
...Selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan. ...
2.April.22
...****************...
"Kenapa sih Lis "aneh Ayla. "Kita langsung bahas kerjasama-nya om.., eh kak "mengalihkan pembicaraan.
"Jadi begini..., "lanjut Dalla.
Malamnya Heller dan sang bibi berkunjung ke rumah tetangga ( Cessa dan Bram ). Heller menenteng bungkusan kotak makan berisi makanan.
Kesha memencet bell dan menuggu sang pemilik rumah membuka pintu. Ceklek.... "Eh bibi ayo masuk "ujar Khalisa. "Terima kasih "mengandeng tangan Heller untuk masuk.
"Ibu...., ada bibi Kesha "pangil Khalisa. "Kesha mari duduk "Cessa menyiapkan air minum.
"Terima kasih..., kami kemari mau meluruskan tentang keponakan ku yang nyasar saat itu "cerita Kesha.
"Oh..., yang tadi pagi kan "ingat Cessa. "Iya tante "gugub Heller. "Soal itu tidak apa-apa.., memang ada banyak orang yang salah alamat.., tujuan nya rumah Kesha malah ke rumah Cessa "senyum Cessa.
__ADS_1
"Ah.., iya haha "tawa hambar Kesha. "Kami buat makanan sebagai bentuk agar keponakan ku Heller tidak di curigai "memberikan kotak makanan. "Di terima ya "
"Wah..., repot-repot tapi makasih "menerima kotak makanan tersebut.
Ada tamu "ucap Bram. "Eh..., dia "tunjuk Bram. "Ini keponakan ku Heller yang salah rumah "ucap Kesha.
"Ouh "angguknya. Khalisa menaiki tangga dan saat itu Heller melirik Khalisa dengan curi-curi pandang.
Ceklek..., Khalisa masuk ke dalam kamar dan berbaring di kasur nya. Menatap langit kamar dan merogoh saku melihat note yang sudah usang.., karena berpuluh tahun.
"Dimana dia aku ingin melihat nya..., katanya aku miliknya dan dia milikku "gumam Khalisa melihat akhir dari tulisan "Pria milik Khalisa" .
"Huh..., "memeluk erat note tersebut dan menutup mata.
"Ayolah ini baru 5 putaran "ujar Khalisa. "Kalau begitu kamu lari saja duluan..., biar aku tunggu Ayla disini "ujar Mateo.
"Kenapa harus kakak? "anehnya lanjut berlari. "Huh "melihat Khalisa berlari jauh.
"Ayo "mengandeng tangan Mateo. "Kamu punya janji kencan dengan ku "membawa Mateo pergi.
"Baiklah "melepas tangan Ayla dan mengemgam jemari Ayla erat. "☺"tersenyum ke arah Mateo.
__ADS_1
Keduanya berjalan sambil menggenggam tangan erat. Sebuah kepala muncul di tembok pagar melihat sang kakak dan asistennya pergi.
"Ouh..., jadi mereka memiliki hubungan "ucap Khalisa geleng-geleng kepala.
"Sedang apa "ucap Heller. "Wah..., "kagetnya. "Bisa tidak.., jangan mengagetkan ku "ujar Khalisa mengatur nafas.
"Perasaan..., aku tidak mengagetkan mu "polos Heller. "Wah..., huh..., hah "kembali diam. "Sudahlah tidak penting "berjalan melewati Heller.
Namun Heller mengemgam tangan Khalisa dan buat langkahnya terhenti. Khalisa membalikkan badannya dan melihat ke arah Heller..., tanpa di duga kedua bibir mereka bertemu.
Mata mereka saling pandang..., Khalisa melepas ciuman nya tapi Heller menarik lagi tengkuk Khalisa dan mencium bibir merah pink milik Khalisa.
"Apa yang om.., kak.Heller lakukan "kesal Khalisa melepas tangan Heller. "Ada apa..., kenapa "ucap santainya.
Khalisa membuang wajah dan kembali berjalan melewati Heller. "Pria milik Khalisa "ucap Heller menghentikan langkah Khalisa.
"Apa "datarnya. "Ucapkan sekali lagi "melihat mata Heller lekat. "Pria milik Khalisa..., aku tahu kamu masih menyimpan surat itu "Heller berjalan ke arah Khalisa.
"Kamu sudah dewasa sekarang..., saatnya kamu tahu aku milikmu begitu sebaliknya "
...***Selamat berpuasa bagi yang menjalankan, untuk hari esok 3.April.22..., author cuma mau bilang follow IG author ya. ...
__ADS_1
^^^My IG \= author_a.s*** ^^^