
...***Selamat menunaikan ibadah puasa ramadhan 1443 H. ...
^^^Bagi yang menjalankan ibadah puasa ^^^
Selamat membaca***....
My IG \= author_a.s
...****************...
"Ck..., jangan bicara omong kosong bisa saja takdir berkata lain ""menatap tajam Heller.
"Ck.., hah "tertawa hambar. "Kamu pernah di culik dan di telantarkan saat umur satu bulan "ungkap Heller.
"Apa "kagetnya. "Surat itu dari ku..., apa yang om Bram dan tante Cessa bilang padamu "tanya Heller.
"Note itu dari pri...., pria "melihat mata Heller. "Milik Khalisa..., dari teman pena ku "sambungnya.
"Aku akan ceritakan semuanya "mengemgam tangan Khalisa.
...🍀🍀🍀...
__ADS_1
"Ayla "panggil Mateo.
Ayla terus berjalan cepat meninggalkan Mateo yang terus memanggil namanya. "Ayla "menggemgam tangan Ayla.
"Apa "bentaknya. "😐..., pernikahan itu tidak akan terjadi "ucapnya memeluk Ayla. "Menjauhlah "mendorong dada Mateo. "Benar atau tidak aku sudah muak dengan ucapanmu...., setiap kita bersama kamu selalu saja menyembunyikan sesuatu dari ku..., aku lelah jadi simpanan mu "melepas tangan Mateo.
"Aku tidak akan menikahi Feby..., aku hanya ingin hidup berdua denganmu. Menjalani kehidupan masa yang akan datang hanya bersamamu..., aku rela meninggalkan semua nya dan kita mulai dari nol dan hidup dengan calon anak kita nanti "ucap panjang nya mencium tangan Ayla.
"😢..., hiks "menangis. "Buktikan kalau begitu "ucap seriusnya sambil sesegukkan. "Aku akan membawa mu pergi "memeluk erat Ayla.
Heller dan Khalisa sedang duduk di taman kompleks. Mereka saling diam dan memilih untuk diam.
...Kenapa ibu dan ayah merahasiakan itu dariku , dalam hati Khalisa ...
Khalisa menatap lekat mata Heller dan membuang nafas..., lalu mengganguk dan berdiri.Dan di ikuti oleh Heller keduanya berhenti di kedai dekat kompleks.
^^^Kedai Star ^^^
"Ini "memberikan semangkuk mie. "Terima kasih "menerima mangkuk tersebut.
Keduanya duduk bersama dan makan dengan tenang, keduanya saling pandang dan kembali makan. Selesai makan keduanya minum secangkir kopi.
"Jadi ayahmu yang menyelamatkan ku dari penelantaran itu "menyesap kopi. "Ya.., dan aku tidak tahu kronologinya yang pasti saat aku melihatmu yang pertama kali..., ayah membawa mu ke rumah, bearti untuk ku "ucapnya melihat Khalisa.
__ADS_1
"Emangnya aku sebuah barang "ujar Khalisa. "Biasanya ayah selalu memberiku makanan untukku..., aku ngira ayah bawa bayi itu untukku juga "
"Ih.., "geramnya mencubit tangan Heller. "Hahaha.., "tawa Heller.
Tengah malam Mateo keluar dari rumah dengan pelan-pelan dengan membawa satu buah koper. "Mateo "panggil Heller. "Huh..., mengagetkan saja "memegang dada.
"Mau kemana "tanya Heller. "Ada yang harus aku lakukan "ucapnya tersenyum. "Apa? "
"☺..., ini jalanku..., dan aku memilih untuk seperti ini. Jaga adikku "berlalu pergi menarik koper.
"Dia memilih jalan sendiri "gumamnya. "Apa aku dan Khalisa bisa "melihat ke lantai dua kaca kamar milik Khalisa.
^^^Halte Bus^^^
Ayla masih setia menuggu kedatangan Mateo dengan kedinginan. "Ayla "Ayla melihat sumber suara pria miliknya dan melihat Mateo berdiri di depannya dengan bahagia.
Ia berdiri dan memeluk Mateo. "Aku kira kamu tidak akan datang "ucapnya. "Aku akan datang "memeluk Ayla.
Keduanya saling pandang dan menarik koper masing-masing dan pergi. Paginya Khalisa bangun dan mendengar keributan di lantai bawah.
Khalisa menuruni tangga dengan pelan dan melihat Feby serta ayahnya dan kedua orangtua Ayla..,sedang memarahi ibu dan ayahnya.
...***Selamat berbuka puasa bagi yg menjalankan ibadah puasa. ...
__ADS_1
18:00***