
Tiba-tiba saja Sonya tidak kuat dengan aroma jengkol, Sonya menutup mulutnya dan berlalu pergi meninggalkan Bram.
"Sonya kamu baik-baik saja "Bram mengikuti Sonya sampai kamar mandi. "Kita ke dokter saja "ajak Bram.
"Iya..., mualnya aku tidak kuat "setuju Sonya. Kini Bram dan Sonya berada di jalan menuju rumah sakit terdekat. Sesampainya di sana mereka langsung masuk ke ruangan dokter langganan.
Dokter langganan memangil dokter kandungan dan meminta memeriksa kondisi Sonya dan di setujui.
Setelah selesai memeriksa Sonya..., dokter mengatakan bahwa Sonya sedang hamil tentu saja mereka kaget.
Bram kaget dengan ekspresi bahagia beda dengan Sonya justru wanita itu binggung, takut dan masih banyak lain lagi. Apa Bram dan tahu apa yang ia perbuat dari semua ini.
Hanya untuk merebut hati Bram dan menyingkirkan Cessa.
__ADS_1
..._Super Market_ ...
Cessa sedang berjalan perlahan di lorong yang kiri-kanan nya rak-rak makanan..., dengan mendorong troli belanjaan tidak sengaja menyenggol troli Bram yang ada di depannya yang kelihatannya sangat buru-buru.
Troli mereka bertabrakan dan berserakan di lantai ,Cessa dan Bram melihat satu sama lain hingga pandangan mereka jadi satu. Hingga pengunjung yang lain menyadarkan mereka berdua dan keduanya buru-buru membereskan kedua troli masing-masing.
Dan pergi begitu saja tanpa bicara satu kata pun, Cessa meremas genggaman troli tersebut dan berusaha untuk tidak menengok ke belakang. Namun ia berbalik karena ada yang mencekat tangan nya.
"Mas Bram "ucap pelannya. "Nona..., dompet mu "menyerahkan dompet.
Tangannya begitu saja terangkat dan mengelus kepala Cessa. "Aku sangat merindukanmu "isak Cessa.
"Mas Bram kemana saja..., tidak balas pesanku..., tidak menelpon balik aku mas aku sekarang sendiri ibu dan adikku sudah meniggal.., maafkan aku "ucapnya mendongak untuk melihat wajah Bram.
__ADS_1
"Maaf "mengulangi kata Cessa. "Aku kembali bekerja di club itu lagi mas..., aku terpaksa tidak ada yang mau mempekerjakan aku..., hiks.., aku di keluarkan dari kampus "ucapnya.
"Kenapa? "tanya nya. "Ada yang memotret kemesraan kita mas "memeluk kembali., namun Bram melepaskan pelukan Cessa dan menampilkan wajah datar.
"Maaf nona mungkin salah orang.., sekarang istriku sedang hamil dan sedang menuggu ku pulang.., permisi "berlalu pergi dengan mendorong troli.
^^^Apa...., bukankah mas Bram tidak mencintai istrinya kenapa kamu bisa melupakan ku secepat itu, janjiku untuk menikahi ku kamu lupa. Dalam hati Cessa ^^^
"Satu bulan lebih..., kita tidak bertemu dengan mudahnya tidak mengenali ku..., hiks aku kecewa mas "menghapus air matanya.
Malam harinya Bram terus memikirkan kejadian di super market, Bram mengambil ponselnya dan membuka galeri setelah selesai membuka galeri ia kaget melihat photo ia dengan Cessa yang begitu mesra dan bukan wajah istrinya Sonya.
Bahkan tidak ada photo satu pun..., Bram yakin tida ada yang beres dengan nya, saat dari rumah sakit..., esok hari ia akan ke dokter untuk mengetahui apa yang terjadi dengan nya.
__ADS_1
Paginya Cessa sedang berada di kamar bergelung dengan selimut dan masih memikirkan kejadian kemarin, dari malam ia terus menangis dan tidak ada niat untuk bangun dari kasur nya.