Belahan Hatiku

Belahan Hatiku
Tahap Revisi : Episode 35


__ADS_3

***Masih setia kah dengan # Khalisa $ Heller...


...maaf telat update revisinya reader kuh.....muach cinta buat reader***. ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Ouh.., baiklah istirahatlah di kamar. Tamu biar aku urus "titah Heller.


"Tapi..., acaranya masih "


"Khalisa..., kesehatan kamu lebih penting pergilah istirahat "mengelus tangan sang istri. "Ibu...."Panggil Heller.


Cessa yang melihat itu langsung pergi dari kerumunan ibu-ibu dan berjalan ke arah putri dan menantunya....


"Ada apa Heller "


"Bu..., antarkan Khalisa ke kamar dia butuh istirahat "


"Ouh..., ayo nak ibu antar "memegang tangan putrinya. Khalisa pun mau tidak mau meninggalkan Heller di pelaminan sendirian.


Ia masih takut dengan apa yang ia dengar dan yang ia lihat waktu lalu. "Kamu benar-benar tidak kelelahan kan nak "tanya Cessa.


"Aku benar-benar kelelahan bu..., lakiku pegel berdiri terus dan hampir lecet "elak Khalisa.


Bruks....., Cessa tidak sengaja menabrak seseorang wanita dan hampir saja terjatuh. "Maaf nak bibi tidak sengaja "ujar Cessa.

__ADS_1


"Tidak apa-apa bi..., aku yang salah aku berjalan sambil melihat ponsel "


"Kang Sujin "ucap datar Khalisa.


"Khalisa "


"Kalian saling mengenal "tanya Cessa. Kini ketiganya berada di satu ruangan yang sama Cessa.., Khalisa dan Kang Sujin.


"Jadi kamu Kang Sujin yang di ceritakan putriku waktu itu "cerita Cessa. "☺"mengganguk. "Hiks "menghapus air mata.


"Tunggu "melihat perut Kang Sujin buncit. "Kamu sedang hamil "tanya Cessa.


"Hiks....hiks...aaaa...hiks "menangis.


"Astaga "kaget Cessa langsung memeluk erat Kang Sujin.


"Dia tidak mau menerima bayi yang aku kandung dan dia lebih memilih menikah dengan wanita lain "cerita Sujin dengan isak tangisnya.


"Apa hubungan kamu dengan Heller "To The Point.


"Nak..., "tegur Cessa. "Aku tahu kamu akan menanyakan ini "melihat Khalisa. "Waktu itu aku melihat mu..., aku ingin Heller menikahiku dan menutup aib ku "cerita Sujin.


"Jangan gila kamu "bentak Khalisa. "Tenangkan dirimu nak "memegang tangan putrinya.


"Tapi Heller menolaknya dan aku tidak bisa berbuat apa-apa..., karena memang hubungan di antara kami tidak jelas tanpa cinta "cerita Kang Sujin.

__ADS_1


"10 tahun kami menjalin hubungan yang tidak jelas itu...., entahlah kenapa aku tidak mau jauh dari Heller "tersenyum.


"Hey "cibir Khalisa.


"Sstt..., kita dengarkan ceritanya sampai selesai "menenangkan putrinya.


"☺....ck..bahkan ibumu yang lebih mengerti dalam menyikapi cerita ku "sindirnya.


"His.., "cemberut nya.


"Aku dan Heller saling membutuhkan kami seperti menjalin pertemanan, tapi di mata orang mereka menggangab kami sepasang kekasih..., begitu pun dengan orang tua kami "jedanya.


"Tapi sebaliknya orangtua ku..., mereka mengira hubungan kami sungguhan dan tidak merestui kami "


"Aku dan Heller menjalin kontrak...aku di jodohkan dan aku tidak suka sama sekali tentang perjodohan "tanda kutip.


"Hah..., dan aku mencoba lepas dari perjodohan itu dan pura-pura kami sudah tidur bersama..., di depan pria yang di jodohkan dengan ku. Dan berhasil pria itu membatalkan nya "menunduk.


"Kenapa kamu melakukannya "ujar Cessa. "Aku mencintai pria lain dan dia adalah kekasihku dan Heller membutuhkan ku agar para gadis menjauh darinya karena dia bilang dia sudah punya wanita masa depan..., yang akan menjadi istrinya kelak "jedanya.


"Hanya menuggu...., katanya "melihat wajah Khalisa merona.


...Pria milik Khalisa..., note itu, hah milik Heller, dalam dalam hati Cessa ...


...Heller..., dia ya ampun apa yang aku katakan tadi pasti melukai hatinya, dalam hati Khalisa. ...

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2