
Beberapa menit kemudian....
"Tuan.., belum pergi "melihat Bram bersandar di dinding. "Saat kita sedang berdua panggil aku dengan namaku saja. Kamu mengerti "ucapnya berdiri di depan Cessa.
"Baiklah..., Bram "senyumnya. "Tapi kamu sudah punya istri..., aku merasa bersalah padanya karena kedekatan kita dapat merusak hubungan mu dengan istrimu "ucap Cessa.
"Dari mana kamu tahu aku sudah menikah "Bram mengemgam tangan Cessa. "Tentu saja semua orang tahu tentang mu.., kecuali aku "Bram tersenyum geli.
"Tamu yang spesial..., tamu yang jadi bahan pembicaraan di setiap sudut kelas..., grup chat.., kamu tamu disini "ucapnya.
"Ya.., ya kamu benar tapi asal kamu tahu aku sama sekali tidak punya perasaan apa-apa terhadap Sonya, belum tersentuh oleh ku..., kamu tahu aku tidak mencintai nya "ucap Bram datar.
"Bagaimana pun dia istrimu bukan.., "Cessa menatap mata Bram. "Sekali lagi ucapkan wanita itu.., aku cium kamu "gemas Bram.
"Coba saja kalau bisa...., "Cessa tersenyum melepaskan tangan Bram dan berlari kabur.
"Anak itu..., "Bram tersenyum dan geleng-geleng kepala.
__ADS_1
Tiga bulan lamanya setiap malam Bram jarang pulang ke apartemen, hanya pulang pada pukul 01:00 pagi dini hari membuat Sonya curiga akan hal bau perselingkuhan Bram di belakang nya.
^^^Apa harus..., aku sewa mata-mata. Dalam hati Sonya ^^^
"Setiap kemeja mas Bram kenapa aku mencium aroma parfum wanita!.., kecurigaan ku semakin kuat jika Bram memang selingkuh di belakang ku..., lihat saja jika firasat ku benar wanita PE_LA_KOR itu tidak akan bahagia di atas penderitaan ku "Sonya meremas kemeja suaminya.
Di suatu tempat Cessa sedang membantu nnk Citra di toko kue tersebut, melayani pelanggan yang akan membeli.., bertanya soal harga dll.
Bell pintu yang di gantung di toko tersebut berbunyi, menandakan ada pelanggan masuk toko.
"Tentu saja mbak..., mau kue yang seperti apa "tanya Cessa. "Yang ada selai stawberry.., dan ya tolong tuliskan juga kuenya "Selamat ulang tahun Suamiku Sayang..., Bram Aditama Putra " begitu mbak "ucap Sonya pada Cessa.
"Mohon di tunggu mbak..., saya akan siapkan "ujar Cessa mengambil kue.
^^^Istrinya mas Bram..., memang cantik aslinya aku kagum, jika tahu aku ada hubungan dengan suaminya, apa dia akan tahu .Dalam hati Cessa ^^^
"Mbak...kuenya sudah selesai "menaruh kotak berisi kue. "Totalnya berapa..."membuka dompet.
__ADS_1
"RP.500.000; "memberikan struk.
"Ini pake kartu kredit "menyerahkan kartu. "Iya mbak "mengesek kartu. "Terima kasih sudah berkunjung dan membeli kuenya mbak "menyerahkan kartu kredit.
^^^Mbak nya banyak bicara, dalam hati Sonya ^^^
16:15..., di rumah tepatnya di dalam kamar Cessa langsung mandi dan mengenakan dres yang ketat, lalu memakai mantel untuk menutup tubuhnya.
Lalu lanjutan merias wajah..., di sela-sela merias wajah ada pesan masuk. Cessa membaca pesan dari Bram dan dirinya tersenyum dengan pesan Bram tersebut.
Hotel...
Cessa menaiki lift menuju lantai 15 dan mencari kamar dengan nomor 1089 VIP, sesampainya di pintu hotel ia menekan bell dan pintu terbuka.
"Kamu terlihat cantik Cessa.., itu kamu berdandan dengan cantik apa untukku "bangga Bram.
"Haha.., "tawa Cessa. "Mas di toko kue aku bertemu dengan istrimu "Bram menarik tangan Cessa untuk masuk ke kamar hotel dan mengunci pintu itu dan membawa Cessa untuk duduk.
__ADS_1