.., "tidak bisa berkutik.


"Tuan "gugub Cessa menunduk. "Mm..."bergumam. "Sonya aku ke kamar dulu "berlalu pergi.

__ADS_1


"Iya..., Cessa tolong siapkan makanan dulu. Aku mau menemui suamiku "berlalu pergi.


"Iya nyonya "Cessa melihat kepergian Bram dan Sonya.


...Kenapa harus Cessa..., dan kenapa dia disini pula, apa uang aku beri tidak cukup. Dalam hati Bram ...


Bram dengan kesal melepas jas ,dasi, kemeja dan dengan langkah lebar ia ke kamar mandi. "Mas..., berantakan lagi "Sonya mengambil baju kerja Bram dan menyimpan nya di keranjang baju kotor.


Ceklek... "Kamu mempekerjakan dia dari mana "ucap Bram. "Kenapa..., apa ada masalah "tanya Sonya.


"Tidak ada "Bram keluar dari kamar..., sesampainya di meja makan Bram melihat wajah Cessa yang lelah.


Sekarang Cessa sedang menata makanan di meja makan ia melihat kedatangan Bram dan Sonya. "Wah.., sudah siap terima kasih Cessa. Kamu bisa masak atau tidak "ketus Sonya.


"Bisa nyonya "jawabnya. "Kamu lihat..., makanan ini tidak cocok untuk Bram, ini masakan rumahan bukan masakan chef "kesal Sonya.


"Apa ada yang salah dengan masakan saya nyonya "tanya nya. "Tentu saja "bentak Sonya. "Sonya..., "melihat tajam Sonya.

__ADS_1


"Aku makan apa saja..., sudah jangan ada keributan di meja makan "Bram duduk di kursi dengan wajah datar.


"Kau lihat sekarang..., mood suamiku sekarang sedang mendung, ini gara-gara kamu "tunjuk nya.


"Sonya "bentak Bram. "Hah.., "kaget Sonya. "Tunggu apa lagi pergilah "usir Sonya.


Setelahnya Sonya sekarang berada di ruang TV dan Cessa masih setia menemani sang nyonya. "Cessa..., duduk di bawah lalu pijat kakiku "titah nya bersandar di pundak sang suami.


"Iya nyonya "nurut Cessa duduk di lantai dan mengangkat kaki Sonya di pangkuannya dan memijat nya. Sonya tersenyum puas dan Bram menampilkan wajah datar.., namun tangan nya terkepal Cessa agak sedikit gugub dan mencoba melihat mata suaminya.


Namun tidak melihat ke arahnya..., saat Cessa menunduk Bram melihat ke arah Cessa. "Hoamm.., aku mengantuk "manja Sonya pada Bram.


"Aku antar "tawar Bram. "Gendong "manja Sonya. Bram menggendong Sonya dan sekilas melihat Cessa dan Pergi dari tempat tersebut.


Cessa bernafas lega dan hatinya tidak karuan berhadapan dengan suaminya. Bram..., ya ia tidak bisa tidur masih memikirkan Cessa karena ada di rumah ini.


Bram bangun dari tidurnya dengan perlahan supaya Sonya tidak bangun, dengan perlahan dan sangat pelan Bram keluar dari kamar.

__ADS_1


Sesampainya di kamar Cessa ia membuka pintu dan melihat istrinya Cessa tertidur. Bram masuk dan menutup pintu lalu ia mencium kening istrinya lembut..., bahkan mengelus pipi Cessa gemas.


__ADS_2